Dilema Kabel Semrawut, Diskominfo Sleman Pilih Diikat Rapi Ketimbang Tanam Tanah demi Hemat APBD

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Gumilang

27 Jan 2026 10:09

Thumbnail Dilema Kabel Semrawut, Diskominfo Sleman Pilih Diikat Rapi Ketimbang Tanam Tanah demi Hemat APBD
Pemkab Sleman memilih metode penataan tiang tumpu bersama dan pengikatan kabel daripada menanamnya di bawah tanah (ducting) karena pertimbangan efisiensi anggaran. Ke depan, penggunaan tiang beton seperti yang terpasang di dekat kantor BMKG ini akan dioptimalkan untuk mengurangi penumpukan tiang di bahu jalan. (Foto: Fajar R/Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Pemerintah Kabupaten (Penkab) Sleman terus berupaya mengurai benang kusut kabel fiber optik (FO) yang menggelayut di sepanjang jalan protokol si wilayah tersebut.

Meski desakan untuk menanam kabel di bawah tanah (ducting) menguat, keterbatasan anggaran memaksa otoritas setempat mengambil jalan tengah: penataan tiang tumpu dan pengikatan kabel.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Sleman, Budi Santosa, mengungkapkan bahwa proyek penataan kabel FO di lapangan kini telah memasuki tahap krusial.

“Penataan awal tahun 2025 sudah kami laksanakan. Saat ini kabel-kabel tersebut diikat lebih rapi agar estetika kota terjaga dan faktor keamanan terpenuhi. Nanti secara bertahap akan di sisir yang lainnya,” ujar Budi Santosa, Selasa, 27 Januari 2026.

Budi tak menampik bahwa opsi memendam kabel ke dalam tanah merupakan solusi ideal secara visual. Namun, ia menekankan bahwa realitas fiskal daerah menjadi penghalang utama. Biaya pembangunan infrastruktur bawah tanah membutuhkan dana yang sangat besar, yang jika dipaksakan, bakal menguras Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Sleman secara signifikan.

“Jika kabel FO dipendam, itu menghabiskan banyak biaya dan membebani APBD. Oleh karena itu, kami mencari solusi yang paling efektif namun tetap efisien secara anggaran,” tambahnya.

Keterbatasan Anggaran dan Target Prioritas

Diskominfo Sleman mencatat, anggaran penataan kabel pada 2025 hanya mampu merapikan sekitar 7 kilometer dari total 30 ruas jalan yang telah dipetakan. Rendahnya cakupan ini tak lepas dari biaya teknis penataan di lapangan.

“Biayanya sekitar Rp 24 ribu hingga Rp 28 ribu per meter. Dengan anggaran yang diberikan hanya Rp 172,3 juta, maka yang bisa ditangani baru Jalan Kabupaten, khususnya ruas dari Pengadilan Negeri Sleman sampai perempatan Patran,” jelas Agus, salah satu pejabat teknis di Diskominfo Sleman.

Untuk memperluas cakupan penataan di tahun 2026, Diskominfo Sleman mengajukan anggaran yang jauh lebih besar, yakni sekitar Rp 750 juta hingga Rp 800 juta. Namun, tahun 2026 ini angka yang disetujui hanya sebesar Rp 344 juta.

Tiang Beton dan Contoh di Jalan Kabupaten

Sebagai solusi jangka pendek, Pemkab Sleman mulai menerapkan sistem tiang beton tunggal untuk mengurangi fenomena "hutan tiang". Budi mencontohkan proyek percontohan yang sedang berjalan di dekat Kantor BMKG Jalan Kabupaten.

“Kedepan akan dipasang tiang beton sebagai tiang tumpu bersama. Contohnya bisa dilihat di dekat Kantor BMKG Jalan Kabupaten yang sedang diproses. Baru, sekitar tiga hari kami pasang,” jelas Budi.

Mengajukan Perbup dan Satgas Pengawasan

Selain aspek fisik, Diskominfo Sleman kini tengah mengajukan Rancangan Peraturan Bupati (Perbup) yang memuat pembentukan satgas pengawasan pemasangan jaringan. Langkah ini dinilai mendesak lantaran maraknya pemasangan tiang dan kabel ilegal di lapangan.

Banyak penyedia layanan internet (ISP) yang melakukan pemasangan tanpa rekomendasi maupun izin ruang milik jalan dari Dinas Pekerjaan Umum (PU). Dengan adanya Satgas dan regulasi yang kuat, Pemkab berharap tidak ada lagi provider yang memasang jaringan secara serampangan.

Pantauan di lapangan menunjukkan, kawasan Jalan Kabupaten kini mulai tampak lebih bersih. Meski tiang beton belum menjangkau seluruh titik, pengikatan kabel (clumping) secara kolektif setidaknya telah meminimalisir risiko kecelakaan bagi pengendara motor yang selama ini kerap terancam kabel yang menjuntai rendah. (*)

Baca Juga:
Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman
Baca Juga:
Revitalisasi Underpass Pelita, BP Batam Perkuat Kualitas Infrastruktur Publik
Baca Sebelumnya

Pacitan Diguncang Gempa Pagi Ini, Getaran Terasa hingga Malang dan Lumajang!

Baca Selanjutnya

Tatok Hardiyanto Raih Medali Perunggu di Event ASEAN Para Games Thailand 2025, Ini Kata Ketua Harian NPCI Situbondo

Tags:

Sleman Diskominfo Sleman Budi Santoso Kabel Fiber Optik Penataan Kabel Kabel semrawut APBD Sleman Jalan Kabupaten Tiang Beton INFRASTRUKTUR Kabel FO Perbup Satgas Pengawasan Tata Kota Yogyakarta APJII

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

9 April 2026 05:50

Babak Baru Penanganan Korupsi: MK Ketok Palu, BPK Satu-Satunya Penghitung Kerugian Negara

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

8 April 2026 08:20

Bupati Harda Kiswaya Kukuhkan Pengurus LKK Banyuraden, Tekankan Sinergi Membangun Sleman

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar