KETIK, SAMPANG – Musim kemarau membuat warga di sejumlah desa di Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang membutuhkan bantuan air bersih.
Seperti halnya di Desa Torjunan, sejak sepekan yang lalu warga kesulitan mendapatkan air bersih. Pasalnya sungai dan sumur yang menjadi tumpuan mendapatkan air, kondisinya sudah mengering.
Abdul Wadud salah satu warga Dusun Laok Leke, Desa Torjunan, Kecamatan Robatal, Kabupaten Sampang, menyampaikan bahwa untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari warga harus membeli air.
"Susah air bersih sekarang, mau nyuci susah, mau mandi dan minum juga susah. Sudah sepekan susah air. Kami berharap dukungan dari banyak pihak", ujarnya. Selasa 10 September 2024.
Dia menegaskan bahwa saat ini masyarakat sekitar sangat membutuhkan ketersediaan air bersih.
Baca Juga:
Tujuh Kabupaten di Jatim Tetapkan Status Siaga Darurat Kekeringan, BPBD Jatim Siapkan 867 Rit Air Bersih"Kami sangat membutuhkan air bersih, saat ini masyarakat hanya berharap hujan segera turun agar pasokan air untuk kebutuhan tiap hari bisa terpenuhi,” tuturnya.
Ia juga mengungkapkan, setiap musim kemarau, sumur warga yang biasa digunakan untuk konsumsi sehari-hari selalu kering. Untuk itu ia berharap ada solusi jangka panjang.
Sementara itu, Pj Kades Torjunan Fitri Hamzah meminta Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang untuk segera ada pengiriman air bersih ke Desanya.
Baca Juga:
Meski Suhu Kian Panas, Pacitan Masih Nihil Permintaan Dropping Air BersihDia juga menuturkan, banyak dari warga yang kekurangan air bersih terpaksa membeli air untuk kebutuhan sehari-hari.
"Saya berharap bantuan air bersih perlu dimaksimalkan sehingga meminimalisasi kesulitan masyarakat, khususnya di wilayah yang sangat krisis air bersih," pungkasnya.(*)