Dijadikan Tameng Sesaat, Mahasiswa Walk Out dari Aksi PT LKT di Abdya

Editor: T. Rahmat

12 Mei 2025 23:29

Thumbnail Dijadikan Tameng Sesaat, Mahasiswa Walk Out dari Aksi PT LKT di Abdya
Aliansi mahasiswa membatalkan dan mengundurkan diri dari aksi yang dilakukan di PT LKT karena pelaksana aksi dinilai tidak transparan. (Ketik.co.id)

KETIK, ACEH BARAT DAYA – Aliansi mahasiswa di Kabupaten Aceh Barat Daya (Abdya), Aceh, dengan tegas menarik diri atau walk out dari aksi yang dilakukan terhadap PT Leuser Karya Tambang (LKT). Alasannya, kehadiran mahasiswa hanya dimanfaatkan dan dijadikan dalam kepentingan tertentu.

Sebelumnya, sejumlah aliansi mahasiswa bersama dengan warga Desa Rukoen Dame, Babahrot, Abdya, Aceh, melakukan aksi protes terhadap tambang bijih besi PT LKT. Mereka turun ke lokasi tambang untuk memperjuangkan 10 poin tuntutan.

Namun terakhir, peran mahasiswa diduga hanya dijadikan sebagai tameng oleh segelintir oknum dan pihak tertentu. Setelah dimanfaatkan dengan manipulasi pergerakan, mereka dianggap bagaikan tebu yang habis manis sepah dibuang.

Dalam aksi tersebut, pihak perusahaan dinilai kooperatif terhadap tuntutan. Didampingi pihak keamanan, Manager PT LKT beserta pengurus lainnya menjumpai peserta aksi dan memberikan keterangan serta menyepakati pembentukan tim pansus.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Koordinator Umum AMMDAL, Rahmat Maulana mengungkapkan bahwa pihaknya mengaku kecewa atas perlakuan yang dilakukan oleh sejumlah oknum warga. Oleh sebabnya, mereka memilih menarik diri dari persoalan tersebut karena merasa tidak dibutuhkan lagi oleh masyarakat yang melakukan aksi.

"Aksi ini sudah tidak berjalan seperti semestinya yang sudah disepakati," ujar Rahmat, Senin, 12 Mei 2025.

Selain karena sudah tidak sejalan, ia juga menuturkan bahwa dalam aksi tersebut warga diduga tidak transparan kepada mahasiswa, sehingga mahasiswa yang ikut dalam aksi hanya dijadikan benteng pertahanan dalam aksi di perusahaan. 

"Transparansi tidak ada lagi, seolah-olah mahasiswa hanyalah tameng sesaat yang tidak dibutuhkan lagi," jelasnya.

Baca Juga:
PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Karena tak dianggap dan tidak transparan, pengurus dan penggerak Aliansi Mahasiswa Masyarakat Peduli Dampak Lingkungan (AMMDAL) menyatakan pembatalan dan pengunduran diri dari aksi terhadap PT LKT.

"Surat pengunduran diri kami telah diterima oleh sejumlah pihak terkait. Apabila setelah setelah surat ini kami layangkan dan terjadi hal-hal yang bersifat pergerakan atau demonstrasi, maka itu di luar tanggung jawab kami," kata Koordinator Umum AMMDAL, Rahmat Maulana.

Hal senada juga disampaikan Ketua Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Cabang Blangpidie, Afan Fajeri. Dia menjelaskan, peristiwa ini mencerminkan adanya ketidakseimbangan dalam komunikasi dan koordinasi, serta minimnya rasa saling menghargai antar elemen. 

Menurut Afan, perjuangan bersama dalam suatu pergerakan harus dilandasi dengan saling percaya, kooperatif, dan semangat kolektif, bukan tekanan dan ego sektoral

"Kami tetap berkomitmen untuk berpihak kepada rakyat dan lingkungan hidup, namun kami akan memilih jalur perjuangan yang lebih independen, terarah, dan sesuai dengan nilai-nilai kelembagaan yang kami yakini," tutur Afan.

Sementara itu, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) STKIP Muhammadiyah Abdya, Dasrol Habibi mengatakan, sikap sebagian pihak yang tergabung dalam aliansi pergerakan itu tidak menunjukkan toleran dan etika kolektif saat mengambil keputusan.

Hal ini, tambah Dasrol, memuncak pada insiden saat pembentukan tim Panitia Khusus (Pansus) pada hari pertama, yang seharusnya melibatkan seluruh elemen secara adil.

"Pada momen tersebut, saya selaku perwakilan dari mahasiswa mengalami perlakuan yang tidak pantas ketika menerima telepon dari salah satu pihak melalui panggilan WhatsApp dan dituduh tidak bertanggung jawab," bebernya.

Padahal, Dasrol mengaku telah menjelaskan dengan baik bahwa saat itu dirinya sedang dalam situasi mendesak, yakni mendampingi orang tuanya untuk berobat ke rumah sakit. Bahkan, ia juga menyarankan pihak tersebut agar menghubungi rekan mahasiswa lain yang tergabung dalam aliansi.

"Namun, alih-alih mendapat pengertian, saya justru menerima kata-kata bernada memaksa dan tidak menunjukkan empati. Kami dari BEM STKIP Muhammadiyah Abdya memilih undur diri dari persoalan tersebut," pungkas Dasrol dengan nada kecewa. (*)

Baca Sebelumnya

Suporter Minta PSSI Tegas Beri Sanksi, Buntut Bus Persik Rusak Usai Lawan Arema FC

Baca Selanjutnya

Hari Jadi Ke-109 Kabupaten Sleman, Umat Buddha Gelar Doa Syukur di Vihara Karangdjati

Tags:

LKT Leuser Karya Tambang Bijih Besi Babahrot Aceh Barat Daya abdya hmi mahasiswa Aceh

Berita lainnya oleh T. Rahmat

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

13 April 2026 12:33

Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

6 April 2026 18:43

PP AMPG Gelar Bakti Sosial di Nagan Raya, Salurkan 130 Paket Sembako untuk Warga

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

6 April 2026 08:00

Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

3 April 2026 19:13

Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

2 April 2026 14:43

Dari Pesisir yang Terlupa, Jamaluddin Idham Usul Kampung Nelayan di Aceh Jaya

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

1 April 2026 22:27

ATR/BPN Serahkan 33 Sertipikat untuk Rumah Ibadah di Sulawesi Tengah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar