Diisukan Pindah Partai, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: Saya Ingin Ganti Mobil

Jurnalis: Slamet Sumari
Editor: Aziz Mahrizal

3 Jan 2026 11:03

Headline

Thumbnail Diisukan Pindah Partai, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro: Saya Ingin Ganti Mobil
Bupati Pemalang Anom Widiyantoro bersama Wakil Bupati Nurkholes saat dimintai tanggapan terkait isu pindah partai, Jumat, 2 Januari 2026 (Foto: Slamet/ketik.com)

KETIK, PEMALANG – Isu kepindahan Bupati Pemalang Anom Widiyantoro ke partai politik lain di tengah masa jabatan aktif mencuat dan ramai diperbincangkan publik. Kabar tersebut bahkan telah tersiar di sejumlah media dan memantik respons dari kalangan partai politik.

‎Menanggapi isu tersebut, Anom Widiyantoro justru menunjukkan sikap santai. Dengan senyum dan tawa khasnya, Anom menepis spekulasi yang berkembang.

‎“Saya penginnya ganti mobil, nggak ganti partai saya,” ujar Anom Widiyantoro di hadapan puluhan awak media usai melantik 27 PNS Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pemalang, Jumat, 2 Januari 2026.

‎Anom juga menegaskan bahwa isu perpindahan partai tidak memiliki korelasi dengan agenda maupun aktivitas pemerintahan yang sedang dijalankannya.

Baca Juga:
749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

‎Sebelumnya, Praktisi Hukum dan Pengamat Kekuasaan, Imam Subiyanto, menyebut fenomena perpindahan kepala daerah ke partai besar di tengah tekanan publik sebagai alarm demokrasi.

‎Menurut Imam, secara hukum perpindahan partai dimungkinkan, namun dari sisi etika demokrasi langkah tersebut tetap problematik.

‎“Publik tidak bodoh. Ketika bupati aktif tiba-tiba masuk ke gerbong besar, pertanyaan publik sah: ini murni politik ideologis atau upaya mencari perlindungan?” kata Imam.

‎Ia menambahkan, dalam praktik politik di Indonesia, kedekatan dengan pusat kekuasaan kerap dipersepsikan sebagai tameng politik, baik untuk memperkuat posisi tawar maupun menghadapi tekanan kebijakan.

Baca Juga:
Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

‎“Demokrasi tidak mati karena pelanggaran hukum semata, tetapi karena normalisasi manuver kekuasaan yang mengabaikan etika,” pungkasnya.

‎Polemik terkait dugaan perpindahan seorang bupati aktif ke Partai Gerindra mendapat sorotan keras dari Partai Golkar.

Sekretaris DPD Partai Golkar Kabupaten Pemalang, Aris Ismail, menilai manuver tersebut sebagai langkah yang tidak tepat secara etika politik.

‎“Pindah partai di tengah jabatan itu konyol,” tegas Aris Ismail saat dimintai tanggapan.

‎Aris menekankan bahwa kepala daerah dipilih oleh rakyat untuk menjalankan amanah pemerintahan, bukan melakukan manuver politik yang berpotensi menimbulkan kegaduhan dan ketidakstabilan.

‎“Jabatan itu amanah rakyat. Kalau di tengah jalan justru pindah partai, publik wajar mempertanyakan akal sehat politiknya,” ujarnya.

‎Pernyataan Aris tersebut sekaligus mempertegas kritik yang sebelumnya disampaikan Imam Subiyanto terkait fenomena perpindahan kepala daerah aktif ke partai besar yang dinilai berpotensi mencederai etika demokrasi.(*) 

Baca Sebelumnya

Dinkes Bojonegoro Wujudkan Pelayanan Kesehatan Terbaik, Torehkan Banyak Prestasi Sepanjang 2025

Baca Selanjutnya

Imbas Dualisme PBNU, PCNU Banyuwangi Retak Jelang Konfercab

Tags:

Bupati pemalang Anom Widiyantoro Isu Pindah Partai Politik Pemalang Golkar Pemalang Gerindra Pemkab Pemalang pemalang Golkar

Berita lainnya oleh Slamet Sumari

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

15 April 2026 21:20

749 Calon Jemaah Haji Pemalang Dilepas, Ini Pesan Bupati Anom

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

15 April 2026 21:10

Pemalang Canangkan Bulan Dana PMI 2026, Target Rp1,6 Miliar

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

15 April 2026 21:04

Bupati Anom Widiyantoro Apresiasi Pengembangan Wisata Alam Desa Penggarit Pemalang

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

15 April 2026 01:09

Modal Swadaya, Ratusan Guru PAUD KWK Pemalang Sukses Gelar Halalbihalal

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

14 April 2026 05:40

Jelang Pilkades 2026, Camat Comal Ajak Warga Jaga Kerukunan Meski Beda Pilihan

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

13 April 2026 20:43

Dindikpora Pemalang Minta Sekolah Tunda Study Tour

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H