Digagas Dr. Hj. Nurmalah, Buku Ini Jadi Alarm Keras Kekerasan Perempuan-Anak di Sumsel

Jurnalis: Nanda Apriadi
Editor: Al Ahmadi

18 Des 2025 16:47

Thumbnail Digagas Dr. Hj. Nurmalah, Buku Ini Jadi Alarm Keras Kekerasan Perempuan-Anak di Sumsel
Sesi tanya jawab berlangsung interaktif saat Dr. Henny Natasha Rosalina memberikan penjelasan terkait berbagai bentuk kekerasan terhadap perempuan dan anak dalam acara Mother’s Day Celebration & Book Launch di Hotel Aryaduta Palembang. Kamis 18 Desember 2025 (Foto: M Nanda/Ketik.com)

KETIK, PALEMBANG – Buku berjudul “Realitas: Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Tantangan dan Harapan” resmi diluncurkan dalam rangkaian Mother’s Day Celebration & Book Launch di Ballroom Hotel Aryaduta Palembang, Selasa, 16 Desember 2025.

Peluncuran ini menjadi penanda penting upaya intelektual dan advokasi hukum dalam menghadapi maraknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumatera Selatan.

Buku tersebut ditulis oleh tiga akademisi dan praktisi hukum perempuan, yakni Dr. Hj. Nurmalah, S.H., M.H., CLA, Dr. Ira Kharisma, S.H., M.Kn., C.Med, dan Dr. Henny Natasha Rosalina, S.I.Kom., S.H., M.H.

Karya ini tidak hanya memotret realitas kelam kekerasan, tetapi juga menawarkan perspektif hukum dan harapan perbaikan ke depan.

Baca Juga:
Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

Sekretaris Daerah Provinsi Sumatera Selatan, Edward Candra, yang hadir dalam kegiatan tersebut, mengapresiasi lahirnya buku ini.

Ia menilai karya tersebut sebagai kontribusi nyata perempuan intelektual Sumsel dalam menjawab tantangan serius perlindungan perempuan dan anak.

“Peraturan daerah terkait perlindungan perempuan dan anak sebenarnya sudah ada. Tantangannya kini adalah bagaimana mengimplementasikannya secara optimal dan konsisten di kabupaten dan kota,” tegas Edward.

Ia juga menegaskan komitmen Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan untuk terus mendukung upaya pencegahan dan penanganan kekerasan, baik melalui penguatan regulasi, edukasi masyarakat, maupun sinergi lintas sektor.

Baca Juga:
Skandal KUR Fiktif Bank Sumsel Babel Semendo, 6 Terdakwa Disidang di Tipikor Palembang

Salah satu penulis, Dr. Hj. Nurmalah, mengungkapkan bahwa buku ini lahir dari empati dan kepedulian mendalam terhadap para korban kekerasan.

Menurutnya, masih banyak hambatan dalam penegakan hukum, mulai dari korban yang takut melapor hingga respons aparat penegak hukum yang belum maksimal.

“Kami ingin memberikan pemahaman hukum kepada semua pihak agar kekerasan tidak lagi terjadi, sekaligus mendorong efek jera melalui proses hukum yang adil dan berpihak pada korban,” ujarnya.

Nurmala juga menyoroti tren peningkatan kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di Sumatera Selatan yang sejalan dengan kondisi nasional.

Ia berharap buku ini dapat mendorong masyarakat lebih berani bersuara, berempati, dan aktif dalam upaya pencegahan.

Sementara itu, Dr. Henny Natasha Rosalina menekankan pentingnya peran pemerintah dan masyarakat dalam mengenali berbagai bentuk kekerasan, baik fisik, psikis, seksual, maupun ekonomi.

Ia menilai, di era penerapan KUHP baru, aparat penegak hukum memiliki ruang lebih luas untuk menindak pelaku secara tegas.

Pandangan senada disampaikan Dr. Ira Kharisma, yang mengajak seluruh aparat penegak hukum mulai dari kepolisian, kejaksaan, hingga hakim untuk tidak ragu bertindak apabila alat bukti telah mencukupi.

“Sinergi dan keberanian dalam menegakkan hukum adalah kunci agar keadilan benar-benar dirasakan oleh korban,” tegasnya.

Peluncuran buku ini turut dihadiri jajaran pejabat strategis Provinsi Sumatera Selatan, di antaranya Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Kepala Dinas Pendidikan, Kepala Dinas Perpustakaan, Kepala Dinas Kominfo, perwakilan Biro Umum dan Perlengkapan, Biro Humas dan Protokol, serta TGUPP Bidang Pendidikan, Kesehatan Masyarakat, Kependudukan, dan PPPA.

Kehadiran buku “Realitas: Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak, Tantangan dan Harapan” diharapkan menjadi alarm sosial sekaligus panduan hukum bagi semua pihak dalam mewujudkan Sumatera Selatan yang lebih aman dan berkeadilan bagi perempuan dan anak.(*) 

Baca Sebelumnya

Ampera Gelar Aksi Hakordia di Blitar, Desak Negara Bongkar Mafia Tanah dan Hutan

Baca Selanjutnya

Bondowoso Dorong Investasi Hijau, Gelar Investment Gathering 2025 dengan Tiga Pilar Strategis

Tags:

kota palembang launching buku Mother's Day Advokat perempuan

Berita lainnya oleh Nanda Apriadi

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

17 April 2026 20:35

Plea Bargaining Jadi Solusi Cepat, Jampidum Apresiasi Kejari Palembang

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

17 April 2026 17:01

Kekuatan Penuh Kembali, Sumsel United Incar Hattrick Kemenangan atas Persikad

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

16 April 2026 20:19

Modus “Belanja Cantik” Berujung Pidana, Member Toko Emas di Palembang Jadi Terdakwa

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

16 April 2026 20:03

Kades Permata Baru Palembang Diseret ke Meja Hijau, Dana Desa Diduga Dipakai Bayar Utang hingga Biaya Kabur

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

16 April 2026 19:39

Pengakuan Terdakwa Erwin di Sidang Pembunuhan Jakabaring Palembang: Reflek yang Mulia, Saya Menyesal

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

15 April 2026 20:40

Hakim Tolak Praperadilan, Kejati Sumsel Lanjutkan Kasus Suap Irigasi Muara Enim

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda