KETIK, BLITAR – Peta persaingan menuju kursi Ketua KONI Kota Blitar mulai menghangat. Salah satu nama yang mencuri perhatian datang dari Tonny Andreas, tokoh olahraga yang dikenal memiliki pengalaman panjang dalam pembinaan atlet di Blitar Raya.

 

Tonny dipastikan lolos dalam tahapan penjaringan bakal calon Ketua KONI Kota Blitar setelah sebelumnya sempat muncul polemik terkait aturan pencalonan. Kepastian tersebut diperoleh usai panitia penjaringan melakukan koordinasi dengan badan hukum KONI Jawa Timur.

 

Bagi kalangan insan olahraga, nama Tonny Andreas bukan sosok asing. Ia pernah memimpin KONI Kabupaten Blitar selama dua periode dan dikenal aktif mendorong lahirnya atlet-atlet berprestasi di berbagai cabang olahraga.

Baca Juga:
Elim Tyu Samba di Inspiration Women 2026: Kegagalan Bukan Akhir, Tapi Batu Loncatan

 

Tak hanya itu, pria yang juga berprofesi sebagai advokat dan dosen tersebut disebut memiliki hubungan luas dengan berbagai elemen masyarakat, mulai tokoh olahraga, birokrat, profesional hingga komunitas sosial.

 

Di tengah dinamika pemilihan Ketua KONI Kota Blitar, dukungan terhadap Tonny terus mengalir. Hingga saat ini, sedikitnya 27 cabang olahraga (Cabor) disebut telah memberikan dukungan resmi.

Baca Juga:
Ribuan Warga PSHT Blitar Siap Turun Jalan, Kacab Tegaskan Aksi Damai Tanpa Anarki

 

“Sampai sekarang sudah ada 27 Cabor yang mendukung Tonny Andreas. Dukungan itu disertai fakta integritas dan tanda tangan resmi,” kata Handoko, salah satu pendukung Tonny, Kamis 7 Mei 2026.

 

Menurut Handoko, mayoritas cabang olahraga menginginkan sosok pemimpin KONI yang mampu bekerja profesional, transparan dan memahami kebutuhan atlet maupun pengurus Cabor.

 

Hal serupa juga disampaikan Dodik dari cabang olahraga panjat tebing. Ia menilai pengalaman panjang Tonny menjadi nilai penting untuk membawa prestasi olahraga Kota Blitar lebih berkembang.

 

“Kota Blitar butuh figur yang fokus pada pembinaan atlet dan transparansi anggaran. Pengalaman itu ada pada Tonny Andreas,” ujarnya.

 

Selain dikenal aktif di dunia olahraga, Tonny juga disebut memiliki kepedulian sosial yang cukup tinggi. Ia beberapa kali memberikan apresiasi pribadi kepada atlet dan pelatih yang berhasil meraih prestasi.

 

Sementara itu, tahapan pengambilan formulir bakal calon Ketua KONI Kota Blitar telah resmi ditutup pada Rabu tengah malam. Tercatat ada enam nama yang ikut dalam bursa pencalonan, yakni dr Syahrul, Samanhudi Anwar, Tonny Andreas, Karji, Trianto dan Prastya.

 

Selanjutnya, para kandidat akan bersaing mendapatkan dukungan dari cabang olahraga untuk menentukan siapa yang nantinya memimpin KONI Kota Blitar ke depan.

 

Ketua panitia penjaringan, Slamet, berharap seluruh proses pemilihan berjalan lancar dan mampu melahirkan pemimpin yang membawa olahraga Kota Blitar semakin berprestasi.

 

“Siapa pun yang terpilih nanti semoga bisa membawa KONI Kota Blitar lebih maju dan melahirkan prestasi yang membanggakan,” pungkasnya.