Diduga Lalai Tangani Pasien Anak, Pelayanan RSMZ Sampang Diprotes Keluarga dan Viral di Medsos

Jurnalis: Mat Jusi
Editor: Muhammad Faizin

4 Feb 2026 11:30

Thumbnail Diduga Lalai Tangani Pasien Anak, Pelayanan RSMZ Sampang Diprotes Keluarga dan Viral di Medsos
RSUD dr Mohammad Zyn Sampang (Foto: Mat Jusi/Ketik.com)

KETIK, SAMPANG – Pelayanan Rumah Sakit Umum Daerah dr. Mohammad Zyn (RSMZ) Sampang menuai sorotan publik setelah keluhan seorang keluarga pasien anak viral di media sosial. Keluhan tersebut disampaikan melalui sebuah video yang diunggah akun Facebook Overator Mhuda, yang memperlihatkan kekecewaan orang tua pasien terhadap penanganan medis yang diterima anaknya.

Dalam video berdurasi beberapa menit itu, terdengar suara seorang pria yang mengaku sebagai ayah pasien menangis dan menyampaikan protes keras. Ia menilai anaknya tidak mendapatkan penanganan medis yang serius sejak masuk rumah sakit, terutama sejak Sabtu dini hari.

"Mulai jam 11 malam anak saya dihiraukan, tidak diberi solusi. Cuma dokter magang, anak saya seperti dibuat praktik," ujar pria tersebut dengan suara terisak.

Pria itu mengaku sengaja merekam dan menyebarkan video tersebut agar mendapat perhatian publik. Ia berharap kejadian serupa tidak dialami oleh keluarga lain.

Baca Juga:
Kades Banjar Talela Sampang Mantu, Persiapan Hampir Rampung

"Biar viral rumah sakit ini, supaya tidak dibuat gampang anaknya orang," katanya.

Dalam rekaman itu, pria tersebut juga memperlihatkan kondisi anaknya yang disebut mengalami sesak napas. Ia mendesak agar anaknya segera mendapatkan penanganan medis yang lebih serius.

"Itu anak saya ngap-engapan, biar ada buktinya. Saya mau anak saya," ucapnya.

 

Baca Juga:
Kasus Dugaan Penggelapan Pajak Rp3,3 Miliar di RSMZ Belum Tetapkan Tersangka, GAIB-P Ajukan Audiensi ke Kejari Sampang

Foto Scranshot video yang viral di media sosial lantaran pasien ini diduga dihiraukan (Foto: Overator Mhuda)Scranshot video yang viral di media sosial lantaran pasien ini diduga dihiraukan (Foto: Overator Mhuda)

 

Lebih lanjut, ia mengklaim anaknya sempat mengalami muntah darah selama menjalani perawatan. Ia pun meminta keadilan dan menyatakan akan menuntut pihak rumah sakit jika kondisi anaknya berujung fatal.

"Saya minta keadilan. Anak saya sampai muntah darah. Kalau anak saya meninggal, saya tuntut rumah sakit ini," tegasnya.

Menurut penuturan pria tersebut, anaknya awalnya hanya mengalami demam saat dibawa ke rumah sakit. Namun setelah dirawat, kondisi anaknya justru dikatakan semakin memburuk.

"Awalnya cuma panas. Lalu dibilang infeksi lambung. Katanya sudah sembuh total. Tapi besoknya malah keluar darah dari mulutnya," ungkapnya.

Di video itu, ia mengimbau masyarakat agar lebih berhati-hati dalam memilih fasilitas kesehatan, khususnya untuk anak-anak.

"Biar masyarakat tahu, kalau punya anak sakit jangan dibawa ke Rumah Sakit Sampang," tuturnya.

Sementara itu, pihak RSUD dr. Mohammad Zyn Sampang membenarkan adanya kejadian tersebut. Humas RSUD, Amin Jakfar, mengatakan bahwa peristiwa itu terjadi di Ruang Cempaka pada Sabtu dini hari.

"Iya benar di Ruang Cempaka. Kejadiannya Sabtu dini hari, dan pasien dipindahkan ke ICU sekitar pukul 10.00 WIB," ujar Amin Jakfar saat dikonfirmasi melalui pesan WhatsApp. Rabu, 4 Januari 2026.

Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak rumah sakit terkait kronologi medis maupun tanggapan atas tudingan kelalaian pelayanan yang disampaikan keluarga pasien. (*)

Baca Sebelumnya

Bojonegoro Predikat UHC, BPJS Kesehatan Terus Tingkatkan Layanan Kesehatan Berkualitas

Baca Selanjutnya

Pengamat Dorong Kejari Sleman Bongkar Upaya Penghalangan Peradilan di Kasus Dana Hibah Pariwisata

Tags:

Ruang Cempaka Pasien Anak RSUD dr Mohammad Zyn Sampang viral di Medsos

Berita lainnya oleh Mat Jusi

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

14 April 2026 09:00

Distribusi MBG Terhenti Lama, Publik Pertanyakan Kinerja SPPG Polres Sampang

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

14 April 2026 06:00

Bank Sampang Raih TOP BUMD Awards 2026 Bintang 5 dan Golden Trophy

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

13 April 2026 11:44

Rumah Pendidikan Gelar Try Out UTBK SNBT se-Madura di Sampang, Asah Mental dan Akademik Siswa

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

12 April 2026 23:06

Keterbatasan Biaya Tak Surutkan Semangat Belajar Kakak Beradik Yatim Piatu di Sampang

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

12 April 2026 22:47

Kolaborasi dengan Ketik.com, Bank Sampang Tanggung Biaya Makan Santri Yatim Piatu

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

11 April 2026 23:30

Buku Di Balik Layar Demokrasi Karya Miftahur Rozaq Resmi Diluncurkan, Tamsul: Bukti Kader PMII Produktif di Dunia Literasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar