Diduga Kelelahan, Anggota KPPS di Kota Malang Meninggal Dunia Akibat Henti Jantung

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Muhammad Faizin

16 Feb 2024 07:13

Thumbnail Diduga Kelelahan, Anggota KPPS di Kota Malang Meninggal Dunia Akibat Henti Jantung
Suasana di rumah duka Sigit, anggota KPPS di Kota Malang yang meninggal dunia. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Berita duka datang usai pelaksanaan Pemilahan Umum (Pemilu) 2024 di Kota Malang, Jawa Timur. Salah satu anggota Kelompok Penyelenggara Pemungutan Suara (KPPS) di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 20 Kelurahan Polehan, Kecamatan Blimbing Kota Malang meninggal dunia pada Kamis (15/2/2024) malam. 

Daniel Adhista (24), putra pertama almarhum Sigit Widodo (54) menjelaskan sebelum meninggal, ayahnya tengah bersiap menuju RSI Aisyiyah Malang. 

"Kemarin habis angkat anaknya tante sekitar jam 18.30 ke kamar depan tapi bilang gak kuat. Akhirnya dia bilang mengeluarkan mobil mau ke RSI. Pas mau berangkat orangnya langsung (terkena) serangan jantung," ujar Daniel saat ditemui di rumah duka pada Jumat (16/2/2024).

Berdasarkan diagnosa dari rumah sakit, Sigit dinyatakan meninggal pada 19.20 WIB saat masih dalm perjalanan. Adapun penyebab kematian tersebut ialah gagal nafas dan berhenti jantung. 

Baca Juga:
Warung Selaras Malang Hadirkan Nuansa Vintage Perpaduan Budaya Tionghoa dan Jawa

"Udah tidak ada (meninggal) di perjalanan, itu gagal nafas sama berhenti jantung. Kami ke rumah sakit sekitar jam 19.00, kalau dari surat kematiam itu katanya meninggal pukul 19.20 WIB," lanjutnya. 

Sebelumnya, ayahnya sempat mengeluh kelelahan. Daniel menjelaskan setelah pelaksanaan Pemilu 2024 dan menjalankan tugasnya sebagai KPPS, Sigit baru pulang ke rumah pada esok harinya (15/2/2024) sekitar pukul 05.00 WIB. 

"Sempat istirahat dan antar ibu dan adik ke sekolah habis itu makan, tidur, makan lagi dan aktivitas seperti biasa," jelas Daniel. 

Sigit sempat kembali sebentar ke kelurahan untuk menyelesaikan pekerjaannya pada pukul 17.00 WIB. Menurut Daniel, ayahnya tak memiliki keluhan selain merasa lelah. 

Baca Juga:
Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

"Sebelumnya nggak ada keluhan, hanya capek saja saat antar ibu dan adik ke sekolah. Sibuknya ayah cuma Senin dan Selasa (12-13/2/2024) malam saja. Mungkin pagi cuma jualan bakso, prepare biasa buat di rumah," tuturnya.

Menurut keterangan dari Daniel, Sigit tidak memiliki riwayat penyakit jantung. Namun baru belakangan ini ayahnya sering drop dan lemas saat merasa kelelahan. 

"Tidak ada riwayat jantung, hanya diabetes saja. Tapi memang berapa tahun ini kalau kelelahan, drop itu langsung lemas. Tapi gak tau kok yang kemarin ini jantungnya terserang," jelasnya.

Baca Sebelumnya

Penyerahan PSU Perumahan ke-56, Bupati Bandung: Kalau Bisa Dipermudah Kenapa Dipersulit?

Baca Selanjutnya

Ada Lowongan Perawat di RS Bintaro, yang Berpengalaman Segera Merapat

Tags:

KPPS Meninggal Dunia KPPS KPPS Kota Malang Meninggal KPPS Kota Malang Kota Malang Henti Jantung KPPS Kelelahan pemilu2024

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

16 April 2026 20:36

Dokumen Bangunan Tak Sesuai, Pemkot Malang Endus Masalah PSU di De Cassablanca Residence

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

16 April 2026 20:23

Tiga Nakes RSSA Malang Kawal Jemaah Haji, Antisipasi Cuaca Ekstrem dan Lansia

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

16 April 2026 19:44

Suka Cita Aksi Donor Darah di Lapas Perempuan Malang, Lampaui Target 50 Kantong

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

16 April 2026 19:16

DLH Kota Malang Inventarisir Aset Pemkot untuk Tambah TPS Baru

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

16 April 2026 18:38

Dokumen Rumah Tak Sesuai Spek di De Cassablanca Malang, DPUPRPKP: Itu Tanggung Jawab Developer!

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

16 April 2026 18:27

Harga Cabai di Kota Malang Tembus Rp100 Ribu, Wahyu Hidayat Heran: Di Petani Cuma Rp40 Ribu

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H