Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Warga di Brebes Gerudug dan Hancurkan Warung

Jurnalis: Makroni
Editor: Muhammad Faizin

16 Apr 2026 09:00

Thumbnail Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Warga di Brebes Gerudug dan Hancurkan Warung
Penggerebakan sebuah warung yang diduga menjual obat terlarang oleh ratusan masa di Brebes. (Foto: Makroni/ketik.com)

KETIK, BREBES – Ratusan massa mendatangi sebuah warung yang diduga menjual obat-obatan terlarang di Kelurahan Pasarbatang Kecamatan Brebes Kabupaten Brebes, pada Rabu malam, 15 April 2026. Aksi penggerebekan ini dipicu oleh keresahan warga terhadap maraknya peredaran obat keras di lingkungan mereka.

Warga biasa menyebut warung penjual obat-obatan terlarang itu dengan istilah "Warung Aceh",- istilah yang tidak ada hubungannya dengan provinsi dan masyarakat Aceh di Sumatera. 

Namun, aksi massa tersebut diduga telah bocor. Sehingga saat warga tiba di lokasi, para pelaku sudah tidak ada di tempat. Meski para pengedar berhasil melarikan diri, sejumlah barang bukti masih ditemukan tertinggal di dalam bangunan tersebut.

Warga bahkan sempat merangsek masuk sebuah bangunan dibelakangnya yang diduga sebagai tempat kosnya namun dapat dicegah sejumlah petugas keamanan.

Baca Juga:
8 Kasus Narkoba Ungkap Polres Tegal Kota, 9 Pengedar Diamankan

Kekesalan warga memuncak karena tidak berhasil menangkap para pelaku. Sebagai bentuk protes, warga merusak lapak yang diduga kuat menjadi tempat transaksi tersebut. Tak hanya itu, bangunan itu kemudian dibongkar dan diceburkan ke kali yang berada tepat di depan lokasi kejadian. 

Menurut penuturan beberapa warga, aktivitas transaksi di warung tersebut sudah sering terlihat. Warga bahkan sebelumnya sempat mencoba menegur secara baik-baik, namun para pengedar justru bersikap arogan.

"Warga sudah pernah menegur, tapi mereka malah lebih galak. Bahkan ada warga yang diancam menggunakan senjata tajam saat mencoba mengingatkan," ujar salah satu warga di lokasi. 

Di tempat yang sama, Asrofi, tokoh masyarakat setempat menyatakan kegeramannya atas keberadaan warung tersebut yang dinilai merusak moral pemuda di wilayahnya. Ia menegaskan bahwa aksi massa ini merupakan puncak dari kesabaran warga.

Baca Juga:
Sempat Dihadang Warga, Penggerebekan Kampung Narkoba di Palembang Sita Ganja dan Tangkap Lima Terduga Pelaku

Mereka juga menilai kemarahan warga lantaran transaksi berlangsung terbuka. Ia menyoroti banyaknya pembeli dari kalangan remaja yang masih berstatus pelajar, Iapun menegaskan aksi masa sudah koordinasi ke pihak pemerintahan dan para penegak hukum.

“Kami sudah geram, peredaran ini merusak generasi muda kami, kami melihat langsung peredarannya. Seolah tidak ada penindakan,” kata Asrofi.

Meteka juga menduga informasi penggerebekan telah lebih dulu diketahui oleh pihak penjual. Meski demikian warga menyatakan akan terus memantau dan tidak menutup kemungkinan melakukan aksi serupa jika aktivitas tersebut kembali terjadi.

Aksi massa tersebut berlangsung dengan pengawalan ketat dari sejumlah Aparat Penegak Hukum (APH) untuk mencegah kericuhan lebih lanjut. Situasi mulai kondusif setelah lapak berhasil diratakan, namun warga meminta aparat untuk terus memantau agar praktik serupa tidak kembali muncul di kemudian hari. (*)

Baca Sebelumnya

Kembangkan Teknologi RFID Tanpa Baterai untuk Pertanian Cerdas, Dosen Unmuh Jember Raih Gelar Doktor di Jepang

Baca Selanjutnya

Prakiraan Cuaca Hari Ini 16 April 2026: Surabaya Cerah, Kota Batu Berkabut

Tags:

Warung Aceh obat terlarang penggerebekan

Berita lainnya oleh Makroni

Bank Brebes Borong Penghargaan Nasional 2026, Laba Tembus 130 Persen dan Dukung UMKM

16 April 2026 10:41

Bank Brebes Borong Penghargaan Nasional 2026, Laba Tembus 130 Persen dan Dukung UMKM

Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Warga di Brebes Gerudug dan Hancurkan Warung

16 April 2026 09:00

Diduga Jadi Sarang Peredaran Obat Terlarang, Ratusan Warga di Brebes Gerudug dan Hancurkan Warung

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

15 April 2026 11:28

Respons Kabar Viral, Pemkab Brebes Terjunkan Tim Cek Warga yang Tinggal di Area Pemakaman Limbangan

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

14 April 2026 19:11

Pemkab Brebes Usulkan KUD Wanasari Jadi Piloting Hub Koperasi Merah Putih

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

14 April 2026 19:05

KBIH Brebes Keluhkan 21 Jemaah Haji Dipisah Jadi Dua Rombongan, Kemenhaj Janji Koordinasi ke Kanwil

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

14 April 2026 09:40

Jawa Tengah Siapkan 3 Aglomerasi Pengolahan Sampah, Brebes Diantaranya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H