KETIK, BANDUNG – Taufik Hidayat (TH), tersangka penyekapan dan penganiayaan terhadap Yuvita (29), warga Kecamatan Rancaekek, Kabupaten Bandung, akhirnya berhasil diamankan aparat kepolisian di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Penangkapan tersebut menjadi perkembangan terbaru dari kasus yang menyita perhatian publik setelah Yuvita ditemukan dalam kondisi luka berat dan harus menjalani perawatan intensif di RSUP Dr. Hasan Sadikin (RSHS) Bandung.

Informasi yang diperoleh menyebutkan, terduga pelaku TH berhasil diamankan tim gabungan Polda Jawa Barat. Dalam dokumentasi yang beredar, TH tampak mengenakan pakaian hitam saat diamankan petugas.

"Alhamdulillah sudah kita amankan. Saat ini yang bersangkutan sudah diamankan dan dibawa untuk proses lebih lanjut," demikian informasi yang diterima dari jajaran kepolisian.

Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan membenarkan penangkapan tersebut. Menurutnya, terduga pelaku diamankan di wilayah Majalaya, Kabupaten Bandung.

Baca Juga:
Jejak Transaksi Bongkar Persembunyian Taufik Hidayat di Majalaya

"Iya benar, yang bersangkutan telah diamankan di wilayah Majalaya Kabupaten Bandung," kata Hendra.

Penangkapan ini terjadi sehari setelah Bupati Bandung Dadang Supriatna menjenguk Yuvita di RSHS Bandung dan meminta kasus tersebut segera dituntaskan.

Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi turut memberikan apresiasi atas kinerja aparat kepolisian dalam mengungkap kasus tersebut. Ia menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan kepada jajaran Polda Jawa Barat atas respons cepat dalam menangkap pelaku.

"Atas nama warga Jawa Barat, atas nama kemanusiaan, atas nama penegakan hukum, atas nama nurani, kami mengucapkan terima kasih dan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada Bapak Kapolda Jabar dan seluruh jajaran, termasuk unit cyber dan PPA, yang sudah dengan cepat menangkap pelaku biadab Taufik Hidayat di Majalaya. Semoga saudara Taufik Hidayat mendapat hukuman yang setimpal dengan perbuatannya yang melanggar batas-batas kemanusiaan. Saya ucapkan terima kasih, sukses untuk jajaran Polda Jabar," ujar Dedi Mulyadi.

Baca Juga:
Pelaku Penyekapan Sadis di Bandung Masih Kabur, KDM Siapkan Hadiah Rp250 Juta

Kasus Yunita menjadi perhatian luas setelah keluarga melaporkan korban diduga mengalami penyekapan dan penganiayaan oleh kekasihnya selama kurang lebih tiga tahun. Selama periode tersebut, korban disebut sulit berkomunikasi dengan keluarga hingga akhirnya ditemukan dalam kondisi memprihatinkan.

Sementara itu, pihak RSHS Bandung menyebut kondisi Yuvita terus menunjukkan perkembangan positif. Tim medis masih melakukan perawatan dan pemantauan intensif guna mempercepat proses pemulihan korban.

Dengan diamankannya terduga pelaku, penyidik Polda Jawa Barat kini memiliki ruang lebih luas untuk mengungkap secara utuh dugaan penyekapan dan penganiayaan yang dialami korban selama bertahun-tahun.

Kasus tersebut tidak hanya menjadi perhatian masyarakat Kabupaten Bandung, tetapi juga memunculkan keprihatinan luas mengenai kekerasan terhadap perempuan yang terjadi dalam ruang privat dan berlangsung dalam waktu yang lama tanpa terdeteksi lingkungan sekitar.(*)