Dialog Lintas Agama, FKUB Aceh Bagikan Buku Relasi Islam, Kristen dan Katolik Aceh Singkil

Jurnalis: Zailani Bako
Editor: Muhammad Faizin

10 Sep 2025 20:56

Thumbnail Dialog Lintas Agama, FKUB Aceh Bagikan Buku Relasi Islam, Kristen dan Katolik Aceh Singkil
Puluhan peserta dialog lintas agama serius mendengarkan paparan Hasan Basri M. Nur, PhD, narasumber tunggal pada diskusi tersebut, Rabu, 10 September 2025, du Senina cafe Pulo Sarok Singkil. (Foto: Zaelani Bako/Ketik.com)

KETIK, ACEH SINGKIL – Ada yang menarik dari sekian banyak acara dialog lintas agama yang digelar FKUB selama ini. Dialog hari ini, di Senina cafe, Hasan Basri M. Nur, Ph, D, sekretaris FKUB Aceh, menyisipkan satu buku menarik ke setiap peserta. 

Buku setebal 116 halaman ini merupakan hasil karya tulisnya sendiri, diharapkan bisa menjadi literasi tentang kehidupan beragama di Aceh, atau khususnya di Aceh Singkil, kata Hasan Basri, PhD, sekretaris FKUB Aceh, yang menjadi narasumber tunggal pada acara dialog milenial lintas Agama, Rabu, 10 September 2025, di Senina Cafe Pulo Sarok, Singkil.

Dialog yang difasilitasi Bakesbang Aceh, menghadirkan puluhan peserta dari lintas agama baik islam, Kristen, maupun Katolik, serta unsur FKUB.

Diawal paparannya, Hasan Basri, mengatakan bahwa banyaknya agama merupakan sunnatullah. "Allah SWT bisa saja membuat saja saja agama, namun itu tidak dilakukan Nya," ujarnya mengutip terjemah bebas salah satu ayat dalam al-Quran. 

Baca Juga:
Noussair Mazraoui Berencana Pensiun Usai Piala Dunia 2026, Ingin Fokus Hafal Al-Qur’an dan Jadi Imam Masjid

Aceh, katanya merupakan mayoritas Islam, dengan 13 etnis dan 5 agama lain. "Aceh adalah wilayah istimewa (UU 44 / 1999), keistimewaan Aceh meliputi aspek, Agama, Adat dan Budaya, Pendidikan, dan peran ulama dalam pemerintahan," katanya. 

Di Singkil, sebut Hasan, mengacu data Bakesbang dan FKUB tahun 2021, islam merupakan penganut mayoritas, 88 persen, Kristen, 11 persen. 

"Sebaran Gereja atau Undung - Undung dari kesepakatan 1979 hingga 2021, kita mendapati ada dibeberapa desa, seperti gereja GKPPD Kuta Kerangen, Undung - undang desa Keras, Napa Galuh, Suka Makmur dan Lae Gecih," jelasnya. 

Lantas, sambungnya lebih lanjut mengapa persepsi sebagian orang luar pada Aceh, seperti intoleran, Qanun syariat Islam dipaksakan kepada non muslim. "Itu pengaruh bacaan beberapa media asing, penyebaran potongan cerita dari berita hoaks," ucap Hasan. 

Baca Juga:
Jamaluddin Idham, dari Ketua DPD PDI-I Aceh Kini Jadi Bendahara Umum MPTT-I

"Kerap kita dapati di Aceh Singkil, di tempat pesta orang Kristen sering pesan katering ke orang islam, karena mereka anggap tingkat kehalalan baik," ujarnya. 

Fakta hubungan antar agama di Aceh, tidak ada konflik antar agama, tidak ada pemaksaan Qanun syariat islam, tidak ada pelarangan ibadah berjalan harmoni, itu kenyataan terang Hasan lagi. 

"Jelas sekali, hubungan sosial islam dan non islam berjalan harmoni, baik di sosial agama, sosial ekonomi, sosial pendidikan, sosial politik, dan sosial budaya," sambungnya. 

Ia mengajak semua melakukan kampanye positif tentang Aceh. "Mari luruskan fakta sebenarnya tentang Aceh. Untuk apa? agar wisatawan datang, investasi baru datang, mahasiswa baru datang, pertumbuhan ekonomi Aceh semakin baik," pungkasnya. 

Ibrahim Simbolon, wakil ketua MPU Aceh Singkil, mengajak semua pihak dapat menciptakan kerukunan antar umat beragama yang harmonis. 

Roswin Hakim, pengurus Muhammadiah Aceh Singkil, mengusulkan untuk menghindari konflik antar umat beragama. "Mungkin bisa ditambahkan pada butir Qanun tentang kekerabatan antar se - marga sebagai kearifan lokal," paparnya. 

Sementara, Cocok Ariadi Manik, mengharapkan permasalahan guru agama Kristen di sekolah dapat menjadi perhatian semua baik pemerintah maupun stakeholder lainnya. 

Mustapa Naibaho, sekretaris FKUB Aceh Singkil, mengusulkan agar Qanun Aceh nomor 4 tahun 2016, dibuat rekomendasi turunannya agar semua pihak mengetahui tanggung jawab masing-masing. (*) 

Baca Sebelumnya

Alasan Sara Keponakan Prabowo Mundur dari DPR RI

Baca Selanjutnya

Fraksi Golkar DPRD Jatim Terima HIPPI, Bahas Restrukturisasi Dukungan UMKM

Tags:

Dialog Lintas Agama fasilitasi Bakesbang Aceh puluhan peserta Islam Kristen se Aceh Singkil 2025

Berita lainnya oleh Zailani Bako

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

11 April 2026 08:59

SWI Jajaki Kerja Sama dengan BAZNAS RI, Dorong Sinergi Program Zakat dan Sosial Nasional

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

9 April 2026 01:43

Membanggakan! 23 Siswa MAN Aceh Singkil Lolos PTN 2026 via Jalur Prestasi

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

8 April 2026 19:28

SWI Soroti Ketimpangan Dana Hibah Media di Aceh Singkil

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

7 April 2026 23:19

Boyolali Siap Gelar HKPS dan Munas SWI 2026, Bupati Agus Irawan Dukung Penuh

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

6 April 2026 15:43

Pengadaan Ayam Petelur BUMDes Lae Gecih Aceh Singkil Diduga Fiktif, APH Diminta Proaktif

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

6 April 2026 08:18

Ketum PERMAHI Tanggapi Wibawa Peradilan Militer dalam Perspektif Teoretis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar