KETIK, CILACAP – Petani dan masyarakat desa Ciporos Kecamatan Karangpucung, Kabupaten Cilacap tidak perlu khawatir lagi sawah di wilayahnya kekurangan air. Pasalnya Kementerian Pekerjaan Umum Direktorat Jenderal Sumber Daya Air telah menurunkan Program Percepatan Peningkatan Tata Guna Air Irigasi (P3-TGAI).
Program P3-TGAI yang menggunakan Dana Anggaran Pendapatan Belanja Negar (APBN) ini digagas oleh Anggota Komisi V DPR dari Fraksi Gerindra, Dr, Hj, Novita Wijayanti.
Menurut Novita, program P3-TGAI ini berbasis pemberdayaan masyarakat, selain bertujuan memperkuat ketahanan pangan juga dapat membuka lapangan kerja di desa.
Novita menambahkan, pekerjaan fisik dengan nilai anggaran sebesar Rp195.000.000 dilaksanakan secara swakelola oleh Perkumpulan Petani Pemakai Air (P3A) di wilayah Desa Ciporos.
"Jadi program irigasi P3-TGAI ini berperan penting dalam menjaga kelancaran distribusi air ke lahan persawahan. Selain itu juga dapat membuka lapangan kerja, padat karya bagi warga dan petani, karena dikerjakan langsung oleh para petani," ujar Novita, Selasa 28 Juli 2026.
Baca Juga:
Jalan Bulupayung-Pesanggrahan Aspirasi Novita Wijayanti Selesai Dibangun, Warga Gelar SyukuranLegislator dari fraksi Gerindra ini berharap, dengan program P3-TGAI ini produktivitas sektor pertanian lebih meningkat dan ketahanan pangan tetap terjaga.
"Semoga saluran air ke sawah petani di Ciporos semakin lancar, hasil panen meningkat dan petani semakin sejahtera," pungkas Novita. (*)