Dengan Tour Guide, Wisata Kayutangan Heritage Tak Lagi Sekadar Jalan-Jalan

Jurnalis: Dafa Wahyu Pratama
Editor: Dendy Ganda Kusumah

13 Jan 2026 20:24

Thumbnail Dengan Tour Guide, Wisata Kayutangan Heritage Tak Lagi Sekadar Jalan-Jalan
Salah satu pintu masuk menuju Kampung Kayutangan Heritage. (Foto: Dafa Wahyu Pratama/Ketik.com)

KETIK, MALANG – Di balik ramainya wisatawan yang menyusuri gang-gang Kayutangan Heritage, peran tour guide  menjadi kunci agar pengunjung tidak sekadar berjalan, tetapi juga memahami cerita dan sejarah kawasan secara lebih mendalam.

Ketua Pokdarwis Kayutangan Heritage, Mila Kurniawati, mengatakan bahwa sejak awal kawasan tersebut sebenarnya telah memiliki pemandu wisata. Namun, seiring meningkatnya jumlah dan karakteristik pengunjung, pengelola menyepakati aturan baru terkait pendampingan wisata.

“Untuk tamu yang datang dalam rombongan lebih dari 10 orang, kami wajibkan menggunakan paket wisata. Di dalam paket tersebut sudah termasuk pendampingan guide,” ujarnya.

Menurut Mila, kehadiran pemandu wisata memberikan nilai tambah bagi pengalaman pengunjung. Wisatawan tidak hanya berjalan dan melihat kawasan secara sekilas, tetapi juga memperoleh pemahaman yang lebih utuh mengenai sejarah, budaya, serta cerita di balik kawasan Kayutangan Heritage.

Baca Juga:
Usai Visum, Jenazah Yai Mim Dimakamkan di Blitar

“Kalau pengunjung datang lalu berjalan sendiri, biasanya hanya mengetahui permukaannya saja. Dengan pendampingan guide, mereka bisa mendapatkan cerita, konteks, dan makna dari setiap titik yang dikunjungi,” jelasnya.

Selain meningkatkan kualitas pengalaman wisata, penggunaan pemandu juga menjadi bagian dari strategi pemberdayaan masyarakat setempat. Saat ini, seluruh tour guide di Kayutangan Heritage berasal dari anggota Pokdarwis dan telah mengantongi sertifikasi.

“Guide kami sementara ini berasal dari anggota Pokdarwis dan semuanya sudah bersertifikat. Kami juga terus menambah literasi dan meningkatkan kapasitas mereka sesuai kebutuhan pengunjung,” katanya.

Mila menambahkan, kebutuhan wisatawan kini semakin beragam, seiring meningkatnya kunjungan wisatawan mancanegara. Kondisi tersebut mendorong pengelola untuk menyiapkan program peningkatan kompetensi, terutama dalam hal komunikasi dan penguasaan bahasa asing.

Baca Juga:
DPRD Kota Malang Soroti Krisis Guru dan Ribuan Anak Tidak Sekolah di LKPJ Wali Kota

“Permintaan tidak hanya dari wisatawan domestik, tetapi juga mancanegara. Karena itu, ke depan kami fokus meningkatkan kemampuan komunikasi dan penguasaan bahasa asing, minimal bahasa Inggris,” ungkapnya.

Sebagai langkah jangka panjang, Pokdarwis Kayutangan Heritage telah menyiapkan program pengembangan pemandu wisata pada 2026. Program tersebut meliputi pembentukan paguyuban guide, peningkatan kemampuan interpretasi kawasan, serta perekrutan pemandu baru yang terbuka bagi masyarakat.

“Kami sangat terbuka. Warga Kayutangan yang berminat menjadi guide juga dipersilakan untuk bergabung,” ujarnya.

Selain itu, pengelola berencana menyusun panduan cerita atau guide book sebagai acuan bersama. Langkah ini dilakukan untuk menyamakan persepsi dan memastikan informasi yang disampaikan kepada wisatawan tetap akurat dan konsisten.

“Nantinya kami ingin memiliki guide book, sehingga siapa pun yang bercerita memiliki versi yang sama. Cerita-cerita tersebut juga akan kami validasi bersama pemilik rumah dan dibantu pihak kampus, terutama dari sisi literasi,” pungkas Mila. (*)

Baca Sebelumnya

Lapas Perempuan Malang Bagikan Rapor Penyetaraan, Jamin Hak Pendidikan di Tengah Masa Pidana

Baca Selanjutnya

Efek Wisata Kayutangan Heritage, Tingkat Hunian Penginapan Tembus 70–100 Persen

Tags:

Kayutangan Heritage tour guide Kota Malang Pokdarwis Kayutangan Heritage

Berita lainnya oleh Dafa Wahyu Pratama

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

13 April 2026 17:55

Kompak Bangun Kota Batu! Duet Nurochman–Heli Contoh Harmoni Kepemimpinan di Jawa Timur

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

13 April 2026 17:30

Perkuat Desa Wisata, Disparta Kota Batu Gencarkan Kolaborasi Konten dan Promosi

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

13 April 2026 15:00

Pedagang Pasar Among Tani Kota Batu Apresiasi Kejari, Minta Usut Kasus Hingga Tuntas

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

13 April 2026 14:46

Kadisnaker Kota Batu: Mikutopia Serap 203 Tenaga Kerja, 95 Persen Warga Lokal Tulungrejo

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

13 April 2026 11:12

Selter Sekda Kota Batu: Batas Usia Gugurkan Pejabat Senior, Pejabat Muda Kian Menguat

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

12 April 2026 20:06

Sambut Libur Sekolah, Museum Tubuh Jatim Park 1 Langsung Berbenah

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar