Demo Teheran Memanas, Kedubes Iran Keluarkan Pernyataan Resmi

Jurnalis: M. Rifat
Editor: Rahmat Rifadin

14 Jan 2026 19:56

Thumbnail Demo Teheran Memanas, Kedubes Iran Keluarkan Pernyataan Resmi
Demonstrasi di Iran memanas. (Foto: Reuters)

KETIK, JAKARTA – Gelombang unjuk rasa besar-besaran yang mengguncang Teheran dan sejumlah kota di Iran memicu reaksi diplomatik di tanah air. Kedutaan Besar Republik Islam Iran di Jakarta mengeluarkan pernyataan resmi untuk menyikapi situasi panas di negaranya tersebut.

Pemerintah Iran menegaskan bahwa mereka sejatinya menghormati hak warga negara untuk turun ke jalan. Menurut pihak Kedubes, aksi yang pecah pada 28 Desember lalu itu bermula dari keresahan ekonomi. Para pekerja hingga pedagang pasar merasa gerah dengan fluktuasi nilai tukar Rial yang membanting daya beli mereka.

"Tuntutan utama mereka adalah stabilitas pasar dan langkah ekonomi yang efektif," tulis Kedubes Iran dalam siaran persnya. Iran mengklaim bahwa hak berekspresi secara damai tetap dijamin oleh konstitusi nasional maupun kovenan internasional (ICCPR).

Waspada Penumpang Gelap

Baca Juga:
Krisis Minyak Global Imbas Konflik Iran-AS, Menaker Imbau Perusahaan Terapkan WFH

Namun, Teheran memberikan catatan tebal. Mereka meminta publik membedakan antara demonstran yang murni menyampaikan aspirasi dengan "elemen kekerasan" yang terorganisir. Iran menuding ada kelompok kecil yang berafiliasi dengan pihak luar yang sengaja menunggangi isu ekonomi untuk menciptakan kekacauan.

"Tindakan kekerasan ini tidak ada kaitannya dengan tuntutan ekonomi. Itu sudah di luar cakupan perlindungan unjuk rasa damai," tegas pernyataan tersebut.

Sentil AS dan 'Rezim Zionis'

Yang menarik, Iran secara blak-blakan menuding Amerika Serikat (AS) dan Israel berada di balik eskalasi kerusuhan. Teheran merasa gerah dengan pernyataan Presiden Donald Trump dan sejumlah pejabat AS yang dianggap provokatif.

Baca Juga:
Iran Buka Terbatas Selat Hormuz, Terapkan Aturan Ketat bagi Kapal yang Melintas

Bagi Iran, campur tangan asing tersebut bukan sekadar retorika, melainkan pelanggaran hukum internasional dan Piagam PBB. Mereka menilai AS tengah memainkan standar ganda: mencekik ekonomi Iran lewat sanksi sepihak, namun di sisi lain seolah-olah mendukung rakyat Iran melalui provokasi di media sosial.

Janji Reformasi Ekonomi

Menghadapi situasi ini, aparat keamanan Iran diklaim tetap bertindak hati-hati dan proporsional. Meski begitu, jatuhnya korban jiwa dari pihak warga sipil maupun petugas keamanan tetap tak terhindarkan akibat ulah kelompok yang mereka sebut sebagai "teroris bayaran".

Sebagai jalan keluar, pemerintah Iran berjanji tidak akan tinggal diam. Sejumlah paket bantuan mendesak untuk kelompok rentan kini masuk dalam agenda prioritas. Dialog dengan serikat pekerja dan perwakilan pasar juga mulai dibuka lebar guna meredam tekanan biaya hidup yang kian mencekik.

"Kami berkomitmen melindungi hak warga, namun keamanan publik dan harta benda negara tetap menjadi tanggung jawab utama yang akan dijaga sesuai hukum," tutup pernyataan tersebut. (*)

Baca Sebelumnya

Hendak Menolong, Pria di Cemorokandang Malang Jadi Korban Dugaan Pembegalan

Baca Selanjutnya

Peringatan Isra Mi'raj Jadi Sarana Edukasi Shalat bagi Siswa SMKN 1 Donorojo Pacitan

Tags:

demo iran Iran protes iran

Berita lainnya oleh M. Rifat

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

14 April 2026 17:51

Diplomasi Maraton ala Prabowo, Tiba di Paris Temui Presiden Macron setelah 5 Jam Diskusi dengan Putin

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

14 April 2026 17:37

Peta Geopolitik Tak Menentu, Prabowo dan Putin Perkuat Arah Kemitraan Indonesia-Rusia

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

14 April 2026 16:22

Komitmen Jaga Keutuhan Bangsa, Ulama Dirikan Wadah Santri dan Alumni Pesantren Se-Nusantara

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

13 April 2026 08:05

MGPA Siapkan Opening Ceremony Megah untuk GT World Challenge Asia 2026 Mandalika

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

13 April 2026 06:00

Prabowo ke Rusia, Dijadwalkan Bicara Empat Mata dengan Putin

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

13 April 2026 04:01

Jadwal Salat Kota Surabaya 13 April 2026

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar