Demo Ojol di Surabaya Berencana Tak akan Bubar sebelum Kepgub Dipenuhi

Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: M. Rifat

20 Jul 2023 07:18

Thumbnail Demo Ojol di Surabaya Berencana Tak akan Bubar sebelum Kepgub Dipenuhi
Demo ojek Online di Surabaya, Kamis (20/7/2023). (Foto: Shinta Miranda/Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Ribuan driver ojek online (ojol) turun ke jalan Surabaya untuk menuntut janji dari Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa mengesahkan Keputusan Gubernur (Kepgub) tentang batasan minimum tarif layak yang harus dipenuhi para aplikator.

Ojol yang tergabung di Front Driver Online Tolak Aplikator Nakal (Frontal) Jatim ini melakukan demo dengan mengerahkan kurang lebih 700 orang driver.

Mereka berkumpul di Jl. Ahmad Yani lalu melakukan demonstrasi di Kantor Dishub Jatim di Frontage Ahmad Yani. Lalu ke kantor Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Jatim, Jalan Ahmad Yani dan Polda Jatim.

Pendemo melanjutkan konvoi menuju Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Jatim Jalan Basuki Rahmat.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Beberkan Kunci Sukses Jatim Jadi Lumbung Pangan Nasional di Hadapan Peserta SESPIMTI Polri

Humas Frontal Jatim Daniel Lukas Rorong mengatakan, massa bakal melakukan orasi utama di Kantor Wilayah (Kanwil) IV Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU) Jatim, Jalan Basuki Rahmat, Genteng, Surabaya.

"Khusus di Kanwil IV KPPU Jatim, kami melakukan orasi cukup lama di sini meminta agar lembaga tersebut bisa membantu untuk mengawasi aplikator-aplikator transportasi online yang beroperasi di wilayah Jawa Timur agar dapat bersaing secara sehat serta tidak merugikan para mitra," ujarnya Kamis, (20/7/2023).

Selain itu, ia juga mengimbau pada para peserta aksi yang datang dari berbagai wilayah di Jatim untuk tidak melakukan tindakan anarkis selama aksi demo yang bersifat damai ini berlangsung.

“Pasalnya, aksi ini tak hanya diikuti oleh driver online roda dua (ojek online) dan roda empat (taksi online) dari Surabaya saja, peserta aksi juga ada perwakilan dari Gresik, Lamongan, Tuban, Sidoarjo, Mojokerto, Malang, Pasuruan, Kediri, Ponorogo, Blitar, Lumajang, Jember bahkan ada juga yang berasal dari Banyuwangi,” paparnya.

Baca Juga:
Program CKG di Jatim Tertinggi Kedua Nasional, Capaian JKN Tembus 97,71 Persen

Mengenai tuntutan yang diinginkan, Ketua Dewan Presidium Frontal Jatim, Tito Achmad mengatakan Kepgub ini adalah hasil dari salah satu tuntutan saat demo Frontal Level 5 pada 24 Agustus 2022 lalu.

"Tuntutan Frontal Jatim dipenuhi oleh Pemerintah Provinsi Jawa Timur, salah satunya adalah pengaturan layanan transportasi online di Jawa Timur melalui Peraturan Gubernur (Pergub) Jatim," papar Tito.

Tito menegaskan pihaknya bersepakat tidak akan meninggalkan tempat atau membubarkan diri, jika belum ada kepastian perihal pengesahan Kepgub Jatim.

"Kami berharap, saat di Grahadi, Bu Khofifah (Gubernur Jatim) dapat menemui kami, mengingat selama ini sejak aksi demo Frontal Jilid 1 tahun 2019 sampai terakhir Frontal berubah menjadi Level 5 pada 24 Agustus 2022 lalu, beliau (Bu Khofifah) tak pernah sekalipun menemui kami saat aksi," harap Herry.

Berikut adalah 4 aturan tuntutan demo ojol di Surabaya:

1. Tarif batas minimal 0-4 km.

2. Tarif batas bawah R4 (Rp. 3800/km)

3. Tarif batas bawah R2 semua layanan (Rp. 2000/km)

4. serta Standar layanan aplikator kepada mitra harus sama. (*)

Baca Sebelumnya

Musim Kemarau, Debit Air Perumdam Kota Batu Tetap Stabil

Baca Selanjutnya

Ekspor Perikanan Tertinggi Nasional, DKP Jatim Tingkatkan Penetrasi ke Pasar Luar Negeri

Tags:

Ojol demo ojol Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa Frontal KPPU

Berita lainnya oleh Shinta Miranda

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

30 Oktober 2025 15:28

Banyaknya Keluhan Masyarakat Soal Motor Brebet, DPRD Surabaya Dorong Pertamina Tak Hanya Minta Maaf

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

29 Oktober 2025 05:15

Pendidikan untuk Siapa? Petani Kedung Cowek Terancam Tergusur Demi Sekolah Rakyat

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

28 Oktober 2025 21:11

Makna Baru Sumpah Pemuda Menurut Yona Bagus: Gen Z Hadapi Perang Pikiran dan Inovasi

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

28 Oktober 2025 19:05

Marak Konten Mihol, Pemkot Surabaya Minta Influencer Tak Jadi Corong Iklan

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

28 Oktober 2025 18:57

Benang Emas, Saat Mesin Jahit Mengubah Nasib Ratusan Warga MBR Surabaya

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

27 Oktober 2025 16:00

[FOTO] Ketika Spesialis Mall Bangun Rumah Sakit, Begini Tampilan Istimewa Siloam Hospitals Surabaya, Gak Ada Bau Obat!

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar