Debat Terakhir Paslon Bupati/Wabup Sukabumi Sukses Digelar di Kabupaten Bandung

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

22 Nov 2024 18:14

Thumbnail Debat Terakhir Paslon Bupati/Wabup Sukabumi Sukses Digelar di Kabupaten Bandung
Debat terakhir Pilbup Sukabumi yang digelar di Sutan Raja Soreang Kab Bandung, Jumat (22/11/24). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sukabumi har ini menggelar debat publik kedua antara pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 1 Iyos Somantri-Zainul dan paslon nomor urut 2 Asep Japar-Andreas.

Debat kedua digelar di Padjajaran Convention Centre Hotel Sutan Raja Kecamatan Soreang, Kabupaten Bandung, mulai pukul 14.00 WIB, Jumat (22/11/2024), yang turut dihadiri ratusan relawan dan simpatisan kedua paslon. Debat terakhir ini berjalan sukses hingga akhi, tanpa kendala yang berarti meski di akhir acara turun hujan deras.

Ketua KPU Kabupaten Sukabumi Kasmin Belle dalam sambutannya menyatakan, debat terakhir adalah momen penting bagi kita semua, khususnya warga Kabupaten Sukabumi untuk menentukan arah pembangunan masa depan Kabupaten Sukabumi.

“Pilkada bukan hanya sekedar proses pemilihan pemimpin, tetapi juga wujud demokrasi yang kita junjung tinggi,” ungkap Kasmin Belle.

Baca Juga:
KPU Probolinggo Dorong Parpol Update Data Semester II 2025

Pihaknya berharap masyarakat bisa memilih pemimpin yang mampu membawa perubahan untuk Kabupaten Sukabumi dan bisa memenuhi aspirasi masyarakat.

“Saya mengajak kepada seluruh lapisan masyarakat, untuk berpartisipasi aktif dalam proses ini mulai dari sosialisasi hingga pemungutan suara. Pastikan kita semua memahami calon yang ada, dengan program-program yang mereka tawarkan,” kata Kasmin.

Pihaknya mengajak kepada masyarakat Kabupaten Sukabumi untuk datang ke TPS pada Rabu 27 November 2024 untuk menggunakan hak suara dengan sebaik-baiknya.

“Jangan lewatkan kesempatan ini untuk menentukan arah masa depan Kabupaten Sukabumi, mari kita gunakan hak pilih kita dengan baik. Terima kasih atas perhatian dan partisipasinya, semoga Allah SWT selalu membimbing kita untuk memilih pemimpin yang baik untuk Kabupaten Sukabumi,” ujar Kasmin.

Baca Juga:
Kesbangpol Brebes Gelar Pendidikan Politik bagi Ormas, Tekankan Cerdas Berpolitik dan Keselamatan Berlalu Lintas

Pihaknya berharap proses Pilkada ini berjalan lancar, aman damai mari kita jaga suasana kondusif agar demokrasi kita dapat terwujud dengan baik.

Menurut KAsimn, pertimbangan kondusivitas menjadi salah satu alasan digelarnya debat publik kedua Pilkada Sukabumi ini di Kabupaten Bandung. Keputusan ini berdasarkan surat rekomendasi dari Polres Sukabumi.

Menurut Kasmin, sebelumnya pihaknya pun sudah mengajukan untuk tempat debat publik. Namun dari Polres Sukabumi keluar rekomedasi yang menyatakan harus dilaksanakan di luar Kabupaten Sukabumi.

Disinggung alasan keluarnya rekomendasi tersebut, Kasmin Belle dengan tegas menyatakan hal itu karena alasan kondusivitas. “Terkait dengan kondusifitas, keamanan," jawabnya.

Sebelumnya, debat publik pertama dilangsungkan di Auditorium Universitas Nusa Putra (UNP) Sukabumi pada Sabtu (26/10/2024) lalu. 

Sebagai informasi, paslon Bupati dan Wakil Bupati Sukabumi nomor urut 1 H. Iyos Somantri - H. Zainul diusung Partai Gerindra, PKS, Demokrat, Nasdem, PDIP, bersama delapan parpol non parlemen. Sementara paslon nomor urut 2 H. Asep Japar - H. Andreas diusung Partai Golkar, PKB, PAN, PPP dan Gelora.(*)

Baca Sebelumnya

Debat Pamungkas Pilkada Tuban Bahas Sinkronisasi Pembangunan Daerah dan Persatuan

Baca Selanjutnya

PLN Icon Plus Regional Jabar Terus Patroli Rapihkan Kabel Fiber Optik

Tags:

pilbup sukabumi pilkada sukabumi cabup sukabumi KPU kpu kab sukabumi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda

Mantan Kepala SMAN 1 Situbondo Dilantik Jadi Kepsek Garuda