KETIK, SUMENEP – Komitmen menghadirkan layanan kesehatan hingga ke daerah yang membutuhkan terus diwujudkan Klinik Al Fatih Bondowoso.
Melalui program bakti sosial Khitan Gratis Pelosok Negeri, klinik tersebut menggelar khitan massal modern bagi anak-anak yatim piatu, dhuafa, dan keluarga kurang mampu di Kabupaten Sumenep, Madura, Sabtu, 27 Juni 2026.
Kegiatan yang dipusatkan di Bangselok, Kabupaten Sumenep, ini menargetkan sebanyak 100 peserta dari berbagai kecamatan di wilayah tersebut. Program tersebut menjadi langkah nyata Klinik Al Fatih dalam memperluas jangkauan layanan sosial kesehatan yang sebelumnya lebih banyak dilaksanakan di Kabupaten Bondowoso.
Direktur Klinik Al Fatih Bondowoso, Gesit Wira, mengatakan bahwa Khitan Gratis Pelosok Negeri merupakan pengembangan dari program khitan massal tahunan yang selama ini telah berjalan.
"Program ini merupakan bentuk peningkatan dari kegiatan khitan massal yang rutin kami laksanakan. Jika sebelumnya masih berfokus di Bondowoso, kini kami mulai menjangkau berbagai daerah di Indonesia agar manfaatnya dapat dirasakan masyarakat yang lebih luas," ujarnya.
Baca Juga:
Bukan Seremoni, KDS Dorong Kolaborasi DPR RI dan Pemkab Bandung Hadirkan Solusi bagi WargaPelaksanaan kegiatan berlangsung melalui kolaborasi antara Klinik Al Fatih Bondowoso bersama Komunitas Lokal Sumenep DRT The Big Family, dengan dukungan Jatimers Pujasera dan Tara Production. Sinergi tersebut menjadi bagian dari upaya bersama menghadirkan pelayanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.
Dalam pelaksanaannya, Klinik Al Fatih menerjunkan tim sunat modern yang terdiri atas dua dokter dan sebelas perawat bersertifikat yang telah berpengalaman menangani tindakan khitan modern.
Dokter penanggung jawab kegiatan, dr. Habib, memastikan seluruh peserta mendapatkan pelayanan sesuai standar medis dengan mengedepankan aspek keamanan dan kenyamanan.
"Kami ingin memberikan pelayanan khitan modern yang aman, nyaman, dan berkualitas. Seluruh tindakan dilakukan oleh tenaga kesehatan profesional yang memiliki kompetensi di bidangnya," katanya.
Baca Juga:
PT Rizki Bangun Beton Gelar Khitanan Massal Gratis, 79 Anak Yatim dan Dhuafa Ikut Merasakan ManfaatSebelum menjalani tindakan, setiap peserta terlebih dahulu mengikuti pemeriksaan kesehatan secara menyeluruh. Proses skrining dilakukan untuk memastikan kondisi peserta memenuhi persyaratan medis sebelum khitan.
dr. Ruri Istifarini menjelaskan bahwa selain pemeriksaan kesehatan, tim medis juga memberikan edukasi kepada peserta beserta orang tua mengenai persiapan sebelum tindakan, proses pelaksanaan, hingga perawatan pasca khitan.
"Seluruh peserta melalui tahapan pemeriksaan sesuai standar operasional prosedur. Edukasi juga kami berikan agar proses penyembuhan berjalan optimal," jelasnya.
Antusiasme masyarakat terlihat tinggi sepanjang kegiatan berlangsung. Selain memperoleh layanan khitan modern tanpa biaya, peserta juga mendapatkan pendampingan dari tenaga medis profesional serta edukasi kesehatan yang diharapkan mampu meningkatkan pemahaman keluarga mengenai pentingnya perawatan pasca sunat.
Melalui program Khitan Gratis Pelosok Negeri, Klinik Al Fatih Bondowoso menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan pelayanan kesehatan sosial ke berbagai daerah di Indonesia.
Program ini diharapkan tidak hanya membantu meringankan beban masyarakat, tetapi juga menjadi kontribusi nyata dalam mendukung tumbuh kembang generasi Indonesia yang sehat, tangguh, dan berkualitas. (*)