Dana BOK Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

Jurnalis: Pardi Sp
Editor: Rahmat Rifadin

11 Mar 2026 17:10

Thumbnail Dana BOK Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan
Depan kantor Puskesmas Kota Kutacane (Foto: Dok. P Alas/Ketik.com)

KETIK, ACEH TENGGARA – Polemik terkait pengelolaan Dana Bantuan Operasional Kesehatan (BOK) di Puskesmas Kota Kutacane, Kabupaten Aceh Tenggara, terus bergulir dan menjadi perhatian publik.

Setelah sebelumnya muncul sorotan terkait transparansi penggunaan dana tersebut, kini mencuat dugaan adanya modus permainan anggaran serta mekanisme klaim layanan BPJS yang dinilai perlu ditelusuri secara serius oleh pihak berwenang.

Sejumlah sumber yang dihimpun ketik.com menyebutkan, dalam pengelolaan anggaran kesehatan di tingkat puskesmas, potensi penyimpangan dapat terjadi melalui berbagai pola.

Mulai dari kegiatan yang dilaporkan namun tidak sepenuhnya terlihat realisasinya di lapangan, hingga dugaan ketidaksesuaian antara data pelayanan pasien dengan klaim yang diajukan ke BPJS.

Baca Juga:
Gowes ke Sekolah, Kapospol Jeumpa Jadi Pembina Upacara dan Inspirasi Siswa

Sorotan tersebut juga disampaikan oleh Ketua Sepuluh Pemuda Aceh Tenggara, Dahrinsyah, yang mendesak Inspektorat, Aparat Penegak Hukum (APH), serta pihak Kejaksaan untuk melakukan audit dan pemeriksaan secara menyeluruh terhadap pengelolaan dana kesehatan di Puskesmas Kota Kutacane.

“Jika memang tidak ada masalah, tentu tidak perlu ada yang ditutup-tutupi. Justru audit sangat penting agar semuanya jelas dan transparan di hadapan publik,” kata Dahrinsyah kepada Ketik.com, Rabu (11/3/2026).

Ia menilai, dana BOK merupakan anggaran negara yang harus dikelola secara terbuka dan dapat dipertanggungjawabkan, karena dana tersebut diperuntukkan untuk menunjang pelayanan kesehatan masyarakat.

“BOK itu bukan dana kecil. Jika pengelolaannya tidak transparan, wajar jika publik mempertanyakan. Karena itu kami meminta Inspektorat dan APH melakukan pemeriksaan secara menyeluruh,” tegasnya.

Baca Juga:
Tak Perlu Antre Lama, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Madura Sebut Klaim Bisa Lewat Antrean Online

Menurut Dahrinsyah, terdapat beberapa hal yang menjadi perhatian publik dan perlu ditelusuri lebih lanjut oleh pihak berwenang. Di antaranya terkait kegiatan yang dilaporkan dalam penggunaan dana BOK yang diduga tidak sepenuhnya terlihat realisasinya di lapangan, penggunaan anggaran operasional yang dinilai kurang transparan, serta adanya kecurigaan ketidaksesuaian antara data pelayanan pasien dengan klaim BPJS yang diajukan.

Ia menegaskan, apabila benar terdapat ketidaksesuaian antara pelayanan yang diberikan dengan klaim BPJS, maka hal tersebut berpotensi merugikan keuangan negara.

“Karena itu perlu audit menyeluruh. Jangan sampai ada praktik yang merugikan negara dan masyarakat,” ujarnya.

Sementara itu, wartawan sudah berupaya melakukan konfirmasi kepada Kepala Puskesmas Kota Kutacane, Widyawati, SKM, M.KM, guna meminta klarifikasi terkait berbagai pertanyaan publik mengenai pengelolaan dana BOK dan klaim BPJS tersebut.

Namun, saat didatangi ke kantor Puskesmas Kota Kutacane, yang bersangkutan tidak berada di tempat. Upaya konfirmasi juga dilakukan melalui pesan WhatsApp, namun hingga berita ini diterbitkan belum mendapat tanggapan. (*)

Baca Sebelumnya

Bupati Safriadi Oyon Pastikan Verifikasi Ulang Rehab Rumah Pasca Banjir

Baca Selanjutnya

DWP Unair Bersama BNI Gelar Baksos Ramadan, 1.000 Paket Sembako Disalurkan

Tags:

Puskesmas Kota Kutacane Lidik BOK bpjs Aceh Tenggara Aceh

Berita lainnya oleh Pardi Sp

Baitul Mal Aceh Tenggara Salurkan Zakat Senilai Rp1 Miliar untuk 2.780 Orang, Bupati: Jangan Ada Potongan

18 Maret 2026 13:23

Baitul Mal Aceh Tenggara Salurkan Zakat Senilai Rp1 Miliar untuk 2.780 Orang, Bupati: Jangan Ada Potongan

Dana BOK Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

11 Maret 2026 17:10

Dana BOK Puskesmas Kota Kutacane Aceh Tenggara Jadi Sorotan, Transparansi Dipertanyakan

Bulog Kutacane Salurkan Bantuan, Dua Wilayah Terdampak Banjir Terpenuhi Kebutuhan Warganya

26 Januari 2026 13:11

Bulog Kutacane Salurkan Bantuan, Dua Wilayah Terdampak Banjir Terpenuhi Kebutuhan Warganya

Peringati Isra Miraj, Wabup Aceh Tenggara Ajak Teladani Kesabaran Rasulallah SAW

23 Januari 2026 17:00

Peringati Isra Miraj, Wabup Aceh Tenggara Ajak Teladani Kesabaran Rasulallah SAW

Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhri: Kehadiran PT Kocan Mutiara Sawit Prioritaskan Tenaga Lokal

24 September 2025 16:12

Bupati Aceh Tenggara Salim Fakhri: Kehadiran PT Kocan Mutiara Sawit Prioritaskan Tenaga Lokal

Dansatgas TMMD Kodim 0108 Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan Ke-80 RI

17 Agustus 2025 13:48

Dansatgas TMMD Kodim 0108 Aceh Tenggara Pimpin Upacara HUT Kemerdekaan Ke-80 RI

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar