Dampak Cuaca Ekstrem di Pekalongan, Sejumlah KA Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat

17 Januari 2026 11:00 17 Jan 2026 11:00

Thumbnail Dampak Cuaca Ekstrem di Pekalongan, Sejumlah KA Tujuan Surabaya dan Malang Terlambat

(Foto: Humas PT KAI Daop 8 Surabaya)

KETIK, SURABAYA – PT KAI Daop 8 mengkonfirmasi bahwa sejumlah perjalanan kereta api (KA) mengalami keterlambatan kedatangan akibat dampak cuaca ekstrem yang terjadi di wilayah Pekalongan Daop 4 dan Semarang. Intensitas hujan tinggi yang disertai genangan air di jalur utara menyebabkan sejumlah kereta api menuju Surabaya dan Malang harus melakukan rekayasa pola perjalanan demi menjaga keselamatan operasional. Kai Daop 8 Surabaya menyampaikan permohonan maaf kepada para pelanggan atas keterlambatan sejumlah perjalanan kereta api yang datang dari arah barat menuju Daop 8 Surabaya.

Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Mahendro Trang Bawono menyampaikan bahwa kondisi cuaca yang ekstrem berdampak pada kelancaran perjalanan KA yang melintas di wilayah tersebut, Sehingga beberapa perjalanan kereta api tujuan Surabaya dan Malang mengalami penambahan waktu tempuh. Untuk menjamin keselamatan an keamanan perjalanan, Kai melakukan penyesuaian operasional pada lintas utara, pembatasan kecepatan dan pengaturan pola operasi kereta api. 

“Aspek keselamatan menjadi kunci penting dalam perjalanan kereta api. Setiap jalur yang terdampak cuaca ekstrem harus melalui pemeriksaan dan pemantauan secara intensif sebelum dan selama dilalui KA. Hal ini berdampak pada penambahan waktu tempuh, namun langkah tersebut wajib dilakukan demi keselamatan pelanggan dan petugas,” ujar Mahendro.

Hingga pukul 07.30, tercatatat sebanyak 3 perjalanan kereta api menuju Daop 8 Surabaya mengalami keterlambatan. Diantaranya 2 KA terlambat datang di Stasiun Surabaya Pasarturi dan 1 KA terlambat datang di Stasiun Malang dengan rentang keterlambatan antara 200 hingga 300 menit. Ke 3 KA tersebut adalah KA Argo Anjasmoro relasi Gambir - Surabaya Pasarturi, KA Harinasi relasi Bandung - Surabaya Pasarturi dan KA Jayabaya relasi Pasarsenen - Malang.

Sementara itu, untuk keberangkatan kereta api dari Daop 8 Surabaya hingga pukul 09.00 WIB, terdapat 18 perjalanan kereta api berangkat tepat waktu. Dari 18 perjalanan KA tersebut diantaranya 7 KA berangkat dari Stasiun Surabaya Pasarturi, 6 KA berangkat dari Stasiun Surabaya Gubeng dan 5 KA berangkat dari Stasiun Malang. 

KAI Daop 8 Surabaya terus melakukan koordinasi dengan seluruh unit terkait pelayanan penumpang agar tetap optimal. Upaya normalisasi perjalanan terus dioptimalkan seiring dengan membaiknya kondisi cuaca dan dinyatakan jalur suddah aman untuk dilalui kereta api.

Untuk mengantisipasi kejadian serupa, KAI Daop 8 Surabaya melakukan koordinasi dan komunikasi secara intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) untuk memperoleh informasi prakiraan cuaca terkini sehingga Informasi tersebut menjadi dasar dalam upaya antisipasi pada cuaca ekstrem.

Sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen pelayanan kepada pelanggan, KAI telah memberikan service recovery sesuai ketentuan yang berlaku. KAI Daop 8 Surabaya berkomitmen untuk memberikan layanan terbaik dan memastikan keselamatan serta keamanan perjalanan kereta api tetap menjadi prioritas utama. 

"KAI terus melakukan pemantauan dan upaya penanganan agar perjalanan kereta api dapat kembali berjalan normal, aman, dan selamat. Kami mengucapkan terima kasih atas pengertian dan kesabaran para pelanggan akibat dampak dari cuaca ekstrem yang mengakibatkan terlambatnya kedatangan KA di wilayah Daop 8 Surabaya," tutup Mahendro. (*)

Tombol Google News

Tags:

KAI Daop 8 Delay