KETIK, MALANG – Kepolisian terus mendalami kasus penemuan bayi perempuan di dalam kardus yang berada di Jalan Sudanco Supriadi Gang IX RT 10 RW 4, Kecamatan Sukun, Kota Malang. Dalam proses penyelidikan ini, jajaran Unit Reskrim Polsek Sukun fokus melacak keberadaan pelaku. 

Penyelidikan dilakukan secara intensif dengan mengumpulkan berbagai petunjuk di lokasi kejadian. Meski terdapat kamera CCTV di sekitar area tersebut, posisinya tidak menyorot ke titik lokasi pembuangan bayi.

"Penyelidikan terkait kasus penemuan bayi di wilayah Sukun masih terus dilakukan. Ada CCTV, namun setelah dicek tidak menyorot ke arah lokasi kejadian," ujar Kasi Humas Polresta Malang Kota, Ipda Lukman Sobikhin pada Selasa, 20 Oktober 2026.

Pihak kepolisian belum dapat memastikan apakah pelaku merupakan warga sekitar atau pihak luar. Hingga kini, personel masih berada di lapangan untuk melakukan pendalaman dan mengumpulkan keterangan saksi.

"Hingga saat ini, pelakunya masih belum diketahui. Personel Unit Reskrim Polsek Sukun telah dikerahkan turun ke lapangan untuk melakukan pendalaman," jelasnya. 

Baca Juga:
Senyum Pagi di Jalan Bandung, Kapolresta Malang Kota Turun Jalan Demi Keselamatan Anak Sekolah

Ipda Lukman juga mengimbau kepada masyarakat yang mengetahui segala informasi untuk segera disampaikan ke kepolisian untuk membantu proses penyelidikan. 

"Kami terus berupaya mengusut perkara penemuan bayi ini hingga identitas dan motif pelaku terungkap," pungkasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, warga di Jalan Sudanco Supriadi Gang IX RT 10 RW 4 Kecamatan Sukun Kota Malang digegerkan oleh penemuan bayi perempuan pada Senin, 19 Oktober 2026 pagi. Bayi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga bernama Hariyanto sekitar pukul 05.00 WIB.

Saat ditemukan, bayi malang tersebut berada di dalam kardus yang diletakkan di bawah pohon pisang di pinggir lahan kosong. Bayi ditemukan dalam kondisi hidup dengan posisi tengkurap tanpa mengenakan pakaian, namun di dalam kardus terdapat selimut kecil serta sebotol susu.

Baca Juga:
Kaget Lihat Banyak Mahasiswa Berjualan di Pasar Klojen Malang, Kemendag Langsung Siapkan Program Ini

Setelah itu, bayi tersebut dibawa ke bidan setempat untuk diberikan penanganan awal. Kemudian sekitar pukul 05.30 WIB, polisi dan tim medis datang untuk dievakuasi ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA) Malang untuk mendapatkan penanganan medis. (*)