Cucun A Syamsurijal: Tantangan Kepala BI Jabar Kendalikan Inflasi Daerah yang Masih di Atas Rata-rata Nasional

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

27 Apr 2024 15:45

Thumbnail Cucun A Syamsurijal: Tantangan Kepala BI Jabar Kendalikan Inflasi Daerah yang Masih di Atas Rata-rata Nasional
Waka Bangar DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal bersama Penjabat Gubernur Jabar Bey Machmudin saat pengukuhan Kepala Perwakilan BI Jabar di Kantor BI Jabar. (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Perwakilan Bank Indonesia Jawa Barat (BI Jabar)  resmi dikepalai oleh Muhamad Nur yang sebelumnya adalah Kepala Perwakilan BI Riau. Sementara Kepala Perwakilan BI Jabar sebelumnya, Erwin Gunawan Hutapea, kini menjadi Kepala Perwakilan BI Jawa Timur.

Pengukuhan Kepala Perwakilan BI Jabar digelar di Kantor BI Jabar, Jumat (26/4./2024), disaksikan langsung Deputi Gubernur BI, para anggota Komisi XI DPR RI, perwakilan Badan Anggaran DPR RI dan Forkopimda Jabar.

Wakil Ketua Badan Anggaran (Bangar) DPR RI Cucun Ahmad Syamsurijal berharap dengan dikukuhkannya M Nur sebagai Kepala Perwakilan BI Jabar bisa lebih memaksimalkan fungsi BI yang salah satunya untuk menjaga stabilitas moneter dan fiskal serta tingkat inflasi.

"Tantangan Pak Nur sebagai Kepala Perwakilan BI Jabar cukup berat, di tengah kekhawatiran inflasi yang masih tinggi.Termasuk Jabar sendiri kan tingkat inflasinya 3,09 persen itu melebihi rata-rata nasional yang 2,75 persen. Untuk itu BI Jabar harus memaksimalkan fungsinya," kata Cucun kepada ketik.co.id.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Menurutnya kekhawatiran ini pun cukup beralasan mengingat kondisi geo politik yang tidak terkendali, nilai tukar rupiah yang menurun, ketidakpastian pasar keuangan global, juga harga minyak dunia yang terus naik.

"Kondisi seperti ini cukup dilematis, sehingga BI pun harus menaikan BI Rate atau tingkat suku bunga acuan sampai 25 basis pon dari 6 menjadi 6,25 persen. Karena itu BI Jabar perlu intens berkoordinasi dengan Tim Pengendali Inflasi Daerah (TPID) Pemprov Jabar untuk pengendalian inflasi dan memitigasi dampak rambatan memburuknya risiko global," papar Cucun yang juga Ketua Fraksi PKB DPR RI ini. 

Ditanya terkait keberpihakan program BI ke kalangan pondok pesantren, menurut Cucun hal itu masih menjadi program unggulan BI. Cucun bilang, BI harus terus mendorong pembangunan entrepreneurship di lingkup pesantren. Salah satu upayanya dengan mendirikan koperasi sekunder bagi Himpunan Ekonomi Bisnis Pesantren (Hebitren) Wilayah Jawa Barat

"Ya itu, kan salah satunya program Hebitren BI harus terus dikembangkan ke daerah-daerah di Jawa Barat. Selain untuk memperkerat hubungan antara BI dengan kalangan pesantren, juga hubungan antara pesantren satu dengan yang lainnya yang dimediasi oleh BI, sehingga bisa memperkuat akses pasar dari produk-produk pesantren," papar Cucun.

Baca Juga:
Kolaborasi Bupati Safaruddin dan Jamaluddin Idham Dorong Kampung Nelayan Modern Abdya

Sementara itu Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin berharap Kantor Perwakilan BI Jabar dapat terus bersinergi di bawah pimpinan barunya. 

BI Jabar sangat diperlukan khususnya dalam menganalisis dan mendorong potensi ekonomi di Jabar menjadi sesuatu yang manfaatnya dapat dirasakan masyarakat. 

"Kami memerlukan dukungan dan kerja sama dari BI Jabar khususnya mengenai analisis potensi ekonomi di Jabar," ungkap Bey 

Bey menuturkan, hasil analisis BI Jabar terkait potensi ekonomi akan menjadi pedoman bagi Pemda Provinsi Jabar dalam membuat kebijakan khususnya pada sektor industri kreatif, pariwisata, pertanian, dan teknologi informasi.

"Pengendalian inflasi pangan tentunya menjadi prioritas kita bersama di tahun 2024 ini dan tentunya peran BI Jabar untuk menjaga makro ekonomi di Jabar sangat menentukan," kata Bey.(*)

 

Baca Sebelumnya

Kerap Meresahkan, Polres Cianjur Tangkap Pembuat Website Aplikasi Judi Online

Baca Selanjutnya

Kenangan Fakhri Husaini dengan Tiga Pemainnya yang Kini Membela Timnas U-23

Tags:

CUCUN AHMAD SYAMSURIJAL bani indonesia BI Jabar bangar dpr ri DPR RI Inflasi

Berita lainnya oleh Iwa AS

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar