Coklit Serentak Pilkada 2024 Dimulai, Pantarlih Kota Madiun Targetkan Sehari 10 KK

Jurnalis: Kurniawan
Editor: M. Rifat

24 Jun 2024 17:08

Thumbnail Coklit Serentak Pilkada 2024 Dimulai, Pantarlih Kota Madiun Targetkan Sehari 10 KK
Pantarlih Kota Madiun saat melakukan kegiatan coklit di salah satu Padepokan Pencak Silat di Kota Madiun (25/6/2024) (Foto: Kurniawan/Ketik.co.id)

KETIK, MADIUN – Petugas Pemutakhiran Data Pemilih (Pantarlih) Kota Madiun memiliki target wajib melakukan Pencocokan dan Penelitian (Coklit) minimal 10 Kartu Keluarga (KK) dalam sehari.

Pada hari pertama coklit, Senin (24/6/2024), menurut Ketua KPU Kota Madiun, Pita Anjarsari sasaranya ada dua, yakni untuk masyarakat umum dan khusus.

Yang khusus merupakan perintah dari KPU Provinsi. Yakni mencari sasaran sesuai ikonik kota Madiun yang dikenal dengan kota pendekar, Senin (24/6/2024). 

"Coklit hari ini target kita setiap TPS itu sepuluh pemilih. Jadi kalau jumlahnya ada 535 TPS, berarti target kita ada 5.350 pemilih," jelas ketua KPU kota Madiun Pita Anjarsari.

Baca Juga:
Mengintip Kegiatan 59 Jemaah Praktik Manasik di Asrama Haji Surabaya, Jadi Bekal ke Tanah Suci

Pita menjelaskan, yang dimaksud sasaran khusus sesuai perintah KPU provinsi ada mendata hal-hal ikonik di kota Madiun. Misalnya, kota Madiun adalah kota pendekar, maka dipilih tokoh-tokoh pendekar yang ada di kota Madiun.

"Yang lainnya bisa mengambil tokoh masyarakat lain atau yang ada di sekitar tempa tinggal Pantarlih," tambah Pita.

Agar mudah dikenali, lanjut Pita, Pantarlih di kota Madiun dibekali atribut. Mulai rompi bertuliskan pantarlih, ID Card, serta topi yang wajib dipakai, kemudian membawa stiker coklit, data pemilih, dan alat tulis.

“Atribut itu semua wajib dipakai, karena agar dikenali identitasnya ketika datang ke rumah-rumah warga, biar tidak dikira orang lain,” jelasnya.

Baca Juga:
Bawaslu Bojonegoro Tegaskan Komitmen Kawal Demokrasi di Tengah Efisiensi

Agar kegiatan coklit berjalan lancar dan semestinya, pihak Bawaslu akan terus melakukan pengawasan terhadap jalannya coklit, meskipun 
jumlah pengawas kelurahan/desa (PKD) tidak sebanding dengan banyaknya jumlah Pantarlih.

“Kita memakai dua metode, pertama metode sampling, kedua melakukan pengawasan melekat. Harapannya Daftar Pemilih Tetap (DPT) nanti benar-benar terpercaya,” terang Komisioner Divisi Humas, Hukum, Pencegahan, dan Partisipasi Masyarakat Bawaslu Kota Madiun, Mohda Alfian.

Mohda berharap, Pantarlih yang baru dibentuk ini bekerja sesuai ketentuan dan benar-benar turun ke lapangan untuk melakukan coklit, tidak menggunakan joki atau menggunakan data lama, agar data yang dihasilkan valid. (*)

Baca Sebelumnya

Kepemimpinan Kang DS 3,5 Tahun Diapresiasi DPRD Kabupaten Bandung

Baca Selanjutnya

Dorong Pilkada Damai, Bawaslu Halsel Ajak Masyarakat Berpartisipasi di Pemutakhiran Data Pemilih

Tags:

Pantarlih haji pilkada Kota Madiun Kota Pendekar Coklit KPU Bawaslu

Berita lainnya oleh Kurniawan

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

8 Oktober 2024 09:34

SMPN 1 Kare Madiun Terpilih Jadi Tuan Rumah Program Kemenkeu Mengajar

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

8 Oktober 2024 09:17

Awali Kampanye, Cawali Madiun Maidi Jenguk Pasien di RS

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

7 Oktober 2024 20:55

Jumlah RTLH di Kabupaten Madiun Berkurang, Ini Penjelasannya

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

4 Oktober 2024 17:11

KAI Daop 7 Madiun Dapat Penghargaan Atas Kontribusi Sosial di Madiun

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

4 Oktober 2024 16:00

Beri Pengalaman Menyenangkan bagi Tamu, Aston Madiun Gelar Perayaan Hari Batik

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara  Door to  Door

3 Oktober 2024 21:39

DLH Kota Madiun Uji Emisi Kendaraan Secara Door to Door

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar