CMN Dorong Pembangunan Hukum Berlandaskan Asta Cita di HUT ke-80 Republik Indonesia

Editor: Aziz Mahrizal

17 Agt 2025 08:37

Thumbnail CMN Dorong Pembangunan Hukum Berlandaskan Asta Cita di HUT ke-80 Republik Indonesia
Ketua Bidang Hukum dan Kebijakan Publik CMN, Bayu Yusya. (Foto: CMN)

KETIK, JAKARTA – Memperingati 80 tahun Kemerdekaan Republik Indonesia, Cendikia Muda Nusantara (CMN) menegaskan bahwa arah pembangunan hukum nasional harus diletakkan berlandaskan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto–Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka. Bagi CMN, Asta Cita bukan sekadar delapan misi pembangunan, melainkan kerangka konstitusional yang menegaskan hukum sebagai fondasi menuju Indonesia Emas 2045.

Ketua Bidang Hukum dan Kebijakan Publik CMN, Bayu Yusya, menyampaikan bahwa dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI, 15 Agustus 2025, Presiden menekankan kembali UUD 1945 sebagai rancang bangun nyata bangsa. Presiden menyoroti bahaya kebocoran kekayaan negara, praktik korupsi yang menggerogoti birokrasi, serta menegaskan kembali Pasal 33 UUD 1945 sebagai benteng pertahanan ekonomi.

“Penekanan tersebut selaras dengan Asta Cita yang menggariskan pentingnya reformasi politik, hukum, dan birokrasi, serta penguatan agenda pemberantasan korupsi demi memastikan kedaulatan ekonomi nasional,” jelas Bayu melalui keterangan tertulisnya, Minggu, 17 Agustus 2025.

Bayu Yusya menjelaskan, pembangunan hukum berlandaskan Asta Cita menuntut agar hukum tidak berhenti pada teks normatif, melainkan berfungsi sebagai instrumen yang menjamin kedaulatan, menegakkan keadilan, dan memastikan hasil pembangunan dirasakan secara merata oleh seluruh rakyat. 

Baca Juga:
Penugasan Agrinas via Inpres Disorot, Akademisi Nilai Berpotensi Langgar Prinsip Pasal 33 UUD 1945

“Dalam kerangka ini, hukum hadir untuk mengawal agar cabang-cabang produksi yang menyangkut hajat hidup orang banyak benar-benar dikuasai negara dan dipergunakan sebesar-besarnya bagi kemakmuran rakyat, sejalan dengan cita-cita para pendiri bangsa,” jelasnya.

Bayu Yusya menilai, saat Presiden menegaskan pentingnya pemberantasan korupsi dan penyelamatan kekayaan negara untuk kepentingan rakyat, sesungguhnya yang dikedepankan adalah makna substantif dari pembangunan hukum berbasis Asta Cita. 

“Hukum bukan hanya alat tertib administrasi, melainkan sarana untuk menutup ruang penyelewengan, melindungi sumber daya nasional, dan mengawal arah kebijakan agar berpihak pada kesejahteraan rakyat,” ungkapnya.

Bayu Yusya menegaskan, delapan puluh tahun kemerdekaan adalah momentum untuk memastikan hukum tidak lagi bersifat kaku atau elitis, tetapi adaptif terhadap dinamika zaman tanpa kehilangan pijakan pada nilai dasar kebangsaan. 

Baca Juga:
Penugasan Agrinas Kelola Koperasi Merah Putih Tuai Sorotan, Potensi Langgar Konstitusi dan Aturan Lain

“Hukum harus menjadi perekat yang menjaga arah bangsa menuju kedaulatan dan keadilan. Inilah saatnya menegaskan kembali bahwa pembangunan hukum berlandaskan Asta Cita adalah jalan menuju Indonesia berdaulat, adil, dan makmur,” pungkas Bayu Yusya. (*)

Baca Sebelumnya

Upacara Peringatan HUT Kemerdekaan RI ke-80 di Halmahera Selatan Berlangsung Khidmat

Baca Selanjutnya

Pramuka Jadi Ekstrakurikuler Wajib Jenjang SD-SMA, Ketua Kwarda Jatim Apresiasi Mendikdasmen

Tags:

Bayu Yusya CMN Presiden Prabowo prabowo Cendikia Muda Nusantara Asta Cita

Berita lainnya oleh Aziz Mahrizal

Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

16 April 2026 15:15

Satu Dekade 'Dicuekin', Warga De Cassablanca Malang Geram Developer Tak Kunjung Beresi Dokumen Rumah

Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

16 April 2026 12:33

Beli Rumah 2 Lantai di De Cassablanca Malang, Warga Kecewa Hanya Terima Dokumen 1 Lantai

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

15 April 2026 13:59

PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

12 April 2026 14:28

Lantunan Ayat Suci Hafizah Aisyah Ar-Rumy Sejukkan Halalbihalal RT 06 De Cassablanca Malang

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

12 April 2026 12:05

Momen Halalbihalal, RT 06 De Cassablanca Kota Malang Perkuat Kolaborasi

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

9 April 2026 14:19

Waka BGN Sony Sonjaya: Program Makan Bergizi Gratis Serap 166 Ribu Tenaga Kerja di Jawa Timur

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H