Cerita Ananda Putri Salsa Bella, Lulusan Tercepat S-2 Pendidikan Sejarah UM

Jurnalis: Lalu Ahmad Albani Atsauri
Editor: Rahmat Rifadin

20 Nov 2025 21:01

Headline

Thumbnail Cerita Ananda Putri Salsa Bella, Lulusan Tercepat S-2 Pendidikan Sejarah UM
Ananda Putri Salsa Bella, lulusan tercepat Program Magister Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang, Rabu, 19 November 2025. (Foto: Dok. Ananda)

KETIK, MALANG – Ananda Putri Salsa Bella resmi menjadi lulusan tercepat Program Magister Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang (UM) setelah berhasil menyelesaikan studi hanya dalam tiga semester.

Capaian tersebut bukan tanpa alasan. Ananda mengaku memiliki motivasi kuat untuk tidak membebani orang tua dengan tambahan UKT semester empat, serta menargetkan lulus cepat.

“Supaya tidak membebani orang tua lebih banyak. Sebelumnya, saya juga menyelesaikan studi S1 dalam tujuh semester. Ini menjadi motivasi lebih,” pungkasnya, ketika diwawancara oleh Ketik.com, Kamis, 20 November 2025.

Faktor pendukung dari program studi turut memperlancar langkahnya. UM memberikan peluang kepada mahasiswa untuk melakukan seminar proposal pada libur semester dengan membayar 100 ribu per sks.

Baca Juga:
19 Siswa SMKN 3 Malang Lolos SNBP 2026, Tembus UB, UM hingga Politeknik Negeri

“Karena sempro dihitung 2 sks, saya kemudian membayar 200 ribu untuk menghemat waktu,” tambahnya.

Dalam penyusunan tesis yang berjudul “Pengembangan E-Booklet Tentang Supeni Pudjobuntoro dalam Bidang Politik untuk Menunjang Pemahaman dan Kesadaran Sejarah Siswa Kelas XII SMAN 1 Batu”, Ananda melanjutkan ketertarikannya sejak S1 terhadap tokoh perempuan Supeni Pudjobuntoro.

Atas dorongan salah satu dosen, ia mengembangkan penelitian tersebut menjadi tesis berbasis Research and Development (R&D) dengan produk e-booklet digital.

Melalui penelitian ini, ia bertujuan mengenalkan sosok perempuan yang jarang dibahas dalam historiografi Indonesia, sehingga siswa dapat memperoleh wawasan yang lebih inklusif mengenai peran perempuan dalam sejarah.

Baca Juga:
Hadirkan Opic, Konser Kemanusiaan LMI Galang Kepedulian untuk Palestina di UM

Menurutnya, produk yang ia kembangkan memberikan pengalaman belajar baru bagi siswa, sekaligus mendorong pemahaman sejarah yang lebih inklusif.

Ia menilai sebagian besar siswa hanya mengenal tokoh perempuan arus utama seperti R.A. Kartini atau Cut Nyak Dien, sehingga penting menghadirkan figur-figur lain yang selama ini luput dari buku teks sejarah.

Perjalanan menyelesaikan tesis tentu tidak lepas dari tantangan. Ia menghadapi hambatan eksternal berupa jadwal pembimbing yang sangat padat karena keduanya menjabat sebagai Rektor UM dan Dekan Fakultas Ilmu Sosial.

Dari sisi internal, ia mengakui rasa malas kerap hadir, namun motivasi lulus 3 semester selalu mengembalikan fokusnya. Manajemen waktu menjadi kunci penting baginya.

“Karena waktu kuliah hanya kamis dan jumat, di hari lainnya saya mengerjakan tugas-tugas tersebut sesuai deadline yang terdekat dan seterusnya,” tambahnya.

Keberhasilan Ananda tidak terlepas dari dukungan banyak pihak. Orang tua memberi dorongan moril dan materil, pasangan menjadi teman diskusi selama penyusunan tesis, sementara teman-teman seangkatan saling membantu agar dapat lulus bersama.

Dua dosen pembimbingnya juga berperan besar dengan tetap menyediakan waktu di tengah kesibukan, sehingga proses akademiknya dapat berjalan lancar hingga selesai tepat waktu.

“Respon keluarga dan orang terdekat turut bangga atas pencapaian saya karena mereka yang menjadi saksi bagaimana perjuangan dalam menyelesaikan studi ini,” ujarnya.

Ke depan, Ananda berharap penelitiannya dapat mendorong guru sejarah untuk lebih inovatif dalam menggunakan media pembelajaran serta lebih peka terhadap isu inklusivitas, khususnya terkait minimnya representasi perempuan dalam sejarah Indonesia.

Ia juga berencana melanjutkan studi S3 di bidang kajian perempuan jika mendapat kesempatan beasiswa, agar dapat memperdalam riset sejarah perempuan dan berkontribusi pada penulisan sejarah yang lebih setara.

Dengan capaian akademik dan fokus penelitian yang konsisten, Ananda Putri Salsa Bella menjadi contoh nyata bahwa target jelas, manajemen waktu, dan komitmen dapat membawa mahasiswa menyelesaikan studi lebih cepat tanpa mengorbankan kualitas riset. (*)

Baca Sebelumnya

Masyarakat Tuban Rame-Rame Wadul ke Anggota DPRD Jatim Freddy Poernomo dalam Jaring Aspirasi

Baca Selanjutnya

FH UB Boyong GelarJuara NMCC Piala Prof. Soedarto X, Sapu Bersih Seluruh Penghargaan Terbaik

Tags:

Ananda Putri Salsa Bella Lulusan Tercepat Program Magister Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Malang

Berita lainnya oleh Lalu Ahmad Albani Atsauri

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

28 November 2025 10:07

Mahasiswi Sastra Inggris UIN Malang Raih Bronze Medal IDEA FEST 4 Tingkat Nasional

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

28 November 2025 06:45

SMP Charis Malang Inisiasi Mission Trip, Bentuk Karakter Siswa Lewat Pentas Drama dan Charity

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

28 November 2025 06:15

Fairy Tales Reimagined: Drama Siswa SMP Charis Malang Suguhkan Kisah Klasik Bernuansa Modern

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

27 November 2025 06:30

FISIP UB Luncurkan Program Magister Ilmu Pemerintahan, Wujudkan Nyata Kontribusi Akademik

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

27 November 2025 06:00

Dorong Inovasi Kebijakan, FISIP UB Kumpulkan Akademisi dan Kepala Daerah dalam Government Academic Forum 2025

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

26 November 2025 13:24

Forum Dokter Muda UNISMA Turun ke Desa: Beri Edukasi dan Layanan Kesehatan Gratis

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar