Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Jurnalis: Ahmad Istihar
Editor: Al Ahmadi

1 Apr 2026 19:17

Thumbnail Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban
Jamintel Kejagung RI Reda Manthovani bersama Wakaban BGN Sony Sanjaya dalam keterangan pers di Pendopo Kabupaten Tuban, Rabu, 1 April 2026. (Foto: Ahmad Istihar/Ketik.com)

KETIK, TUBAN – Pengawasan program Makan Bergizi Gratis (MBG) diperkuat melalui peluncuran sistem “Jaga Dapur MBG” oleh Badan Gizi Nasional (BGN) bersama Kejaksaan Agung Republik Indonesia.

Program tersebut disosialisasikan dalam kegiatan pengawasan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di wilayah hukum Kejaksaan Negeri Tuban dan Bojonegoro yang digelar di Pendopo Krida Manunggal, Kabupaten Tuban, Rabu, 1 April 2026.

Kegiatan ini dihadiri Wakil Kepala BGN, Sony Sanjaya, serta Jaksa Agung Muda Bidang Intelijen Kejagung RI, Reda Manthovani.

Hadir pula sejumlah pemangku kepentingan daerah, termasuk Bupati Tuban Aditya Halindra Faridzky dan Bupati Bojonegoro.

Baca Juga:
SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Sony Sanjaya menyampaikan, program MBG merupakan salah satu prioritas pemerintah di bawah kepemimpinan Prabowo Subianto dengan dukungan anggaran besar, sehingga membutuhkan sistem pengawasan yang kuat dan berlapis.

Ia menjelaskan, pengawasan pertama dilakukan oleh masyarakat yang secara aktif memantau pelaksanaan program.

Untuk mendukung transparansi, seluruh SPPG diwajibkan memiliki media sosial guna melaporkan menu dan harga kepada penerima manfaat.

“Artinya masyarakat bisa langsung melakukan kontrol,” ujarnya.

Baca Juga:
Aktivis KontraS Andrie Yunus Surati Presiden Prabowo, Desak Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Selain itu, pengawasan juga melibatkan Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) serta aparat penegak hukum.

Sony mengapresiasi peluncuran aplikasi “Jaga Dapur MBG” sebagai sarana pelaporan langsung dari masyarakat terkait potensi penyimpangan di dapur.

“Ada Kejaksaan, ada Polri, dan kami sangat menghargai sistem pengawasan yang telah dibangun ini,” katanya.

Ia juga mengingatkan seluruh mitra dapur agar menjaga integritas dalam pelaksanaan program, termasuk menghindari praktik mark-up maupun penurunan kualitas makanan.

“Hati-hati, jangan melakukan mark-up, jangan menurunkan kualitas. Fokus pada program MBG yang berkualitas karena semua pihak kini ikut memantau,” tegasnya.

Sementara itu, Reda Manthovani menjelaskan bahwa keterlibatan Kejaksaan merupakan bagian dari pengawalan Program Strategis Nasional (PSN).

Ia menyebut peluncuran di Tuban juga dipicu oleh masukan dari anggota DPR terkait pelaksanaan program di daerah tersebut.

“Kita fokus ke depan, bagaimana mencegah agar hasil dari dapur SPPG sesuai dengan standar nilai yang telah ditentukan,” jelasnya.

Melalui aplikasi “Jaga Dapur MBG”, penerima manfaat dapat melaporkan kualitas makanan, termasuk jika ditemukan kekurangan gizi atau kondisi yang tidak layak.

Laporan wajib disertai bukti foto atau video untuk memastikan validitas.

Selain laporan, masyarakat juga dapat memberikan apresiasi terhadap dapur yang dinilai berkinerja baik.

Untuk memastikan keakuratan laporan, Kejaksaan akan bekerja sama dengan Asosiasi Badan Permusyawaratan Desa (Abpednas) dalam melakukan verifikasi lapangan.

“Laporan ini harus dicek, apakah benar atau hoaks. Di sinilah peran BPD untuk memastikan kebenarannya,” ujar Reda.

Ia berharap sistem ini mampu menekan potensi penyimpangan sekaligus menciptakan efek jera bagi pihak yang tidak menjalankan program sesuai ketentuan.

“Mudah-mudahan ke depan tidak ada lagi cerita negatif, atau setidaknya bisa ditekan seminimal mungkin,” pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Refleksi HUT ke-112, DPRD Kota Malang Fokus Tuntaskan Masalah Banjir hingga Kemacetan

Baca Selanjutnya

Adaptasi Krisis Energi, HKTI Jatim Dorong Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan

Tags:

Jagadapurmbg kejagungri BGN Ekonomi Bisnis sppgtuban mitradapurtuban kareg bgnwil2 SPPI Kejagung Jaga Dapur MBG Makan bergizi gratis tuban Bojonegoro Pengawasan Program Prabowo Subianto

Berita lainnya oleh Ahmad Istihar

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

18 April 2026 19:45

SPPG Mulyorejo Tuban Gandeng Damkar, Edukasi Relawan soal Mitigasi Kebakaran

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

17 April 2026 20:47

Prajurit TNI Kodim 0811 Tuban Percepat Pembangunan Jembatan Perintis Garuda Perbatasan Tuban-Blora

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

16 April 2026 19:30

Beredar Video Ulat Sayur Menu MBG dari Dapur SPPG Montong Tuban

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

14 April 2026 15:55

Mobil Operasional MBG SPPG Sendang 2 di Tuban Tabrak Pasutri, Korban Dilarikan ke Rumah Sakit

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

12 April 2026 22:41

Awak Mobil Tangki Fuel Terminal Jenu Tuban Mogok Kerja Dua Hari, Pertamina Patra Niaga Klaim Distribusi BBM Tetap Lancar

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

12 April 2026 19:54

Balap Liar di Jalan Soekarno-Hatta, 71 Unit Motor Diamankan Satlantas Polres Tuban

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend