KETIK, SITUBONDO – Upaya menjaga keamanan wilayah perairan dan mengantisipasi terjadinya penyelundupan BBM, Gas dan Narkoba, Personel Satpolairud melaksanakan kegiatan Binmas Perairan dan patroli jalan kaki di kawasan Pelabuhan Panarukan, Kecamatan Panarukan, dan Pelabuhan Kalbut, Kecamatan Mangaran, Kabupaten Situbondo, Sabtu 18 April 2026.
Kegiatan tersebut dilakukan sebagai langkah preventif untuk mengantisipasi berbagai potensi tindak pidana di jalur laut, terutama penyelundupan barang ilegal seperti BBM, gas bersubsidi, hingga peredaran narkotika melalui sejumlah pelabuhan tradisional di wilayah Kabupaten Situbondo.
Keterangan yang disampaikan Kapolres Situbondo AKBP Bayu Anwar Sidiqie melalui Kasat Polairud AKP Gede Sukarmadiyasa menegaskan bahwa pengawasan di kawasan pelabuhan dan jalur perairan menjadi perhatian serius kepolisian, mengingat wilayah pesisir memiliki peran strategis sebagai jalur distribusi barang dan aktivitas ekonomi masyarakat.
“patroli rutin dan pendekatan humanis kepada masyarakat maritim sangat penting untuk mencegah tindak kriminal laut sekaligus meningkatkan kesadaran hukum bagi para pelaku usaha transportasi laut,” kata AKP Gede.
Dalam kegiatan patroli tersebut, lanjut AKP Gede petugas juga memberikan imbauan kepada para nahkoda kapal layar motor (KLM) yang bergerak di bidang angkutan barang agar lebih waspada saat menerima titipan barang atau ekspedisi dari pihak lain.
“Nahkoda kita minta untuk selalu memeriksa isi barang yang akan dikirim, baik menuju Situbondo maupun keluar daerah, guna memastikan tidak ada muatan terlarang seperti narkoba, barang ilegal, maupun barang berbahaya lainnya,” jelas AKP Gede.
Selain patroli dialogis, imbuh AKP Gede, personel Satpolairud juga melakukan pengawasan terhadap aktivitas masyarakat maritim di area pelabuhan. Langkah ini bertujuan untuk mengantisipasi aksi pencurian di atas kapal, gangguan keamanan, serta tindak pidana perairan lainnya.
“Petugas turut memberikan edukasi kepada pengguna jasa maritim dan awak kapal agar selalu mengutamakan keselamatan kerja maupun keselamatan saat berlayar, termasuk pentingnya kelengkapan alat keselamatan di kapal,” terang AKP Gede.
Dalam patroli, sambung AKP Gede, anggota Satpolairud melakukan pengecekan dokumen kapal dan alat keselamatan terhadap KLM Samporna Baru 02 yang dinakhodai Heriyanto. Pemeriksaan juga mencakup barang bawaan kapal untuk memastikan tidak ada penyelundupan barang ilegal melalui jalur kapal tradisional.
Selain itu, kata AKP Gede, petugas juga memeriksa nelayan gardan serta barang bawaan mereka sebagai langkah pencegahan penyalahgunaan BBM subsidi jenis solar yang kerap menjadi perhatian pemerintah dan pihak berwenang lainnya.
“Melalui kegiatan ini, saya harapkan para nelayan, nahkoda, dan masyarakat pesisir semakin sadar pentingnya menjaga keamanan laut serta tidak terlibat dalam praktik penyelundupan maupun pelanggaran hukum lainnya,” jelas AKP Gede.
Lebih lanjut, AKP Gede menegaskan bahwa pengawasan atau patroli wilayah laut akan terus ditingkatkan demi menjaga keamanan jalur perairan, mendukung aktivitas ekonomi masyarakat, serta menutup ruang gerak para pelaku kejahatan lintas laut. (*)
