Cegah Munculnya Kasus Stunting Baru untuk Percepatan Penurunan Prevalensi

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

19 Jan 2024 05:15

Thumbnail Cegah Munculnya Kasus Stunting Baru untuk Percepatan Penurunan Prevalensi
Anggota Komisi IX DPR RI Wenny Haryanto saat kampanye percepatan penurunan stunting, di Taman Wisata Pasir Putih, Kel Bedahan, Kec Sawangan, Kota Depok, Kamis (18/1/24).

KETIK, DEPOK – Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (BKKBN) bersama mitra kerja Komisi IX DPR RI kembali berkampanye percepatan penurunan stunting, di Taman Wisata Pasir Putih, Kelurahan Bedahan, Kecamatan Sawangan, Kota Depok, Kamis (18/1/2024).

Perwakilan BKKBN Jawa Barat, Angela Sir Melani Winarti mengenalkan definisi stunting dan mengambil titik poin dari definisi tersebut yaitu pertama masalah kekurangan gizi pada bayi, sejak mulai usia kandungan 0-1.000 hari pertama kehidupan. Kedua, masalah penyakit kronis yang berulang pada bayi.

"Agar percepatan penurunan stunting dapat dilakukan, maka kita semua berusaha untuk mencegah munculnya stunting," tandas Angela.

Angela menjelaskan ada empat langkah yang bisa kita lakukan untuk mencegah stunting antara lain, memberikan ASI eksklusif pada bayi hingga berusia enam bulan. Memantau perkembangan anak dan membawa ke posyandu secara berkala. Mengkonsumsi secara rutin Tablet tambah Darah (TTD). Keempat, memberikan MPASI yang begizi dan kaya protein hewani untuk bayi yang berusia di atas enam bulan.

Baca Juga:
Arumi Bachsin Ajak Siswa SDN Randutatah Konsumsi Ikan, 'Superfood' Lokal Pencegah Stunting

Sementara itu Analisis Kebijakan Ahli Muda koordinator KB pada Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DP3AP2KB) Kota Depok, Intan Yustiawati, S.KM, menyebutkan Kota Depok saat ini sudah di bawah target dari nasional angka prevalensi stuntingnya di mana target nasional adalah menurunkan stunting sampai 14 persen.  

"Kota Depok saat ini angka prevalensi stuntingnya 12 persen," ujar Intan. Ia pun mengapresiasi kampanye penurunan stunting ini tepat dilakukan di Kecamatan Sawangan, sebeb angka prevelansi stunting di Sawangan saat ini masih terbilang tinggi di Kota Depok.

Sementara anggota Komisi IX DPR RI, Wenny Haryanto tetap konsisten meminta masyarakat agar bisa mengoptimalkan bonus demografi melalui pencegahan stunting sejak dini.

"Untuk mencegah stunting, maka masyarakat harus mengetahui dulu ciri-ciri stunting, baru lah dilakukan pencegahan stunting melalui empat fase atau tahapan," jelas Wenny.

Baca Juga:
Ahmad Sahroni Bongkar Modus Penipuan Catut KPK, Pelaku Minta Rp300 Juta Berakhir Ditangkap

Wenny kemudian menjelaskan ciri-ciri stunting. Antara lain proses pertumbuhan anak melambat, berat badan menurun, turunnya kekebalan tubuh, lambatnya pertumbuhan gigi, memiliki perkembangan kognitif yang lambat dan proporsi tumbuh anak tampak lebih kecil dari anak seusianya.(*)
 

Baca Sebelumnya

Ujian, Musibah dan Azab Apa Bedanya? Simak Penjelasan Dosen Lulusan Tunisia Ini

Baca Selanjutnya

Avatar Drink And Chill, Cafe Unik dengan Desain Eropa Mediteranian Modern

Tags:

DPR RI Komisi IX DPR RI Stunting BKKBN BKKBN Jabar

Berita lainnya oleh Iwa AS

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

19 April 2026 13:13

Disbud Kabupaten Bandung Kini Punya Jingle Resmi Karya Seniman Lokal

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

18 April 2026 20:44

Bupati Bandung: Tidak Perlu Kirim Karangan Bunga, Cukup Upacara dan Sidang Paripurna

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

18 April 2026 16:41

Bupati Bandung Bakal Bangun 15 Jembatan Baru di Atas Sungai Cisunggalah

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

18 April 2026 16:06

Wisatawan Australia Kepincut Borondong di Bandung Bedas Expo 2026

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

18 April 2026 15:30

Bunda Pajak Emma Dety Ajak Kader PKK Kabupaten Bandung Jadi Duta Pajak di Lingkungan Masyarakat

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

17 April 2026 15:34

Usai Buka Bandung Bedas Expo 2026, Bupati KDS Langsung Tinjau Lokasi Banjir

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend