KETIK, MALANG – Kasus Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA) menjadi sorotan Pemerintah Kota Malang. Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kota Malang mengingatkan sekolah untuk menerapkan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) serta etika batuk.
Plt. Sekretaris Disdikbud Kota Malang, Muflikh Adhim, menjelaskan sebelumnya terdapat puluhan siswa yang mengeluhkan flu. Namun, kondisi para siswa tersebut telah berangsur membaik.
"Kira-kira sekitar 50 siswa, tapi sudah berangsur-angsur kembali lagi ke sekolah. Cuma flu, enggak berat," ujarnya, Rabu, 30 September 2026.
Adhim menjelaskan, anjuran penerapan PHBS telah disampaikan melalui surat edaran dalam rangka meningkatkan kewaspadaan terhadap ISPA dan influenza.
"Ini diminta sekolah untuk mengoptimalkan edukasi kesehatan kepada warga sekolah ya. Nah, meningkatkan perilaku hidup bersih, PHBS, menerapkan etika batuk dan bersin," lanjutnya.
Baca Juga:
Kolaborasi Bhabinkamtibmas dan Kelompok Tani Cemorokandang, Hasilkan Panen Jagung 4 TonMenurutnya, berdasarkan data Sistem Kewaspadaan dan Respons (SKDR) hingga minggu ke-36 (M-36) tahun 2026, terdapat peningkatan kasus ISPA di Jawa Timur. Beberapa gejala yang biasa ditemui antara lain batuk, pilek, sakit tenggorokan, dan demam.
Selain menerapkan PHBS dan etika batuk, Disdikbud Kota Malang juga mengimbau penggunaan masker pada kondisi atau lingkungan yang berisiko terhadap penularan penyakit pernapasan, paparan polusi, maupun asap.
Warga sekolah juga diimbau menghindari kerumunan serta memeriksakan diri ke layanan kesehatan jika mengalami gejala gangguan pernapasan yang memburuk.(*)