KETIK, SURABAYA – Coca-Cola Europacific Partners Indonesia (CCEP Indonesia) dan Fakultas Teknologi Elektro dan Informatika Cerdas Institut Sepuluh Nopember (ITS) menganggas WasteTrack Mobile Apps Competition.
Kompetisi ini juga bertujuan menghadirkan terobosan aplikasi karya anak bangsa untuk mendukung ketelusuran dan pengelolaan sampah secara tepat dan terdigitalisasi melalui sistem bank sampah.
Direktur Public Affairs, Communications, and Sustainability CCEP Indonesia Lucia Karina menjelaskan kompetisi ini menunjukkan bahwa kolaborasi antara dunia pendidikan, pemerintah, industri, dan masyarakat atau dikenal dengan istilah Nona Helix.
"Menghasilkan solusi konkret bagi permasalahan lingkungan, sekaligus membuka kesempatan bagi generasi muda untuk berkontribusi langsung dalam agenda keberlanjutan nasional,” terangnya melalui keterangan tertulis pada Kamis 22 Mei 2025.
Sebagai produsen minuman kemasan, CCEP Indonesia berkomitmen menjadi katalis perubahan sistem pengelolaan sampah melalui pendekatan ekonomi sirkular yang menyeluruh. Pendekatan ini mencakup seluruh rantai nilai, dari hulu hingga hilir.
"Kami percaya bahwa pendekatan ekonomi sirkular adalah kunci masa depan yang berkelanjutan," jelasnya.
"Melalui kolaborasi dengan berbagai pihak, kami optimis dapat menciptakan dampak positif yang signifikan bagi lingkungan dan masyarakat," tambah Karina.
Pemenang Kompetisi
Tim Timses Aities dari ITS berhasil meraih Juara 1 dalam acara puncak WasteTrack Mobile Apps, Tim ini berhasil menyisihkan sembilan tim mahasiswa lain dari berbagai universitas di Indonesia.
Aplikasi yang diusung oleh Hilmi Fawwaz Sa'ad, Dian Kusumawati dan Muhammad Rayyaan Fatikhahur Rakhim itu dinilai unggul dalam aspek fungsionalitas, keberlanjutan, serta kesiapan teknis untuk diimplementasikan.
Kriteria dalam lomba ini meliputi platform terpadu berbasis digital, traceability, analisis data dan pelaporan, pencatatan jenis sampah, berat sampah yang dikumpulkan, profil bank sampah.
Selain itu riwayat transaksi, harga pembelian setiap jenis sampah, skalabilitas, data integrity, security dan privacy, serta adaptability telah diupayakan dipenuhi oleh setiap finalis dalam aplikasinya. (*)
CCEP Indonesia Gagas WasteTrack Mobile Apps Competition untuk Transformasi Pengelolaan Sampah
Jurnalis: Shinta Miranda
Editor: Muhammad Faizin
22 Mei 2025 19:06
Baca Sebelumnya
Mantan Komisioner KPK Nurul Ghufron Ditunjuk Jadi Komisaris Bank Jatim
Baca Selanjutnya
Komisi D DPRD Surabaya Tekankan Pemerataan Akses Pendidikan di SPMB 2025
Tags:
sampah Pengelolaan Sampah Timses Aities ITS WasteTrack Mobile Apps kompetisi CCEP Indonesia Coca-Cola Europacific Partners IndonesiaBerita lainnya oleh Shinta Miranda
Follow Us On:
Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!