Catatan Mahasiswa KKM 101 UIN Malang di Reruntuhan Candi Srigading

Editor: Mustopa

5 Jan 2026 20:50

Thumbnail Catatan Mahasiswa KKM 101 UIN Malang di Reruntuhan Candi Srigading
Situs Candi Srigading Kabupaten Malang (Foto: Muhammad Rianto Subakri)

KETIK, MALANG – Desa Srigading terletak di bawah kaki perbukitan Kecamatan Lawang menyimpan rahasia yang tidak semua orang mengetahuinya. Mahasiswa Kuliah Kerja Mahasiswa (KKM) kelompok 101 Arutala Pratista Universitas Islam Negeri (UIN) Maulana Malik Ibrahim Malang berkesempatan untuk mengunjungi salah satu situs yang memang kurang dikenal di Kabupaten Malang. 

Situs tersebut adalah Candi Srigading yang terletak di Desa Srigading, yang dikenal sebagai “Harta karun tersembunyi” di wilayah Malang Utara. Menurut sumber yang ada, Candi Srigading merupakan reruntuhan bata kuno yang memiliki ukuran raksasa yang membentuk gundukan tanah sekitar 2,5 meter, sehingga masyarakat setempat sering menyebutnya dengan Candi Gumuk Srigading. 

Candi Srigading ini dapat dikategorikan bangunan suci milik pemerintahan Mataram Kuno yang berpusat di Jawa Timur pada masa pemerintahan Sri Maharaja Rake Hino Pi Sindok Sri Isana Wikrama Dharmottunggadewa. Candi ini memiliki kaitan yang erat dengan beberapa prasasti yang ada diantaranya Prasasti Linggasutan, Prasasti Mucan, dan Prasasti Gulung-gulung.

Kehadiran dari para mahasiswa ini bertujuan untuk mendalami potensi sejarah lokal sekaligus membantu mempromosikan warisan budaya yang ada di Desa Srigading kepada masyarakat luas melalui media sosial agar lebih dikenal. 

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Candi Srigading sendiri ditemukan di sebuah gundukan tanah oleh warga setempat biasanya disebut dengan Candi atau Cungkup. Berbeda dengan candi-candi besar di Jawa Timur yang kebanyakan memiliki bentuk sempurna, Candi Srigading menghadirkan suasana penjelajahan yang masih berupa bangunan bata merah kuno yang baru sebagian ditemukan melalui proses penggalian. 

“Kunjungan kami ke Candi Srigading ini memberikan sudut pandang yang baru. Kami tidak hanya melihat sisa-sisa bangunan, tetapi juga bukti yang nyata bahwasanya pernah ada peradaban maju di tempat ini.” Ungkap Rian selaku ketua kelompok Arutala Pratista 101 KKM UIN Malang. 

Keberadaan Candi Srigading di tengah pemukiman dan kebun warga bukan hanya sekedar peninggalan fisik, tetapi juga menjadi simbol akar budaya masyarakat setempat. Melalui tulisan ini, munculnya harapan agar situs Candi Srigading tidak lagi menjadi “Harta Tersembunyi” yang kurang dikenal, melainkan berkembang menjadi tempat belajar sejarah dan tempat kebanggaan.

Diharapkan juga untuk kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga cagar budaya ini. Dengan kerja sama yang baik antara warga desa, pemerintah daerah, dan kalangan akademisi, situs srigading ini memiliki potensi yang besar untuk di kembangkan menjadi wisata sejarah berbasis masyarakat. 

Baca Juga:
Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Dari pengembangan ini diharapkan mampu menjadi pendorong ekonomi ekonomi yang kreatif Desa Srigading tanpa menghilangkan nilai sakral dari situs tersebut.

Lebih jauh lagi, besar harapan bagi generasi muda Desa Srigading menjadi pihak terdepan dalam melindungi warisan ini dari kerusakan. Dengan dukungan adanya teknologi digital, sejarah yang besar ini dapat tersimpan dan dikenal lebih luas, sehingga Desa Srigading dapat menjadi titik penting dalam peta sejarah Jawa Timur.(*)

Baca Sebelumnya

Rahasia Memasak Sayuran Hijau Agar Tetap Renyah dan Bergizi

Baca Selanjutnya

Angkat Kemandirian Ekonomi dan Ekologi, Mahasiswa UIN Malang Mulai KKM Mandiri di Gununggede Blitar

Tags:

Candi Srigading Lawang malang KKN UIN Malang

Berita lainnya oleh Mustopa

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

13 April 2026 21:26

Jaksa Agung Rotasi 14 Kajati, Termasuk Jawa Timur

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

11 April 2026 13:38

Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

10 April 2026 22:10

Breaking News! Bupati Gatut Sunu Wibowo Terjaring OTT KPK di Tulungagung

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

10 April 2026 18:49

Danantara Indonesia Bentuk Denera untuk Kelola Proyek PSEL

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

8 April 2026 00:00

Jangan Lampaui Batas: Peran Panti Rehabilitasi dalam Sistem Hukum Narkotika

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

7 April 2026 08:00

Napak Tilas Sejarah NU, Kota Surabaya Layak Jadi Tuan Rumah Muktamar NU Ke-35

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar