Cantika Wahono Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Bojonegoro, Dorong Penguatan Karakter dan Adaptasi Digital

Jurnalis: Sukiman
Editor: Muhammad Faizin

3 Apr 2026 09:00

Thumbnail Cantika Wahono Dikukuhkan sebagai Ibunda Guru PGRI Bojonegoro, Dorong Penguatan Karakter dan Adaptasi Digital
Usai Acara pengukuhan Ibunda Guru Bupati Bojonegoro H. Setyo Wahono, foto bersama Kadisdik Ketua PGRI dan jajarannya (Dok Humas Pemkab Bojonegoro,)

KETIK, BOJONEGORO – Dr. Hj. Sri Budi Cantika Yuli Wahono atau Cantika Wahono resmi dikukuhkan sebagai Ibunda Guru oleh PGRI Kabupaten Bojonegoro. Pengukuhan ini dirangkaikan dengan pelantikan Pengurus Cabang dan Cabang Khusus PGRI masa bakti XXII di Pendopo Malowopati, Kamis, 2 April 2026. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua PGRI Jawa Timur, Ketua PGRI Bojonegoro, serta Kepala Dinas Pendidikan setempat.

Dalam sambutannya, Bupati Bojonegoro Setyo Wahono menyoroti tantangan besar dunia pendidikan di tengah pesatnya perkembangan teknologi dan arus informasi digital. Ia menegaskan pentingnya peran guru tidak hanya sebagai pengajar, tetapi juga sebagai pendidik yang membentuk karakter siswa.

"Kalau pendidik itu punya kewajiban sampai ke etika, tata krama, dan norma," ujar Bupati Setyo Wahono.

Bupati juga mengingatkan bahwa tugas administratif memang penting, namun tanggung jawab utama guru adalah membimbing dan membentuk kepribadian peserta didik. Ia meminta para guru untuk terus beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi era digital.

Baca Juga:
Ketua DPRD Bojonegoro: Validasi Data Penting Hindari Masalah Penyaluran Insentif

"Saya minta tolong Bapak Ibu guru harus paham betul (era digitalisasi ini), agar kita bisa mewujudkan SDM unggul untuk masa depan Bojonegoro yang bahagia, makmur, dan membanggakan," tegasnya.

Selain itu, ia menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara guru dan wali murid dalam mendukung proses pendidikan. Bupati juga mengingatkan agar para pendidik memberikan teladan, termasuk tidak merokok di lingkungan sekolah.

"Jangan merokok di lingkungan tempat tugas Bapak Ibu guru sekalian," tegas Bupati.

Sementara itu, dalam pidato pengukuhannya, Cantika Wahono menyatakan bahwa peran Ibunda Guru merupakan bentuk pengabdian dalam mendukung kemajuan pendidikan. Ia mengakui kompleksitas tantangan yang dihadapi guru, mulai dari beban administrasi hingga tekanan psikososial.

"Peran Ibunda Guru sebagai mitra strategis bagi PGRI dalam mendukung peningkatan kualitas pendidikan. Juga harus mampu menjadi penggerak, pemberi motivasi sekaligus juga inspirasi bagi kita semuanya," tuturnya.

Cantika juga menegaskan komitmennya untuk membangun kolaborasi antara pemerintah daerah, PGRI, dan masyarakat dalam menciptakan ekosistem pendidikan yang berkualitas. Upaya tersebut mencakup peningkatan kompetensi dan kesejahteraan guru.

"Mudah-mudahan guru tidak hanya sebagai pengajar tapi juga pembimbing dan teladan, terutama di dalam membentuk nilai dan karakter anak didik kita," tambahnya.

Pengukuhan ini menjadi momentum penting bagi dunia pendidikan di Bojonegoro dalam menghadapi tantangan era digital. Melalui kolaborasi dan penguatan peran guru, diharapkan lahir generasi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berkarakter dan siap bersaing di masa depan.

Baca Sebelumnya

Buntut Dugaan Kriminalisasi Amsal Sitepu, DPR Desak Kejagung Evaluasi Total Kejari Karo

Baca Selanjutnya

Pemkab Brebes Kaji Penerapan WFH ASN, Sekda: Segera Terbit Surat Edaran

Tags:

Cantika Wahono Ibunda Guru Bojonegoro PGRI Bojonegoro pendidikan Bojonegoro guru era digital

Berita lainnya oleh Sukiman

Polres Bojonegoro Ungkap Dua Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan

15 April 2026 20:01

Polres Bojonegoro Ungkap Dua Kasus Curanmor, Dua Pelaku Diamankan

Hadiri Halalbihalal MUI, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Pengawasan Anak di Dunia Digital

14 April 2026 16:59

Hadiri Halalbihalal MUI, Kapolres Bojonegoro Ingatkan Pengawasan Anak di Dunia Digital

Pesan Penting Ketum PJI di Balik Meriahnya HUT Ke-1089 Nganjuk

14 April 2026 15:30

Pesan Penting Ketum PJI di Balik Meriahnya HUT Ke-1089 Nganjuk

Bangga! Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Prestisius TOP BUMD Awards 2026

14 April 2026 15:10

Bangga! Bojonegoro Raih Dua Penghargaan Prestisius TOP BUMD Awards 2026

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

13 April 2026 18:15

Seleksi Paskibra Bojonegoro 2026 Kian Ketat, 175 Peserta Lanjut ke Tahap Krusial

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

13 April 2026 17:50

Entaskan Kemiskinan Ekstrem dan Stunting, Pemkab Bojonegoro Gelontorkan Bansos Rp8,32 Miliar

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H