Campor Lorjuk Bu Iis di Pamekasan, Warung Sederhana yang Jadi Jujugan Para Pesohor

Editor: Dendy Ganda Kusumah

23 Mar 2026 03:00

Thumbnail Campor Lorjuk Bu Iis di Pamekasan, Warung Sederhana yang Jadi Jujugan Para Pesohor
Trio reviewer otomotif papan atas Indonesia, Om Mobi, Fitra Eri, dan Ridwan Hanif, sedan menikmati campor lorjuk di Warung Bu Iis, Pamekasan. (Foto: Youtube Autonetmagz)

KETIK, PAMEKASAN – Campor Lorjuk merupakan salah satu kuliner khas Kabupaten Pamekasan, Madura, yang cukup populer di kalangan warga maupun wisatawan. Banyak warung yang menawarkan makanan khas berkuah ini di pelbagai sudut Pamekasan.

Salah satu yang cukup dikenal adalah Warung Campor Lorjuk Bu Iis yang berada di kawasan Gladak Serang, Dusun Mongging, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Yang membuat Warung Bu Iis berbeda dari warung lainnya adalah para pengunjungnya. Warung sederhana ini kerap menjadi jujugan sejumlah pesohor ketika berada di Pamekasan.

Beberapa nama yang pernah mampir ke warung Bu Iis di antaranya adalah Dian Sastrowardoyo, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra saat proses syuting film Aruna & Lidahnya. Tak hanya itu, warung ini juga pernah dikunjungi trio reviewer otomotif ternama Indonesia, yakni Om Mobi, Fitra Eri, dan Ridwan Hanif.

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Sumenep Diprediksi Berawan Hari Ini! Cek Daerahmu Sekarang

Campor Lorjuk sendiri merupakan kuliner khas Madura yang menggunakan lorjuk sebagai bahan utama. Lorjuk adalah sejenis kerang laut bercangkang panjang dengan ukuran tubuh sekitar tiga sentimeter. Kerang ini hidup di dasar laut dan biasanya dicari saat air laut surut.

Waktu mencari lorjuk pun tidak lama, hanya sekitar dua hingga tiga jam ketika air laut benar-benar surut. Di Madura, lorjuk kerap diolah menjadi berbagai hidangan, seperti pepes. Sementara air rebusannya dapat diolah menjadi petis dengan cita rasa khas.

Dalam satu porsi Campor Lorjuk, terdapat beragam isian yang membuat hidangan ini kaya rasa dan tekstur. Di dalam mangkuk biasanya berisi irisan lontong, soun, kecambah goreng, serta remahan rempeyek.

Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan kuah campor berwarna merah dan ditaburi lorjuk di atasnya. Kuah campor yang menjadi ciri khas hidangan ini juga menggunakan bahan dasar lorjuk yang diolah menjadi petis. Dari sinilah warna merah kuah tercipta, sekaligus memberikan rasa gurih yang khas dan menggugah selera.

Baca Juga:
Pantai Jumiang Pamekasan, Menyusuri Kisah Buju’ Adirasa di Selatan Madura

Pemilik warung, Bu Iis, menjelaskan bahwa nama Campor Lorjuk berasal dari cara penyajiannya yang mencampurkan berbagai bahan dalam satu mangkuk.

“Kenapa disebut Campor Lorjuk, karena semua bahannya dicampur. Selain lorjuk, ada juga krupuk, kecambah, soun, dan lontong,” kata Bu Iis.

Meski warungnya sederhana, Campor Lorjuk Bu Iis memiliki banyak penggemar. Dalam sehari, ia bisa menjual sekitar 50 hingga 100 porsi Campor Lorjuk kepada para pelanggan yang datang silih berganti.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pamekasan, mencicipi Campor Lorjuk di warung Bu Iis bisa menjadi pengalaman kuliner yang menarik. Selain menikmati hidangan khas Madura yang autentik, pengunjung juga bisa merasakan sensasi menyantap kuliner legendaris yang pernah menjadi jujugan para pesohor. (Campor Lorjuk merupakan salah satu kuliner khas Kabupaten Pamekasan, Madura, yang cukup populer di kalangan warga maupun wisatawan. Banyak warung yang menawarkan makanan khas berkuah ini di berbagai sudut wilayah Pamekasan.

Salah satu yang cukup dikenal adalah Warung Campor Lorjuk Bu Iis yang berada di kawasan Gladak Serang, Dusun Mongging, Kecamatan Pademawu, Kabupaten Pamekasan.

Yang membuat Warung Bu Iis berbeda dari warung lainnya adalah para pengunjungnya. Warung sederhana ini kerap menjadi jujugan sejumlah pesohor ketika berada di Pamekasan.

Beberapa nama yang pernah mampir ke warung Bu Iis di antaranya adalah Dian Sastrowardoyo, Hannah Al Rashid, dan Nicholas Saputra saat proses syuting film Aruna & Lidahnya. Tak hanya itu, warung ini juga pernah dikunjungi trio reviewer otomotif ternama Indonesia, yakni Om Mobi, Fitra Eri, dan Ridwan Hanif.

Campor Lorjuk sendiri merupakan kuliner khas Madura yang menggunakan lorjuk sebagai bahan utama. Lorjuk adalah sejenis kerang laut bercangkang panjang dengan ukuran tubuh sekitar tiga sentimeter. Kerang ini hidup di dasar laut dan biasanya dicari saat air laut surut.

Waktu mencari lorjuk pun tidak lama, hanya sekitar dua hingga tiga jam ketika air laut benar-benar surut. Di Madura, lorjuk kerap diolah menjadi berbagai hidangan, seperti pepes. Sementara air rebusannya dapat diolah menjadi petis dengan cita rasa khas.

Dalam satu porsi Campor Lorjuk, terdapat beragam isian yang membuat hidangan ini kaya rasa dan tekstur. Di dalam mangkuk biasanya berisi irisan lontong, mi soun yang telah dimasak, kacang dengan bumbu manis, kecambah goreng, serta remahan rempeyek.

Semua bahan tersebut kemudian disiram dengan kuah campor berwarna merah dan ditaburi lorjuk di atasnya. Kuah campor yang menjadi ciri khas hidangan ini juga menggunakan bahan dasar lorjuk yang diolah menjadi petis. Dari sinilah warna merah kuah tercipta, sekaligus memberikan rasa gurih yang khas dan menggugah selera.

Pemilik warung, Bu Iis, menjelaskan bahwa nama Campor Lorjuk berasal dari cara penyajiannya yang mencampurkan berbagai bahan dalam satu mangkuk.

“Kenapa disebut Campor Lorjuk, karena semua bahannya dicampur. Selain lorjuk, ada juga krupuk, kecambah, soun, dan lontong,” kata Bu Iis.

Meski warungnya sederhana, Campor Lorjuk Bu Iis memiliki banyak penggemar. Dalam sehari, ia bisa menjual sekitar 50 hingga 100 porsi Campor Lorjuk kepada para pelanggan yang datang silih berganti.

Bagi wisatawan yang berkunjung ke Pamekasan, mencicipi Campor Lorjuk di warung Bu Iis bisa menjadi pengalaman kuliner yang menarik. Selain menikmati hidangan khas Madura yang autentik, pengunjung juga bisa merasakan sensasi menyantap kuliner legendaris yang pernah menjadi jujugan para pesohor.(*)

Baca Sebelumnya

Jangan Panik di Jalan! Ini 8 Pos Pengamanan Polres Malang yang Siap Bantu Pemudik

Baca Selanjutnya

Tips Jaga Kesehatan Tubuh di Tengah Kemeriahan Lebaran

Tags:

Campor Lorjuk Campor Lorjuk Bu Iis Pamekasan Dian Sastro Hannah Al-Rashid nicholas saputra Om Mobi Ridwan Hanif Fitra Eri Kuliner Madura Kuliner Pamekasan

Berita lainnya oleh Dendy Ganda Kusumah

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

15 April 2026 18:56

Peluang Berkontribusi di Dunia Pendidikan, Pemkot Malang Buka Seleksi Anggota Dewan Pendidikan 2026–2030

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

14 April 2026 06:49

Arema FC Resmi Jalin Kerja Sama dengan RS Hermina Tangkubanprahu Malang

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

14 April 2026 06:29

Melampaui Kebaya: R.A. Kartini dan Relevansi Kesetaraan Gender Ditinjau dari Stereotype Content Model

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

13 April 2026 13:26

Sekda Kabupaten Malang Budiar Anwar Kunjungi Graha Ketik, Tekankan Peran Media Kawal Pembangunan

Mindful Living Tanpa Plastik

11 April 2026 20:13

Mindful Living Tanpa Plastik

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

9 April 2026 13:12

Hujan Deras Disertai Es Turun di Sawojajar Kota Malang

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H