KETIK, SITUBONDO – Camat Asembagus Faishol Afandi turut mendampingi Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) Badan Pusat Statistik (BPS) melakukan pendampingan petugas lapangan (PPL) dalam rangka verifikasi dan validasi data sensus ekonomi, Kamis 25 Juni 2026.

Dalam pelaksanaan kegiatan verifikasi dan validasi (verval) data bersama responden dan Pendamping PKH di Desa Kertosari, Kecamatan Asembagus, Kabupaten Situbondo, Jawa Timur, berlangsung khidmat.

Kegiatan ini bertujuan untuk memastikan akurasi dan kualitas data yang dihimpun dari masyarakat sehingga dapat menjadi dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan yang tepat sasaran.

Dalam pelaksanaannya, petugas melakukan pengecekan langsung kepada responden guna mencocokkan data yang telah tercatat dengan kondisi riil di lapangan.

Camat Asembagus Faishol menyampaikan bahwa pemerintah kecamatan mendukung penuh kegiatan pendataan yang dilakukan BPS.

Baca Juga:
Camat Asembagus dan Kepala SDN 1 Perante Kunjungi Rumah Murid yang Setahun Tak Sekolah

Menurutnya, data yang valid dan akurat sangat penting untuk mendukung program pembangunan serta berbagai kebijakan pemerintah yang berpihak kepada masyarakat.

Dengan adanya pendampingan dan kerja sama yang baik antara pemerintah kecamatan, pemerintah desa, petugas BPS, dan masyarakat, diharapkan proses verifikasi dan validasi data dapat berjalan lancar serta menghasilkan data yang berkualitas dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Kegiatan ini menyasar warga di wilayah Kertosari untuk mendapatkan data yang akurat dan riil di lapangan. Dalam proses pendataan, tim yang dipimpin oleh Koordinator Statistik Kecamatan (KSK) bekerja sama dengan pendamping Program Keluarga Harapan (PKH) untuk memastikan proses berjalan lancar,” jelas Faishol.

​"Kami melakukan pendampingan kepada PPL sebagai pencacah untuk mendata responden. Tujuannya adalah agar responden diajak berinteraksi secara aktif, sehingga data yang dikumpulkan benar-benar kondisi riil di lapangan," ujar Koordinator Statistik Kecamatan.

Baca Juga:
Camat Asembagus Situbondo Warning Petugas Sensus: Jangan Isi Data Berdasarkan Asumsi

Kegiatan ini menghadapi beberapa tantangan, salah satunya adalah keragaman kondisi lapangan di setiap daerah. Di beberapa tempat, masih ditemukan kendala pendataan, seperti rumah yang dihuni oleh dua Kartu Keluarga (KK) yang mana salah satunya hanya menumpang.

Selain itu, terdapat perbedaan metode verifikasi data di setiap daerah tergantung pada keunikan wilayah masing-masing.

​Hasil pendataan sensus ekonomi ini diharapkan dapat menjadi dasar bagi pemerintah dalam menentukan arah kebijakan pembangunan kedepannya.

Masyarakat diimbau untuk memberikan informasi yang jujur dan sesuai dengan kondisi sebenarnya demi keakuratan data yang akan diolah.

“Kita akan mengawasi pendataan lapangan di beberapa tempat secara acak dan random. Hal ini dilakukan agar seluruh petugas lapangan (PPL) dapat melaksanakan pendataan secara relevan sehingga data yang dihasilkan akurat dan valid,” pungkas Camat Asembagus. (*)