Bus Listrik Produksi PT MAB Miliki Kandungan TKDN Tertinggi di Indonesia

Jurnalis: Husni Habib
Editor: Muhammad Faizin

1 Nov 2024 17:30

Thumbnail Bus Listrik Produksi PT MAB Miliki Kandungan TKDN Tertinggi di Indonesia
Bus Listrik Produksi PT MAB. (Foto: Suara.com)

KETIK, JAKARTA – Menjawab kebutuhan transportasi massal di Indonesia, PT Mobil Anak Bangsa (MAB) resmi memperkenalkan produk terbarunya kepada khalayak. Produk terbaru yang diluncurkan adalah Bus Listrik Sedang MD8-E Low Entry dan Bus Listrik Besar MD12 E Normal Floor.

Kedua kendaraan ini merupakan kendaraan listrik ramah lingkungan yang menawarkan solusi transportasi perkotaan yang berkelanjutan, dan juga mendukung pengurangan emisi karbon.

President Director PT MAB, Kelik Irwantono mengatakan salah satu hal yang menarik dari bus ini adalah kandungan Tingkat Komponen Dalam Negeri (TKDN) yang tertinggi di Indonesia untuk kategori kendaraan listrik.

Berdasarkan sertifikasi TKDN yang diterbitkan pada 17 September 2024 lalu. Kedua kendaraan listrik PT MAB memiliki kandungan TKDN di atas 40 persen.

Baca Juga:
Modifikasi Itasha Kian Digemari di Kota Malang, Gabungan Hobi Antara Anime dan Otomotif

"Bus Listrik Sedang MD8-E Low Entry ini memiliki TKDN sebesar 43,58 persen. Nilai ini menjadikannya sebagai kendaraan komersial berbasis listrik pertama yang mengantongi TKDN setinggi itu," kata Kelik dilansir dari Suara.com jaringan media nasional Ketik.co.id, Jumat 1 November 2024.

"Sementara itu untuk Bus Listrik Besar MD12 E Normal Floor kandungan TKDN nya sebesar 43,42 persen," imbuhnya.

Dengan kandungan TKDN yang begitu besar, tentu kedua produk PT MAB tersebut mendapatkan beberapa insentif dari pemerintah. Salah satunya adalah berupa pembebasan Pajak Pertambahan Nilai (PPN) bagi kendaraan listrik yang memiliki TKDN di atas 40 persen.

Aturan tersebut sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) No.38/PMK.03/2023. Dengan demikian dua bus listrik MD8-E Low Entry dan MD12 E Normal Floor buatan PT MAB berhasil mendapatkan pembebasan PPN.

Baca Juga:
Ngaku Hobi Otomotif, Ali Syakieb Ajak Biker Tertib dan Tolak Knalpot Brong

"Kebijakan ini adalah bagian dari upaya pemerintah untuk mendorong industri kendaraan listrik dalam negeri serta mempercepat adopsi kendaraan berbasis baterai," tambahnya.

Dengan insentif PPN yang diberikan oleh pemerintah, maka otomatis harga jual kedua kendaraan listrik tersebut bisa dibilang cukup kompetitif dengan para pesaing. Selain itu insentif ini juga membantu menurunkan biaya operasional sehingga mendorong penggunaan kendaraan ramah lingkungan di sektor publik maupun swasta.

"Peningkatan TKDN ini menjadi salah satu prioritas perusahaan untuk mendukung kebijakan pemerintah sekaligus memperkuat industri kendaraan listrik nasional," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

DPRD Surabaya Desak RHU Terapkan Standar Operasional Pengendalian Risiko

Baca Selanjutnya

Intip Gagasan Calon Kepala Daerah Kota Malang dalam Membangun Sinergi untuk Malang Raya

Tags:

otomotif PT MAB PPN bus listrik TKDN Transportasi ramah lingkungan

Berita lainnya oleh Husni Habib

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

29 Juli 2025 11:08

Kolaborasi SMAN 19 Surabaya dan BKKBN Jatim Edukasi Siswa Soal Kesehatan Mental

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

28 Juli 2025 20:20

Awas Screen Time Berlebihan dapat Mengganggu Tumbuh Kembang Anak

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

25 Juli 2025 22:00

Laviere Bar & Lounge Tampilkan Eksplorasi Rasa Berkelas Lewat Bar Takeover Spesial

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

25 Juli 2025 13:48

Kumpul Kenyang di Favehotel Rungkut, Makan Enak Bareng Keluarga dengan Beragam Menu Favorit

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

25 Juli 2025 12:32

Pelindo Tambah X-Ray di Terminal GSN, Tingkatkan Keamanan Pelayaran Laut

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

24 Juli 2025 13:36

ITS Gelar Workshop Gender Action Plan, Dorong Inklusivitas dan Kesetaraan di Kampus

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar