Bupati Subandi Bakal Telisik PAD Sidoarjo di Setiap Dinas, Ini Alasan Kuatnya

Editor: Fathur Roziq

9 Apr 2026 06:49

Thumbnail Bupati Subandi Bakal Telisik PAD Sidoarjo di Setiap Dinas, Ini Alasan Kuatnya
Retribusi parkir kendaraan di pasar merupakan salah satu sumber pendapatan asli daerah (PAD) Kabupaten Sidoarjo. Retribusi parkir di tepi jalan umum ditarget Rp 13,5 miliar pada 2026 ini. (Foto: Fathur Roziq/Ketik.com)

KETIK, SIDOARJO – Pemkab Sidoarjo terus berupaya mendongkrak pundi-pundi pendapatan daerah. Demi menutup pengurangan Rp 640-an miliar dana transfer dari pusat ke APBD Sidoarjo 2026, Bupati Subandi akan menelisik pos-pos pendapatan di masing-masing organisasi perangkat daerah (OPD). Naik atau turun, harus jelas alasannya.

”Contohnya pasar. Kita akan tahu di setiap pasar retribusinya seperti apa. Jumlah stannya berapa. Target pendapatan berapa,” kata Bupati Subandi di sela-sela melakukan inspeksi mendadak ke Tempat Penampungan Sementara (TPS) Sampah di Desa Terungkulon, Kecamatan Krian, pada Rabu (8 April 2026).

Target pendapatan retribusi dari pasar semula Rp 18 miliar turun menjadi Rp 12 miliar dengan alasan kondisi ekonomi, tidak bisa dilakukan begitu saja. Pengurangan target harus didasari oleh kajian yang jelas.

Contoh lain di Dinas Penanaman Modal dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPM PTSP). Berapa jumlah izin pendirian dan pajak reklame yang dilaporkan. Berapa yang tidak dilaporkan. Semua akan dipantau secara periodik.

Baca Juga:
Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Pemantauan pos-pos pendapatan asli daerah itu bisa dilakukan bila setiap OPD membuka dashboard. Setiap hari, setiap 3 bulan, bupati akan bisa memantau. Berapa detail pendapatan, bupati harus tahu. Pajak hotel, restoran, dan sebagainya.

Informasi yang diperoleh Ketik.com menyebutkan, PAD Kabupaten Sidoarjo mencapai Rp 1,921 triliun pada 2021; Rp 1,801 triliun pada 2022; Rp 2,050 triliun pada 2023; Rp 2,353 triliun pada 2024; dan Rp 2,721 triliun pada 2025. Sumber PAD Sidoarjo adalah pajak daerah, retribusi daerah, hasil kekayaan yang dipisahkan, serta lain-lain sumber PAD yang sah.

Adapun realisasi pendapatan daerah secara keseluruhan mencapai Rp 4.669 triliun pada 2021, Rp 4.504 triliun pada 2022; Rp 5.020 triliun pada 2023, Rp 5.333 triliun 2024, dan Rp 5.448 trilun pada 2025.

Bupati Subandi menyatakan peningkatan pendapatan daerah akan terus ditingkatkan untuk mendukung kegiatan pembangunan berbagai sektor di Kabupaten Sidoarjo. Saat ini, lanjut dia, ada jalan rusak, masyarakat protes. Jalan-jalan rusak diviralkan. Tugas dinas-dinas adalah meningkatkan pendapatan asli daerah untuk mendukung pembangunan.

Baca Juga:
DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

”Dengan PAD yang tinggi, masyarakat akan bisa merasakan hasil pembangunan,” tegas Bupati Subandi.

Di sisi lain, untuk masyarakat yang berpenghasilan kecil, pajak mereka diringankan. Misalnya, pajak bumi dan bangunan (PBB) untuk laha pertanian. Nilainya diturunkan. Sebaliknya, yang dinaikkan adalah PBB kawasan perumahan baru.

”Kita sudah membuat peraturan bupati (perbup). PBB untuk lahan pertanian diturunkan,” tambah Bupati Subandi.  (*)

Baca Sebelumnya

Menguat Desakan Indonesia Menarik Diri dari UNIFIL di Lebanon, Ini Tanggapan Kemlu

Baca Selanjutnya

Kecelakaan Dump Truk dan Sepeda Listrik di Sampang, Satu Anak Luka-Luka

Tags:

Bupati Suband PAD Sidoarjo Pendapatan Daerah Sidoarjo Retribusi Parkir Sidoarjo Pajak Sidoarjo

Berita lainnya oleh Fathur Roziq

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

16 April 2026 12:01

Sekda Fenny Apridawati Dalami Cyber Security dan Transformasi Digital di Korsel

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

16 April 2026 09:55

Dongkrak PAD Sidoarjo; Bank Jatim Tertinggi, BPR Delta Artha Naik, Delta Tirta dan Aneka Usaha?

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

15 April 2026 11:17

Anggota DPRD Sidoarjo Rafi Wibisono Ungkap Aset Pemkab Jadi TPS Sampah Liar

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

15 April 2026 10:07

DLHK Sidoarjo Tindak TPS Liar di Jabon Sidoarjo

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

14 April 2026 08:21

DPRD Sidoarjo Ingatkan Komisaris-Direksi BPR Delta Artha dan Aneka Usaha

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

14 April 2026 06:52

Empat Posisi di BPR Delta Artha dan PT Aneka Usaha Sidoarjo ”Terlarang” untuk Pengurus Parpol

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H