Bupati Sleman Ingatkan OPD untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik

Jurnalis: Fajar Rianto
Editor: Rahmat Rifadin

9 Feb 2026 20:53

Thumbnail Bupati Sleman Ingatkan OPD untuk Tingkatkan Kualitas Layanan Publik
Suasana Rakorpim bertajuk "PPID: Pusat Layanan Informasi Publik dan Penjaga Kerahasiaan Dokumen", Senin, 9 Februari 2026. (Foto: Diskominfo Sleman for Ketik.com)

KETIK, SLEMAN – Bupati Sleman, Harda Kiswaya, menginstruksikan seluruh pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk melakukan perombakan total pada strategi komunikasi dan kualitas pelayanan publik mereka.

Dalam Rapat Koordinasi Pimpinan (Rakorpim) yang dihadiri oleh Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah (Sekda), serta seluruh pemangku kepentingan dan pimpinan OPD pada Senin, 9 Februari 2026, Harda menekankan bahwa Sleman memiliki tingkat sensitivitas digital yang ekstrem.

Menurut Bupati Harda, karakter wilayahnya yang didominasi kaum terpelajar dan mahasiswa membuat setiap isu pelayanan publik, sekecil apa pun, berpotensi menjadi "bola salju" yang menggulung reputasi institusi jika tidak dikelola dengan baik.

Kekhawatiran Bupati Sleman ini didasari pada data analisis media yang menunjukkan Sleman sering menjadi pusat perhatian nasional dengan sentimen negatif mencapai 69 persen terkait isu-isu pelayanan publik. Berdasarkan grafik ekspos media, platform X menjadi ruang utama pembentukan opini publik, di mana isu lokal seperti masalah infrastruktur, pendidikan, dan kesehatan dapat dengan cepat meluas.

Baca Juga:
Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Bupati Harda menegaskan fenomena ini dengan menyatakan bahwa sebuah isu biasanya menjadi viral bukan karena masalahnya besar, melainkan karena warga merasa terhubung secara emosional dan merasa tidak didengar oleh pemerintah.

Sebagai solusinya, Bupati Sleman Harda Kiswaya menetapkan protokol respons keluhan warga dalam waktu kurang dari satu jam dengan prinsip empati dulu dan diikuti dengan keakuratan data.

Masih menurut Harda, pemerintah diwajibkan menunjukkan keberpihakan pada warga sebelum menyodorkan penjelasan teknis yang kerap dianggap sebagai upaya pembelaan diri.

Selain itu pimpinan OPD juga diingatkan untuk tidak bersikap defensif terhadap akun-akun komunitas lokal atau aggregator yang memiliki pengaruh kuat di media sosial guna menjaga kondusivitas informasi.

Baca Juga:
Satpam di Lingkungan Kemenag Kota Malang Ikuti Bimtek Layanan Publik

Dalam rakorpim tersebut, Bupati Sleman Harda Kiswaya menekankan tujuh arahan sebagai pedoman kerja pimpinan OPD untuk meningkatkan kualitas layanan dan tata kelola birokrasi. Ia menekankan bahwa meskipun terdapat keterbatasan anggaran, Bagian Organisasi harus tetap mampu mengoordinasikan perbaikan pelayanan publik, sementara seluruh kebijakan antar-OPD wajib bersinergi karena berasal dari satu pintu Pemerintah Kabupaten Sleman.

Harda juga menuntut terwujudnya transparansi penuh dalam pengelolaan keuangan di setiap dinas tanpa kecuali. Aspek kinerja dan sumber daya manusia turut menjadi sorotan utama.

Penilaian kinerja perangkat daerah kini akan berkaitan langsung dengan pemberian Tambahan Penghasilan Pegawai (TPP), di mana seluruh kepala OPD bertanggung jawab penuh terhadap keberhasilan pelaksanaan tugas organisasi sesuai dengan perencanaan awal.

Selain itu, penilaian kinerja terhadap bawahan, termasuk bagi Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (P3K), harus dilakukan secara objektif dengan BKPP sebagai koordinator, serta mewajibkan seluruh kepala OPD membudayakan penilaian kerja yang berbasis pada data dan fakta lapangan.

Harda menutup arahannya dengan menekankan pentingnya ketertiban dokumen internal untuk menghindari kebocoran informasi yang berisiko memicu sengketa hukum bagi pimpinan. Ia meminta Pejabat Pengelola Informasi dan Dokumentasi (PPID) dilibatkan sejak awal dalam setiap pengambilan kebijakan agar tidak hanya berfungsi sebagai pemadam kebakaran saat masalah sudah terlanjur viral.

"Libatkan PPID sejak awal, tertibkan dokumen internal, dan terapkan satu pintu komunikasi. Jika dokumen aman dan pimpinan aman, maka institusi akan aman," pesan Harda dalam arahannya. (*)

Baca Sebelumnya

Wabup Bojonegoro Dampingi Wamenkop di RAT BMT NU Ngasem, Perputaran Ekonomi Tembus Rp500 Miliar

Baca Selanjutnya

Desakan Gelar Pahlawan Nasional untuk Wartawan Udin Bernas di HPN 2026

Tags:

Bupati Sleman Harda Kiswaya layanan publik Pelayanan Publik OPD Sleman Kinerja Birokrasi Pemkab Sleman Diskominfo Sleman

Berita lainnya oleh Fajar Rianto

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

15 April 2026 12:27

Zulfikri Sofyan: Vonis Bebas di PN Ruteng NTT Adalah Lompatan Keadilan Substantif

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

14 April 2026 15:49

Strategi Bidang Cipta Karya DPUPKP Sleman Wujudkan Kedaulatan Air Desa: Menuju PAMdes yang Mandiri

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

13 April 2026 22:04

Pemkab Sleman dan Pengadilan Agama Perkuat Sinergi, Bidik Penurunan Pernikahan Dini

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

13 April 2026 15:21

Intip Perencanaan Sumber Daya Air (SDA) Sleman Tahun N+1: Fokus Rehabilitasi Irigasi dan Embung

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

9 April 2026 16:31

Pengamat Hukum Yogyakarta: Inkonsistensi Aktivis Ancam Kredibilitas Gerakan Anti-Korupsi

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

9 April 2026 16:18

Sleman Genjot Pemeliharaan Jalan, DPUPKP Targetkan Kemantapan Infrastruktur 80 Persen

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar