Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

Jurnalis: Adinda Octaviani
Editor: Heru Hartanto

7 Apr 2026 20:20

Thumbnail Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji
Suasana penyaluran santunan Program BPJS Ketenagakerjaan di rumah Almarhum Asur Guru Ngaji di Desa Sumberejo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa 7 April 2026 (Foto : Adinda Octaviani / ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Bupati Situbondo Yusuf Rio Wahyu Prayogo bersama Kepala BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Muzibur Rokhman menyalurkan santunan kematian Rp. 42 juta kepada ahli waris Almarhum Asur guru ngaji di Desa Sumberejo, Kecamatan Besuki, Kabupaten Situbondo, Selasa 7 April 2026.

Santunan sebesar Rp42 juta diserahkan langsung oleh Bupati Situbondo kepada ahli warisnya dan sebagai bentuk manfaat program jaminan sosial ketenagakerjaan yang diikuti almarhum semasa hidupnya sebagai guru ngaji.

Bupati Situbondo, Mas Rio mengatakan bahwa, kehadiran pemerintah bersama BPJS Ketenagakerjaan merupakan bentuk komitmen memberikan perlindungan bagi pekerja sektor nonformal, termasuk guru ngaji. “Santunan Rp.42 juta tersebut diharapkan bisa menjadi dukungan ekonomi bagi keluarga almarhum,” ujar Rio.

Mas Rio menegaskan bahwa, program perlindungan sosial ini akan terus diperluas agar semakin banyak pekerja rentan yang terlindungi. “Sejumlah kelompok yang telah didaftarkan oleh pemerintah daerah, antara lain buruh tani tembakau, guru ngaji, serta tenaga pendidik PAUD. Program jaminan sosial ini akan kita perluas nanti,” pungkas Mas Rio.

Baca Juga:
Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Sementara itu, Kepala BPJS Ketenagakerjaan Situbondo, Muzibur Rokhman, menjelaskan bahwa santunan yang diberikan kepada keluarga almarhum Pak Asur merupakan manfaat jaminan kematian. “Untuk peserta meninggal dunia karena sakit atau bukan kecelakaan kerja, santunannya sebesar Rp42 juta,” kata Muzibur.

Lebih lanjut, Muzibur Rokhman mengtakan, selain jaminan kematian, peserta juga mendapatkan perlindungan jaminan kecelakaan kerja. “Jika peserta meninggal akibat kecelakaan kerja, maka santunan yang diberikan mencapai sekitar Rp70 juta,” tuturnya.

Muzibur mengatakan bahwa, iuran program JKM relatif terjangkau, yakni sekitar Rp6.800 per bulan, namun manfaat yang diberikan dari program tersebut cukup besar bagi keluarga peserta.

Dilain pihak, ahli waris atau perwakilan keluarga almarhum Asur menyampaikan terima kasih atas perhatian Pemerintah Daerah Kabupaten Situbondo dan BPJS Ketenagakerjaan yang telah datang ke rumah untuk menyalurkan santunan.

Baca Juga:
Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

“Kami berterima kasih kepada Bapak Bupati dan BPJS Ketenagakerjaan atas santunan ini. Santunan ini sangat membantu kami untuk melanjutkan kehidupan setelah kepergian almarhum,” kata salah satu anggota keluarga almarhum Asur.

Santunan tersebut akan digunakan untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari serta biaya pendidikan anak-anak almarhum. Keluarga berharap program seperti ini terus berlanjut agar semakin banyak masyarakat kecil yang terlindungi.

Sekedar informasi, saat ini jumlah peserta BPJS Ketenagakerjaan dari sektor nonformal di Situbondo berkisar 4.000 hingga 5.000 orang. Pemerintah daerah bersama BPJS akan terus mendorong perluasan kepesertaan, termasuk bagi nelayan, marbot, hingga pekerja informal lainnya. (*)

Baca Sebelumnya

Pemkot Surabaya Jawab Gugatan Instalasi Pembakaran Sampah! Siap Ganti Rugi, Asalkan...

Baca Selanjutnya

Bawaslu Kabupaten Malang Sambangi Ketik.com, Perkuat Pengawasan Partisipatif dan Sinergi Media

Tags:

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum guru ngaji

Berita lainnya oleh Adinda Octaviani

Bupati Situbondo Dapat Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

16 April 2026 20:01

Bupati Situbondo Dapat Penghargaan Kepala Daerah Inovatif

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

11 April 2026 05:40

Festival Bonsai Nusantara Situbondo Bangkit, Diikuti Ratusan Koleksi dari Berbagai Daerah

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

10 April 2026 10:45

Bupati Situbondo dan Kepala BKN Senam dan Tanam Pohon Bersama Ratusan ASN

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

8 April 2026 15:56

Penyaluran Bantuan Kerohiman Sebayak 1.104 Ekor Sapi dan 2.208 ekor Kambing dari Menhan RI Tuntas

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

7 April 2026 20:20

Bupati Situbondo dan Kepala BPJS Ketenagakerjaan Salurkan Santunan JKM ke Rumah Almarhum Guru Ngaji

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

7 April 2026 12:40

Rutan Situbondo Gelar Razia Gabungan dan Tes Urine, Begini Hasilnya

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Resmi! Pesona Gondanglegi 2026 di Kabupaten Malang Ditiadakan

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Penyegelan Pabrik Ayam di Jombang, Aktivis: Penindakan Harus Berlaku Sama, Jangan Ada Kepentingan Bisnis

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend

Begini Nasib Relawan SPPG Kebondalem Pacitan Usai Program MBG Disuspend