KETIK, LEBAK – Pemerintah Kabupaten Lebak melaksanakan pelantikan dan pengambilan sumpah jabatan pejabat administrator dan pengawas di lingkungan Pemkab Lebak, Senin 27 April 2026. Sebanyak 192 pejabat dilantik, terdiri dari 103 pejabat administrator dan 89 pejabat pengawas eselon IV.

Bupati Lebak, Moch Hasbi Asyidiki, dalam sambutannya mengajak seluruh hadirin untuk memanjatkan rasa syukur atas terselenggaranya pelantikan tersebut.

“Alhamdulillah, saya mengajak kepada semua yang hadir untuk memanjatkan puji dan syukur ke hadirat Allah SWT. Pada hari ini, 27 April 2026, Allah masih memberikan kesempatan kepada kita untuk melaksanakan pelantikan,” ujar Hasbi.

Ia juga menyampaikan ucapan selamat kepada para pejabat yang baru dilantik, seraya menegaskan bahwa jabatan merupakan amanah yang harus dijaga dengan penuh tanggung jawab.

“Saya menyampaikan ucapan selamat dan sukses kepada 192 pejabat yang baru saja dilantik. Jabatan tidak pernah menjadi sebuah hak, tetapi merupakan amanah yang harus dapat dipertanggungjawabkan,” tegasnya.

Baca Juga:
Lebak Niaga Serap Gabah Petani, Bupati Hasbi: Petani Kini Tak Lagi Kesulitan Pasarkan Hasil Panen

Menurut Hasbi, pelantikan ini merupakan yang pertama kali dilakukan untuk pejabat administrator dan pengawas dalam kurun waktu satu tahun dua bulan masa kepemimpinannya. 

Ia berharap momentum ini menjadi awal peningkatan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Lebak.

Dalam kesempatan itu, Hasbi menekankan pentingnya integritas, khususnya dalam upaya pencegahan dan pemberantasan korupsi. 

Ia mengingatkan seluruh pejabat untuk tidak terlibat dalam praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), termasuk pungutan liar (pungli).

Baca Juga:
Bupati Tegal Serahkan SK Pensiun ke 90 PNS, Pastikan Hak dan Kenaikan Pangkat Terpenuhi

“Ada tujuh poin fakta integritas yang harus dipegang. Salah satunya adalah berperan aktif dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi. Tidak boleh ada pungli. Kalau ada bukti, saya akan perintahkan inspektorat untuk memeriksa, dan itu termasuk pelanggaran berat sesuai PP Nomor 94 Tahun 2021,” katanya.

Bupati juga memberikan arahan khusus kepada para camat sebagai perpanjangan tangan kepala daerah di wilayah kecamatan. 

Ia meminta para camat segera turun ke lapangan dan membangun komunikasi dengan seluruh elemen masyarakat.

“Camat adalah kepanjangan tangan bupati di wilayahnya masing-masing. Segera setelah pelantikan ini, langsung turun ke wilayah, bersilaturahmi dengan para kiai, ulama, tokoh masyarakat, tokoh pemuda, dan seluruh stakeholder agar kondusivitas daerah tetap terjaga,” ujarnya.

Selain itu, Hasbi menegaskan bahwa rotasi, mutasi, dan promosi jabatan dilakukan bukan berdasarkan suka atau tidak suka, melainkan sebagai bagian dari dinamika organisasi untuk meningkatkan wawasan dan pengalaman ASN.

“Saya melakukan rotasi, mutasi, dan promosi bukan berdasarkan like and dislike, tetapi untuk meningkatkan wawasan kedinasan ASN, agar memahami berbagai karakter wilayah dan meningkatkan kualitas pelayanan publik,” jelasnya.

Sementara itu, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Lebak, Halson Nainggolan, menegaskan bahwa pelantikan ini merupakan bagian dari upaya penyegaran organisasi dan peningkatan kinerja birokrasi di lingkungan Pemkab Lebak.

“Pelantikan ini merupakan bagian dari kebutuhan organisasi dalam rangka meningkatkan efektivitas dan kinerja pemerintahan. Kami berharap para pejabat yang dilantik dapat segera beradaptasi dan menunjukkan kinerja terbaiknya,” ujar Halson.

Ia juga mengingatkan pentingnya koordinasi dan sinergi antar perangkat daerah dalam mendukung program pembangunan daerah.

“Koordinasi dan kolaborasi menjadi kunci utama dalam menjalankan roda pemerintahan. Saya meminta seluruh pejabat untuk memperkuat sinergi, baik di internal OPD maupun lintas sektor, demi tercapainya pelayanan publik yang optimal,” ujarnya.

Sementara itu, Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BKPSDM Kabupaten Lebak, Fakhry Fitriana, merinci komposisi pejabat yang dilantik, yakni 17 camat, 86 pejabat eselon III, dan 89 pejabat eselon IV, dengan total keseluruhan mencapai 192 orang.(*)