KETIK, KAIMANA – Bupati Kaimana Freddy Thie tampil sebagai pembicara utama di acara Dialog Interaktif dengan tema "Merajut Persatuan dari Indonesia Timur". Acara digelar di gedung pertemuan Krooy Kaimana pada Jumat (31/5/2024).
Dalam kesempatan tersebut, Bupati Freddy Thie dengan penuh keyakinan menyatakan Kaimana adalah miniatur Indonesia yang mencerminkan kekayaan keragaman bangsa.
"Dalam Kaimana, kita dapat menemukan segala sesuatu, keragaman adat, budaya, suku, agama, yang menjadikan kita satu sebagai bangsa," ucapnya.
"Oleh karena itu, tidak berlebihan untuk menyebut Kaimana sebagai miniatur Indonesia," jelas Bupati Freddy Thie.
Baca Juga:
Program Makan Bergizi Gratis Resmi Diluncurkan, Bupati Freddy Thie dan Forkopimda Dukung PenuhBupati juga menekankan pentingnya persatuan dan kerja sama sebagai fondasi utama dalam mencapai kemajuan bersama.
Bupati Freddy Thie foto bersama usai acara Dialog Interaktif (31/5/2024). (Foto: Humas Pemkab Kaimana)
Dengan potensi luar biasa yang dimiliki Indonesia Timur, khususnya Kaimana, Bupati Freddy Thie mendorong untuk terus merajut persatuan yang kokoh guna memaksimalkan potensi alam dan budaya yang ada.
Dalam konteks keragaman yang telah tumbuh sejak lama di Kaimana, Bupati Freddy Thie menegaskan bahwa tugas generasi saat ini dan mendatang adalah menjaga serta memperkuat nilai-nilai toleransi dan saling menghargai.
Baca Juga:
Pimpin Apel Terakhir, Bupati Freddy Thie Ucapkan Apresiasi dan Ajak ASN Bersatu Bangun KaimanaDia menyoroti bahwa Indonesia memiliki dasar Pancasila dan semboyan Bhineka Tunggal Ika sebagai landasan untuk menyatukan keragaman.
Di Kaimana, filosofi "Satu Tungku Tiga Batu" menjadi representasi kuat tentang bagaimana keragaman dapat menjadi kekuatan bersama untuk pertumbuhan daerah yang maju dan inklusif.
Dengan semangat merajut persatuan, Kaimana tidak hanya menjadi cerminan keberagaman Indonesia, tetapi juga menjadi pilar yang memperkokoh persatuan dalam perbedaan. (*)