Bupati Bandung Usul Daerah Berkembang Diberi Penambahan Kuota ASN

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

3 Agt 2023 14:57

Thumbnail Bupati Bandung Usul Daerah  Berkembang Diberi Penambahan Kuota ASN
Bupati Bandung saat Raker Persiapan Pengadaan ASN di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (3/8/23).(Foto:Diskominfo)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna mengusulkan agar daerah yang sedang berkembang diberi penambahan kuota ASN. Terlebih mengingat saat ini Kabupaten Bandung sendiri tengah melaksanakan penambahan unit sekolah baru dan rumah sakit.

“Saya berharap klausul ini harus ada kepastian jangka waktu, apakah diterima atau tidak, sehingga daerah tidak kesulitan dalam penambahan Sumber Daya Manusia (SDM) di daerahnya,” ungkap Bupati Bandung saat Rapat Kerja Persiapan Pengadaan ASN Tahun Anggaran 2023 bersama Menteri Koordinator Bidang Perekonomian dan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) di Grand Sahid Jaya, Jakarta, Kamis (3/8/2023).

Seiring perkembangan teknologi digital, Kabupaten Bandung siap bertransformasi menuju digitalisasi birokrasi dengan merekrut ASN talenta digital muda pada tahun 2023. 

Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupatan Bandung, Akhmad Djohara mengatakan, era digitalisasi saat ini berpengaruh besar terhadap rekrutmen ASN. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

"Artinya, nanti mungkin pemerintah pusat akan ada kebijakan formasi ASN yang pensiun tidak diisi, tapi bertransformasi dari era personil ke digitalisasi, sehingga akan ada pengurangan untuk ASN,” jelas Adjo, sapaan Akhmad Djohara.

Adjo juga menjelaskan, adanya perubahan pada UU Kepegawaian No. 5 Tahun 2014 membuat banyak perubahan mengenai manajemen ASN yang ada selama ini. Di antaranya perubahan meliputi rekrutmen, kesejahteraan pegawai, atau pun tata cara dalam penempatan jabatan. Ia juga menilai ke depan, tataran pemerintahan tidak lagi mengenal eselonisasi, tetapi rekrutmen diadakan secara terbuka sesuai porsi-porsi jabatan yang dibutuhkan organisasi.

“Saat ini Kabupaten Bandung sedang mempersiapkan sistem untuk menyambut perubahan tersebut, mudah-mudahan bisa segera diluncurkan dalam waktu dekat,” ujarnya.

Hingga kini tercatat usulan perencanaan kebutuhan ASN se-Indonesia sebanyak 1.030.751 dan 572.496 formasi di antaranya telah ditetapkan. Total tersebut terbagi untuk formasi pusat dan daerah dengan prioritas formasi di sektor guru dan tenaga kesehatan. Selain itu, Kementerian PANRB juga berencana untuk merekrut ASN yang memiliki talenta di bidang digital dan sains.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Menteri PANRB, Abdullah Azwar Anas menyebutkan saat ini pihaknya tengah memprioritaskan 81.119 ASN untuk ditempatkan di pemerintah pusat, 943.373 ASN di pemerintah daerah, dan 6.259 ASN di sekolah kedinasan. 

Pada saat yang sama, Kemenpan RB juga harus menyiapkan formasi untuk fresh graduate tenaga talenta digital, karena seiring dengan perkembangan teknologi, pemerintah membutuhkan banyak talenta yang memiliki kemampuan khusus di bidang ini.

“Jadi nanti ada PNS untuk talenta digital fresh graduate. Tahun ini komposisinya 80% PPPK dan 20% fresh graduate. Nanti tahun 2024 secara bertahap kami rencanakan 70% PPPK dan 30% fresh graduate karena memang banyak mandat yang harus kami selesaikan,” jelas Abdullah pada pertemuan tersebut.(*)

Baca Sebelumnya

Dana Desa Capai Rekor Tertinggi di Kepemimpinan Bupati Kang DS

Baca Selanjutnya

Peringati 75 Tahun Berdiri, Seminari Garum Gelar Charity Concert

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA ASN

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar