Bupati Bandung Serahkan Bantuan Rp25,5 Miliar dari BNPB untuk Warga Terdampak Gempa

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Mar 2025 04:59

Thumbnail Bupati Bandung Serahkan Bantuan Rp25,5 Miliar dari BNPB untuk Warga Terdampak Gempa
Bupati Bandung Dadang Supriatna menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kec Kertasari di sela Safari Ramadan di Kel Wargamekar Kec  Baleendah, Rabu (12/3/25). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna secara simbolis menyerahkan bantuan kepada warga terdampak gempa di Kecamatan Kertasari Kabupaten Bandung dan sekitarnya yang terjadi tahun lalu. 

Penyerahan bantuan stimulan untuk perbaikan atau pembangunan kembali rumah terdampak gempa diserahkan di sela Safari Ramadhan Bupati Bandung, di Masjid Al Ma'soem Kelurahan Wargamekar Kecamatan Baleendah Kabupaten Bandung, Rabu 12 Maret 2025.

Bupati Bandung mengatakan pasca-gempa bumi Kertasari Kabupaten Bandung yang terjadi pada 18 September 2024 silam, Pemkab Bandung sudah mendapatkan transfer bantuan dari BNPB (Badan Nasional Penanggulangan Bencana) sebesar Rp 25,5 miliar.

"Dana sebesar diberikan langsung untuk 1.083 unit rumah dan totalnya sebenarnya lebih dari sekitar 6.000 rumah. Tapi ada yang dibiayai oleh BNPB sekitar 1.083 rumah. Ada juga yang dibiayai oleh APBD Kabupaten Bandung," jelas bupati. 

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Sumber anggaran lainnya, imbuh Kang DS, adalah dari bantuan sumbangan ASN di lingkungan Pemkab Bandung sebesar Rp900 miliar, yang disalurkan melalui Baznas Kabupaten Bandung, dan diserahkan untuk rumah rusak yang tidak ter-cover BNPB maupun APBD. 

"Sehingga dari ASN terkumpul hampir sebesar Rp 900 juta-an. Itu langsung diberikan dan dititipkan melalui BAZNAS dan BAZNAS menyalurkannya. Tapi alhamdulillah, seluruh rumah yang mencapai ribuan rumah pasca gempa bumi di Kertasari ini sudah tertangani dan hari ini sudah secara resmi kita selesaikan semuanya," tuturnya. 

Kang DS juga menghimbau kepada masyarakat untuk membangun rumah yang lebih tahan gempa karena Kabupaten Bandung merupakan daerah rawan gempa. 

"Baik itu dengan cara membuat rumah panggung ataupun dengan kontruksi yang memang harus tahan gempa bumi," sarannya. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Bandung Uka Suska Puji Utama menambahkan, data awal yang diajukan ke BNPB sebanyak 1.174 unit rumah rusak dengan jumlah bantuan Rp. 25,5 miliar. 

"Setelah validasi ulang menjadi 1.083 unit, terdiri dari rumah rusak berat sejumlah 52 unit  dan mendapat bantuan sejumlah Rp.60 juta/unit, tetapi sudah dibangun rumah kembali," jelas Uka.

Sementara rumah rusak sedang sebanyak 294 unit mendapat bantuan Rp.30 juta/unit, dan  rumah rusak ringan sebanyak 737 unit  mendapat bantuan Rp.15 juta/unit. Lebih dari itu sebanyak 4.205 unit rumah rusak sangat ringan mendapat bantuan Rp.1 juta/unit dari APBD Kabupaten Bandung. 

"Alhamdulillah, sebanyak 494 unit rumah rusak yang tidak masuk kriteria mendapat bantuan dari ASN yang dititipkan di Baznas Kabupaten Bandung sebesar Rp.1 juta/unit," imbuhnya. 

Uka menyebut bantuan kepada warga korban terdampak gempa bumi itu sebagai bentuk perhatian pemerintah. Dengan harapan bisa meringankan beban masyarakat yang terdampak bencana alam gempa bumi.(*)

Baca Sebelumnya

Safari Ramadhan: Baznas, Bupati Malang dan Forkopimda Santuni 1.000 Anak Yatim

Baca Selanjutnya

Resmi Dilantik Bupati, Pengurus TP PKK Sleman Siap Bersinergi dan Jaga Kekompakan

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA gempa gempa kertasari Bnpb bpbd bpbd kab bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

16 April 2026 00:23

Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

15 April 2026 20:50

Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H