Bupati Bandung Minta DP2KBP3A Fokus Tingkatkan Program Pemberdayaan Perempuan

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

17 Feb 2025 14:28

Thumbnail Bupati Bandung Minta DP2KBP3A Fokus Tingkatkan Program Pemberdayaan Perempuan
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat ekspos OPD di Kantor DP2KBP3A Kab Bandung, Soreang, Senin (17/2/25). (Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna sangat concern terhadap isu pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak, dengan menciptakan berbagai program yang berpihak kepada perempuan. 

Komitmen Bupati Bandung ini juga ditunjukan dalam visi misinya, dengan misi pertama yaitu meningkatkan kualitas SDM berakhlak dan berkarakter dengan didukung keberpihakan penguatan kesetaraan gender, melalui pemberdayaan perempuan dan mendorong perlindungan bagi anak.

Untuk itu Bupati Bandung meminta Dinas Pengendalian Penduduk, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DP2KBP3A) Kabupaten Bandung agar fokus dan terus meningkatkan program-program pemberdayaan perempuan dan perlindungan anak.

Menurut bupati, dalam program kerjanya itu DP2KBP3A harus memiliki target tertentu agar program yang dijalankan terus mengalami peningkatan. Seperti dalam program peningkatan keluarga berkualitas, salah satunya melalui Program Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UP2KS). 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Terlebih lagi dalam program peningkatan kesejahteraan perempuan. Khususnya bagi perempuan yang single parent atau tidak punya suami, yang butuh mata pencaharian untuk menafkahi anak-anaknya.

"DP2KBP3A harus mengikuti program saya yang berpihak ke perempuan. Seperti penciptaan wirausaha bagi perempuan janda melalui program Make Up Artist (MUA) yang ditargetkan bisa menyerap 1.500 perempuan setiap tahunnya," kata bupati saat ekspos OPD di Kantor DP2KBP3A Kabupaten Bandung, Soreang, Senin (17/2/2025).

Bahkan bupati yang akrab disapa Kang DS ini menilai, munculnya PSK karena terpaksa akibat kebutuhan ekonomi. Mereka pun butuh hidup tenang dan sejahtera, termasuk Kelompok Wanita Tani (KWT).

"Karena perempuan itu posisinya memang riskan. Kalau pemda tidak peduli dan tidak bisa memperbaiki terhadap permasalahan seperti ini, seolah-olah kita itu mengabaikan mereka, rakyat yang harus kita bina. Sementara kita punya kemampuan sebagai pejabat publik. Makanya kita sebagai pemerintah harus berperan melalui pemberdayaan perempuan, dan itu salah satu tugas DP2KBP3A," ucapnya.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Kepala DP2KBP3A Kabupaten Bandung, Muhammad Hairun mengatakan tahun 2025 ini pihaknya fokus pada program pengendalian penduduk, pernikahan dini, penanganan kasus kekerasan terhadap anak (KTA) dan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang masih tinggi dan kesetaraan gender.

"Kami masih punya kegiatan-kegiatan yang bisa dioptimalkan seperti penguatan peran perempuan, keluarga berkualitas dan program yang berpihak kepada kaum disabilitas. Tentunya kami akan optimalkan pula program-program dari Bapak Bupati, termasuk program dari pemerintah pusat," kata Hairun.(*)

Baca Sebelumnya

Perda Mandul! Tronton Melenggang Lagi di Depan Pos Lantas Kota Rantauprapat

Baca Selanjutnya

Tingkatkan Kapasitas Penanggulangan Bencana, Dinkes Kota Batu Kerja Sama dengan MDMC

Tags:

dp2kbp3a DP2KBP3A KAB BANDUNG BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA OPD Pemberdayaan perempuan perempuan

Berita lainnya oleh Iwa AS

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

15 April 2026 15:39

Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

14 April 2026 17:44

Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

14 April 2026 10:40

Produksi Sampah 1.800 Ton per Hari, Waka DPRD Kabupaten Bandung Hailuki Dorong Terobosan Besar dan Kemitraan Swasta

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar