Bupati Bandung Launching Bansos Pangan Nasional untuk 221.920 KPM

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

6 Apr 2023 15:00

Thumbnail Bupati Bandung Launching Bansos Pangan Nasional untuk 221.920 KPM
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat launching bansos pangan nasional di Gedung MOch Toha Soreang, Kamis (6/4/23). (Foto: Prokopim)

KETIK, BANDUNG – Pemerintah Kabupaten Bandung melalui Dinas Sosial bersama dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan melaksanakan kegiatan launching bantuan sosial pangan nasional tahun 2023 di Gedung Moch Toha Komplek Pemkab Bandung, Soreang, Kamis (6/4/2023). Kegiatan juga dirangkaikan dengan sosiaslisasi peningkatan kapasitas fasilitator, operator SIKS-NG (Sistem Informasi Kesejahteraan Sosial Next Generation), pelayanan sosial menuju Kabupaten Bandung Bedas.

Bupati Bandung HM Dadang Supriatna di hadapan fasilitator dan operator SIKS-NG mengungkapkan, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh keberhasilan di bidang ekonomi, melainkan sangat tergantung oleh keberhasilan dalam berbagai sektor pembangunan lainnya secara terintegrasi.

"Termasuk pembangunan sosial sebagai salah satu faktor yang sangat signifikan dalam menentukan keberhasilan dan keberlanjutan pembangunan nasional maupun daerah," kata Bupati Bandung.

Bupati menyebutkan bahwa keberhasilan penanggulangan kemiskinan tidak hanya ditentukan oleh program-program yang tepat inovatif, tetapi juga harus didukung dengan kriteria kemiskinan yang jelas, serta data yang akurat dan up to date.

Baca Juga:
Masih Dibutuhkan, Bupati Bandung Minta ke Presiden Aktifkan Lagi Satgas Citarum Harum

"Saya menyambut baik dengan dilaksanakannya kegiatan peningkatan kapasitas fasilitator, operator SIKA-NG dan pelayanan sosial menuju Kabupaten Bandung Bedas yang digagas Dinas Sosial ini," ucapnya.

Dadang Supriatna mengatakan kegiatan ini penting untuk dilaksanakan guna peningkatan kualitas sumber daya manusia fasilitator, operator SIKS-NG terutama di dalam melaksanakan tugas pokok dan fungsinya yaitu melakukan input data dan memperbarui data kemiskinan, yang ada di wilayah Kabupaten Bandung.

Dengan adanya peningkatan kapasitas fasilitator, imbuh Dadang Supriatna, operator SIKS-NG ini diharapkan dapat melengkapi informasi yang dibutuhkan tentang masyarakat miskin.

"Hal itu akan memudahkan untuk mengintegrasikannya ke dalam basis data terpadu dan seluruh program perlindungan sosial baik dari pusat maupun daerah," tuturnya. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Dadang Supriatna mengatakan pembangunan bidang kesejahteraan sosial adalah bagian yang tidak terpisahkan dalam pembangunan daerah Kabupaten Bandung. 

"Maka dari itu, hari ini dilaksanakan launching pemberian bantuan sosial pangan nasional wilayah Kabupaten Bandung," tandasnya.

Dadang Supriatna berharap dengan adanya bantuan ini dapat bermanfaat bagi para penerima bantuan sekaligus menjadi sinyal semakin meningkatnya perekonomian masyarakat. 

"Bantuan sosial pangan nasional ini akan diberikan kepada 221.920 keluarga penerima manfaat (KPM) di seluruh Kabupaten Bandung. Saya harap penyusunan daftar penerima bantuan ini betul-betul diperhatikan agar penerimaannya tepat sasaran dan menyeluruh," tuturnya.

Bupati Bandung berharap bantuan ini dapat meringankan beban para penerima manfaat, selama beberapa waktu ke depan. 

"Sekaligus menjadi inspirasi bagi semua pihak untuk ikut serta membantu orang-orang di sekitar kita yang membutuhkan," imbuhnya. 

Foto Bupati Bandung Dadang Supiatna saat launching bansos pangan nasional di Gd Moch Toha Soreang, Kamis (6/4/23). (Foto: Prokopim)Bupati Bandung Dadang Supiatna saat launching bansos pangan nasional di Gd Moch Toha Soreang, Kamis (6/4/23). (Foto: Prokopim)

Sementara itu Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Indra Respati mengatakan, kegiatan ini merupakan sinergitas antara Dinas Sosial dengan Dinas Ketahanan Pangan dan Perikanan Kabupaten Bandung.

 "Kami secara sinergitas, mengumpulkan pilar-pilar sosial yang memiliki tugas di lapangan yang langsung berhadapan dengan masyarakat dalam rangka pemberdayaan pengentasan kemiskinan.  Mereka yang dihadirkan adalah TKSK (Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan), Operator SIKS-NG," kata Indra.

Menurut Indra, mereka memiliki tugas dan fungsi  mengawal program-program sosial yang ada di wilayah. "Mereka secara administratif memberikan laporan secara terus-menerus berdasarkan data dan lain sebagainya. Termasuk penerima bantuan dari pusat, provinsi maupun Pemerintah Kabupaten Bandung," jelasnya. 

Indra mengatakan hari ini Bupati Bandung me-launching kegiatan pemberian bantuan beras. 
"Secara nasional di-launching hari ini, sebagai bentuk antisipasi terhadap nilai pangan, inflasi dan sebagainya, sehingga masyarakat bisa memanfaatkan beras yang diberikan sebanyak 10 kg untuk sebulan," jelas Indra.

Tidak hanya beras, Indra berharap ke depannya ada bantuan protein hewani. "Apakah itu daging dan telur. Tapi itu untuk tahap berikutnya," sebutnya. 

Indra mengatakan data penerima manfaat bantuan itu berasal dari  Kementerian Sosial berbasis data DTKS (Data Terpadu Kesejahteraan Sosial). 

"DTKS ini setiap bulan mengalami perubahan dinamika, kadang nambah, kadang turun. Alhamdulillah, pak Bupati sangat respon sekali terhadap teman-teman dari fasilitator desa maupun operator desa. Karena di ujung merekalah data-data berawal, input data dan by sistem dilaporkan sampai ke Kementerian Sosial," ungkap Indra. (*)
 

Baca Sebelumnya

Institut Teknologi Telkom Surabaya Buka Beasiswa Content Creator

Baca Selanjutnya

Gondol Emas 327,59 Gram, Karyawan Toko Emas Disidang

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA bansos pangan kpm PEMKAB BANDUNG KABUPATEN BANDUNG

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H