Bupati Bandung Kukuhkan Kampung Bedas Siaga Bencana

Jurnalis: Sungkara Anwar
Editor: Akhmad Sugriwa

5 Okt 2023 10:20

Thumbnail Bupati Bandung Kukuhkan Kampung Bedas Siaga Bencana
Bupati Bandung Dadang Supriatna saat Apel Kesiapsiagaan Bencana, di lapangan Desa/Kec Nagreg, Kamis (5/10/23).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Direktoral Jenderal Perlindungan dan Jaminan Sosial Kementerian Sosial RI memfasilitasi pembentukan Kampung Bedas Siaga Bencana, di Desa Nagreg/Kecamatan Nagreg dan Desa Tenjolaya, Kecamatan Pasirjambu, Kabupaten Bandung. Kedua desa ini dinilai rentan bencana alam.

Para pengurus dari kedua Kampung Bedas Siaga Bencana ini dikukuhkan oleh Bupati Bandung Dadang Supriatna, pada gelaran Apel Kesiapsiagaan Bencana, di lapangan Desa/Kecamatan Nagreg, Kamis (5/10/2023). 

"Pengukuhan Kampung Bedas Siaga Bencana ini sebagai bentuk langkah konkret untuk upaya antisipasi bencana, karena bencana tidak bisa ditangani pemerintah saja, tapi harus melibatkan berbagai unsur masyarakat dengan program dan skema pentahelix," kata Bupati Bandung dalam sambutannya.

Konsep pentahelix dimaksud artinya penanggulangan bencana merupakan tanggung jawab bersama, baik pemerintah, unsur akadmisi, dunia usaha atau bisnis, masyarakat atau komunitas, serta media massa.

Baca Juga:
Kasus Dirut PT BDS Jadi Tersangka, DPRD Kabupaten Bandung Soroti Lemahnya Pengawasan BUMD

"Maka melalui momentum Pengukuhan Kampung Siaga Bencana ini, saya mengajak untuk meningkatkan kesiapsiagaan untuk menghadapi berbagai ancaman bencana yang bakal terjadi," tandas bupati.

Selain persoalan ancaman banjir, ancaman longsor juga tetap harus ada upaya pencegahan dini, termasuk gempa bumi, dan perubahan iklim. 

Untuk meminimalisir bencana, Bupati Dadang Supriatna pun menginstruksikan kepada sejumlah pihak untuk melaksanakan gerakan menanam pohon. Setiap warga diwajibkan menanam dua pohon kesayangan.

"Termasuk anak sekolah dan warga yang baru menikah, yang punya satu mobil untuk menyiapkan 25 pohon, dan yang memiliki satu motor menyiapkan 7 pohon untuk mengimbangi perubahan iklim sekarang ini," harapnya.

Baca Juga:
Dugaan Korupsi Rp128,5 Miliar di BUMD Kabupaten Bandung, Dirut PT BDS Ditahan Kejari

Kang DS juga akan mengajak kepada sejumlah pihak untuk melaksanakan salat sunat istisqa dalam waktu dekat ini. Dengan harapan apa yang menjadi kekhawatiran di negara Indonesia, khususnya di Kabupaten Bandung tidak terjadi.

"Kampung Siaga Bencana ini diharapkan ke depan bisa mendorong masyarakat secara bijaksana beradaptasi dengan perubahan iklim," ucap Kang DS, sapaan Dadang Supriatna.

Kang DS juga berharap kepada masyarakat yang mengalami kekurangan atau rawan air bersih segera lapor ke pemerintahan setempat.

"Kami menyediakan anggaran untuk kebutuhan air. Jangan sampai ada kekurangan dan berharap ini bisa tertanggulangi," tandasnya.

Menurutnya, dalam hal kesiapsiagaan untuk mendukung program adaptasi terhadap perubahan iklim perlu ada upaya untuk mengubah kebiasaan sehari-hari.

"Terutama dengan meningkatkan kemampuan dalam mitigasi kesiapsiagaan dan peringatan dini," kata Kang DS, didampingi Kepala Dinas Sosial Kabupaten Bandung Indra Respati dan perwakilan Kemensos RI. (*)

Baca Sebelumnya

Usung Konsep Heritage, Lampu Hias Alun-Alun Tugu Kota Malang Jadi Sorotan

Baca Selanjutnya

Kasus Polisi Diduga Palsukan BAP, Polisi Datangi PN Jember

Tags:

Kemensos dinsos siaga bencana kesiapsiagaan bencana DADANG SUPRIATNA PEMKAB BANDUNG BUPATI BANDUNG

Berita lainnya oleh Sungkara Anwar

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

9 Desember 2023 16:03

Pengawasan Ekstra Panwascam Pasirjambu Hingga ke Pelosok Desa

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

9 Desember 2023 10:09

Panwascam Pasirjambu Belum Temukan Indikasi Pelanggaran di Masa Kampanye

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

7 Desember 2023 16:27

Bupati Bandung Ungkap Kendala Percepatan Investasi Berskema KPBU ke Pemerintah Pusat

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

6 Desember 2023 09:45

Mentan: Percepat Tanam Bisa Tekan Impor Beras

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

6 Desember 2023 08:42

Kabupaten Bandung Raih Penghargaan Zona Integritas Wilayah Bebas Korupsi

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

5 Desember 2023 10:48

Tata Kelola Satu Data, Impian Bupati Bandung Menuju Big Data

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar