Bupati Bandung Instruksikan Segera Tangani Bencana Pergerakan Tanah di Ciwidey

Jurnalis: Maria Winchester
Editor: Akhmad Sugriwa

13 Mei 2023 10:54

Thumbnail Bupati Bandung Instruksikan Segera Tangani Bencana Pergerakan Tanah di Ciwidey
Jalan desa amblas di Kampung Pasirhonje, RW 08, Desa Sukawening, Kec Ciwidey, Kab Bandung pada Jumat (12/5/23).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

KETIK, BANDUNG – Bupati Bandung Dadang Supriatna menyatakan telah menginstruksikan ke OPD terkait untuk segera menangani bencana pergerakan tanah yang mengakibatkan amblasnya jalan desa di Kampung Pasirhonje, RW 08, Desa Sukawening, Kecamatan Ciwidey, Kabupaten Bandung pada Jumat (12/5/2023).

Bupati Bandung mengatakan, meski jalan tersebut berstatus jalan desa, namun jika desa dan kecamatan mengajukan bantuan penanganan, maka akan segera ditindaklanjut OPD terkait yakni Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) dan Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (DPITR) Kabupaten Bandung.

"Pihak Kecamatan Ciwidey sudah mengajukan surat ke DPUTR dan BPBD, termasuk ke BBWS. Saya sudah instruksikan agar BPBD dan DPUTR untuk segera melakukan langkah penanganan atas bencana pergerakan tanah yang mengakibatkan amblasnya jalan di Kampung Pasirhonje Ciwidey tersebut, dan berkordinasi dengan pihak BBWS" kata bupati kepada wartawan di Soreang, Sabtu (13/5/2023).

Menurutnya, amblasnya jalan desa tersebut termasuk kategori bencana sehingga dalam penangannya bisa dengan mengeksekusi Bantuan Tidak Terduga (BTT) dari APBD.

Baca Juga:
Bupati Bandung Pastikan Penanganan Banjir Berjalan Optimal, BNPB Segera Tinjau Titik Rawan

Bupati Dadang Supriatna menerangkan, dari hasil assesment pihak Kecamatan Ciwidey,  amblasnya jalan tersebut kemungkinan terpengaruh oleh jembatan yang melintas di atas Sungai Cangkorah. Selain itu juga kondisi tanah yang labil, sehingga berdampak pada kerusakan tembok penahan tanah (TPT) yang dibangun pada tiga tahun yang lalu.

"Kalau jembatannya masih utuh, hanya ada sedikit kerusakan para bagian sayap jembatan, karena terpengaruh oleh kondisi TPT yang amblas akibat air dari pesawahan yang meresap ke bangunan TPT. Jadi, yang amblas itu jalan desa di Pasirhonje. Jalannya juga jalan buntu, bukan jalan penghubung," jelas bupati.

Foto Jalan desa amblas di Kp Pasirhonje, RW 08, Desa Sukawening, Kec Ciwidey, Kab Bandung, Jumat (12/5/23).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)Jalan desa amblas di Kp Pasirhonje, RW 08, Desa Sukawening, Kec Ciwidey, Kab Bandung, Jumat (12/5/23).(Foto: Iwa/Ketik.co.id)

Dalam surat dari Kecamatan Ciwidey tertanggal 12 Mei 2023 itu disebutkan, bencana pergerakan tanah di sempadan Sungai Cangkorah di area Sub DAS Ciwidey tersebut, terjadi pada Jumat 12 Mei 2023 pukul 13.00 WIB. Dari hasil assesment Kecamatan Ciwidey tercatat masyarakat terdampak sekitar 600 jiwa pada 200 KK. 

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Camat Ciwidey Rahmat Hidayat menyebutkan panjang jalan berstatus milik desa tersebut amblas sepanjang 80 meter dan lebar 5 meter. Pergerekan tanah berdampak pada sarana prasarana Jembatan Sungai Cangkorah berstatus Kabupaten Bandung, juga amblasnya prasarana jalan desa.

"Jalan desa yang amblas tersebut merupakan satu-satunya akses jalan ke permukiman Kampung Pasirhonje, sehingga akses jalan menjadi terputus, tidak dapat digunakan dan dilalui kendaraan, yang dapat mengganggu aktivitas perekonomian penduduk sekitar. Apalagi tidak ada jalan alternatif," jelas Camat Ciwidey.

Selain jalan amblas, TPT Sungai Cangkorah juga terancam roboh dan bisa menghambat aliran sungai, sehingga bisa berdampak terhadap kerusakan Jembatan Kabupaten yang juga berada di lokasi tersebut.

"Sehubungan hal tersebut, untuk mencegah kerusakan yang lebih parah dan menghindari hal-hal yang tidak diinginkan, maka kami mengajukan permohonan bantuan penanganan segera untuk masalah ini, sehingga aktivitas masyarakat dapat berjalan lancar seperti biasa," ucap camat.(*)

Baca Sebelumnya

FORDA Pertama di Jatim Diikuti 2.200 Peserta

Baca Selanjutnya

Tahanan Kasus Pencabulan di Ngawi Menikahi Kekasih Hati di Masjid

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA jalan amblas pergerakan tanah KABUPATEN BANDUNG

Berita lainnya oleh Maria Winchester

Festival Budaya dan Kuliner Indonesia di Duluth, Georgia, Sambut Ribuan Pengunjung

17 November 2025 08:35

Festival Budaya dan Kuliner Indonesia di Duluth, Georgia, Sambut Ribuan Pengunjung

Semarak Malam Festival Indonesia di Atlanta Georgia

5 November 2025 09:54

Semarak Malam Festival Indonesia di Atlanta Georgia

Menjelajahi Keajaiban Mesir

19 Maret 2024 15:00

Menjelajahi Keajaiban Mesir

37 Tahun Diasingkan ke Jepang, Putri Raja Korea Terakhir Kembali ke Tanah Air

14 September 2023 06:22

37 Tahun Diasingkan ke Jepang, Putri Raja Korea Terakhir Kembali ke Tanah Air

Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Florida AS

23 Agustus 2023 02:32

Semarak Perayaan Hari Kemerdekaan Indonesia di Florida AS

Menikmati Keindahan Negara Antigua dan Barbuda

27 Mei 2023 03:06

Menikmati Keindahan Negara Antigua dan Barbuda

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar