Bupati Bandung Apresiasi Inovasi Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi BKAD Kabupaten Bandung

Jurnalis: Iwa AS
Editor: Akhmad Sugriwa

3 Des 2025 10:57

Thumbnail Bupati Bandung Apresiasi Inovasi Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi BKAD Kabupaten Bandung
Wabup Bandung Ali Sykieb didampingi Kepala BKAD Kabupaten Bandung Yana Rosmiana saat launching penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi, di Pusdikmin Lemdiklat Polri, Gedebage Kota Bandung.(Foto:Iwa/Ketik.com)

KETIK, BANDUNG – Permohonan sampai pencairan belanja barang dan jasa Pemerintah Kabupaten Bandung menjadi lebih ringkas. Paling lama dua hari bisa beres. Hal itu berlaku semenjak 20 November 2025, satu hari setelah peluncuran dan pelaksanan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi.

Inovasi Sistem Penatausahaan ini merupakan proyek perubahan yang digagas Kepala Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Bandung Yana Rosmiana, pada pelaksanaan Diklatpim Nasional Tingkat II yang digelar Pusdikmin.

Kepala BKAD Kabupaten Bandung Yana Rosmiana menyatakan, penerapan Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi itu memberi kepastian kecepatan dalam hal pewaktuan. Beriringan dengan hal itu, sistem memuat semangat efisiensi anggaran.

"Berdasakan prosedur operasi standar, permohonan sampai pencairan belanja barang dan jasa yang lalu, itu memakan waktu selama lima hari. Kini, dengan transformasi digital dalam pengelolaan keuangan -berupa Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi-, permohonan sampai pencairan belanja bisa menjadi dua hari. Dalam praktiknya, proses itu cukup satu hari, bahkan ada yang cuma hitungan jam," ucap Yana Rosmiana, Selasa (2/12/2025).

Baca Juga:
Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Yana menceritakan kondisi sebelum berlakunya inovasi Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi. Total berkas surat permintaan pembayaran langsung, uang persediaan maupun ganti uang dari tiap-tiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) mencapai di antara 19 ribu sampai 21 ribu eksemplar per tahun. Jumlah itu belum termasuk administasi belanja dana desa.

"Berkas begitu banyak. Saat ini, sudah paperless atau tanpa kertas. Dengan demikian, ada efisiensi, paling tidak dalam hal pengadaan kertas," ucap Yana.

Implementasi sistem tersebut, kata dia, menguatkan pelayanan keuangan Pemkab Bandung. Pada ujungnya, hal itu turut meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.

Kepala BKAD mengatakan, pihaknya menghadirkan sistem itu berdasarkan Diklat Kepemimpinan II. Dalam pelaksanaannya, BKAD Kabupaten Bandung bekerja sama dengan Pusat Data dan Sistem Informasi (Pusdatin) Kementerian Dalam Negeri dan Bank bjb.

Baca Juga:
Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Atas inovasi ini, Bupati Bandung Dadang Supriatna mengapresiasi peluncuran Sistem Penatausahaan Belanja Terintegrasi. Menurut Bupati Bandung hal itu merupakan bentuk komitmen dalam mewujudkan pengelolaan keuangan lebih modern dan terintegrasi.

Menurutnya sistem ini merupakan bagian upaya Pemkab Bandung dalam mempercepat pencairan belanja daerah sekaligus meningkatkan transparansi. Melalui sistem yang terkoneksi dengan pusat, setiap tahapan pengelolaan anggaran terpantau lebih jelas, terdokumentasi, dan dapat dipertanggungjawabkan.

"Tiap-tiap OPD perlu mengoptimalkan penggunaan sistem itu. Kami yakin, transformasi digital dalam pengelolaan keuangan dapat berjalan baik dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat," ucap Bupati Dadang Supriatna.(*)

Baca Sebelumnya

Jerman Sampaikan Belasungkawa untuk Korban Bencana Sumatera dan Kawasan Asia Lainnya

Baca Selanjutnya

Hari Bakti PU ke-80, PUPR: Infrastruktur Berkeadilan, Demi Pacitan yang Lebih Sejahtera

Tags:

BUPATI BANDUNG DADANG SUPRIATNA kang ds PEMKAB BANDUNG BKAD wabup bandung

Berita lainnya oleh Iwa AS

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

14 April 2026 00:48

Bupati Bandung Sampaikan Keluhan Warga Soal SLIK, Menteri PKP Langsung Beri Solusi KUR Perumahan

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

13 April 2026 18:18

Respons Cepat Bupati Bandung, Pastikan Warga Terdampak Banjir dan Puting Beliung Segera Dibantu

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

13 April 2026 15:52

Farhan Apresiasi Bakat Penyandang Autisme, Ajak Warga Lebih Inklusif

Bupati Bandung Gercep  Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

11 April 2026 19:56

Bupati Bandung Gercep Perbaiki Enam Rumah Rusak Berat Akibat Angin Kencang Bojongsoang

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

11 April 2026 15:15

Bupati Bandung Instruksikan Kecamatan Margahayu Tangani Persoalan Banjir Secara Pentahelix

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

10 April 2026 21:15

Pastikan Hak Buruh Terpenuhi, Bupati Bandung Perintahkan Disnaker Sidak Perusahaan

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar