Buntut Laporan Live TikTok, Bupati Situbondo Buka Posko Pengaduan PMI Terdampak Perang Timur Tengah

Jurnalis: Heru Hartanto
Editor: Fisca Tanjung

5 Mar 2026 14:07

Thumbnail Buntut Laporan Live TikTok, Bupati Situbondo Buka Posko Pengaduan PMI Terdampak Perang Timur Tengah
Dua masyarakat yang melopor di Posko Pengaduan keluarganya terdampak perang, Kamis 5 Maret 2026 (Foto: Heru Hartanto/Ketik.com)

KETIK, SITUBONDO – Dinas Tenaga Kerja (Disnaker) Pemkab Situbondo, Jawa Timur membuka posko pengaduan bagi Pekerja Migran Indonesia (PMI) asal Kabupaten Situbondo yang terdampak perang Iran dan Israel, di kawasan Tumur Tengah, Kamis, 5 Maret 2026.

Langkah ini diambil setelah Bupati Situbondo, Yusuf Rio Wahyu Prayogo, menerima laporan langsung dari seorang PMI asal Situbondo saat siaran langsung di platform TikTok Bupati Situbondo.

“Saat saya Live TikTok, ada satu orang dari Oman yang terdampak perang. Dia melaporkan langsung secara live. Atas dasar itu saya perintahkan Kepala Dinas Tenaga Jerja Situbondo untuk membuat posko pengaduan, baik online maupun offline,” kata Bupati Muda Situbondo yang akrab dipanggil Mas Rio itu.

Informasi terkini, kata Mas Rio, bahwa yang bersangkutan berada di penampungan bersama empat orang lainnya. Hal ini disampaikan perwakilan keluarga saat melapor ke Posko Pengaduan Disnaker Situbondo.

Baca Juga:
Gaji 4 Bulan Belum Cair, Perangkat Desa Kayu Putih Situbondo Akhirnya Kembali Buka Pelayanan

“Hingga saat ini sudah ada tiga PMI asal Situbondo yang terdata berada di wilayah terdampak konflik. Namun, saya yakin jumlah tersebut bisa bertambah. Untuk itu, saya minta Disnaker aktif mencari informasi. Saya yakin banyak Pekerja Migran Indonesia asal Situbondo yang bekerja di Timur Tengah,” tutur Mas Rio.

Tak hanya itu yang disampaikan Mas Rio, namun ia menegaskan, pemerintah daerah akan berupaya melakukan komunikasi dengan pihak-pihak terkait, termasuk KJRI maupun KBRI di negara setempat, serta berkoordinasi dengan kementerian terkait di pemerintah pusat.

“Rencana kan saya besok akan bertemu Menteri PPMI. Dalam konteks komunikasi antarnegara ini tentu menjadi kewenangan pemerintah pusat. Tapi, Pemkab Situbondo siap mendukung, termasuk apabila dibutuhkan bantuan tiket atau fasilitasi lainnya,” tegas Mas Rio.

Ia menambahkan, persoalan ini bukan semata soal status legal atau ilegal, melainkan soal kemanusiaan.

Baca Juga:
Rutin! Plt Wali Kota Madiun Nggowes Cek Kondisi di Lapangan

“Warga Situbondo ada di luar negeri dan terdampak perang, ini soal kemanusiaan,” pungkas Mas Rio.

Sementara itu, laporan ke Posko Pengaduan juga datang dari keluarga PMI atas nama Sri Wahyuningsih (40), warga Kampung Setonggak RT/RW 003, Desa Sletreng, Kecamatan Kapongan, Situbondo. Pihak keluarga menyebut Sri Wahyuningsih bekerja di Dubai dan saat ini berada di Oman.

Menurut keterangan keluarganya, Sri Wahyuningsih mengaku berada di sebuah penampungan bersama empat orang lainnya. Dia menyebutkan berada di wilayah yang dinilai rawan dampak konflik. Oleh karena itu, Keluarga Sri Wahyuningsih melaporkan ke Posko Pengaduan Disnaker Situbondo.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Situbondo melalui Kabid Bina Penempatan Tenaga Kerja Disnaker Situbondo, Ery Sandhi, menyampaikan bahwa pembentukan posko ini bertujuan mendata PMI asal Situbondo yang bekerja di wilayah rawan konflik.

“Tujuan pertama posko ini adalah mendata PMI asal Situbondo yang bekerja di Timur Tengah yang notabene rawan konflik. Setelah itu, kami akan bersurat ke BP3MI Jawa Timur dan P4MI Banyuwangi untuk diteruskan ke kementerian pusat,” ujar Ery.

Menurut Ery, pihaknya juga telah menerima kontak KBRI di sejumlah negara Timur Tengah dari BP3MI Jawa Timur dan terus menjalin komunikasi intensif.

“Kami terus berkomunikasi dengan BP3MI Jawa Timur dan P4MI Banyuwangi terkait hal ini. Kami yakin KBRI di sana juga tidak tinggal diam. Posko ini dibentuk wujud pelayanan dan perlindungan kami terhadap Pekerja Migran Indonesia asal Kabupaten Situbondo,” jelasnya.

Tak hanya itu yang disampaikan Ery, tapi Disnaker mengimbau kepada keluarga PMI yang memiliki anggota keluarga yang bekerja di wilayah Timur Tengah, khususnya yang terdampak konflik, agar segera melapor ke posko pengaduan baik secara langsung maupun melalui layanan daring yang disediakan.

“Pemerintah Kabupaten Situbondo memastikan akan terus memantau perkembangan situasi dan berkoordinasi dengan pemerintah pusat demi keselamatan PMI asal Kabupaten Situbondo tersebut,” pungkas Ery. (*)

Baca Sebelumnya

Safari Ramadan di Masjid Al Falah, Wabup Asahan Salurkan Uang Tunai dan Paket Sembako

Baca Selanjutnya

Pemkot Surabaya Ajak Warga Laporkan Pelanggar Kebersihan, Ada Reward Bagi Pelapor

Tags:

Disnaker Situbondo Buka Posko Pengaduan masyarakat yang Keluarganya Bekerja di Timur Tengah terdampak perang

Berita lainnya oleh Heru Hartanto

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

13 April 2026 23:45

Wacana Larangan Pelajar Naik Motor di Situbondo Dinilai Buru-buru, Ini Kata Pemerhati

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

13 April 2026 09:00

Tingkatkan Kemajuan UMKM, Forkopimcam Asembagus Dukung Penuh Kegiatan CFD

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

12 April 2026 13:00

Dikukuhkan, Pemuda Katolik Banyuwangi Siap Perkuat Toleransi dan Kebangsaan

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

12 April 2026 10:40

Kalapas Banyuwangi I Wayan Nurasta Wibawa Dimutasi ke Tenggarong, Siap Perkuat Kinerja Pemasyarakatan

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

10 April 2026 19:38

Pemkab Situbondo Gelar Sarasehan Bersama Kepala BKN RI

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

10 April 2026 14:02

Kepala BKN Dorong Penguatan ASN di Situbondo, Dukung Program “Naik Kelas”

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar