Bunga Tabebuya di Surabaya Mekar saat Musim Kemarau

Jurnalis: Alifa Zahra
Editor: Muhammad Faizin

26 Jul 2023 12:11

Thumbnail Bunga Tabebuya di Surabaya Mekar saat Musim Kemarau
Bunga tabebuya mekar di sudut Jalan Darmo Permai Surabaya pada Rabu, (26/7/2023). (Foto: Ara for Ketik.co.id)

KETIK, SURABAYA – Bunga tabebuya di musim kemarau ini mekar menghiasi jalan-jalan di beberapa titik Surabaya. Bunga yang mekar tersebut bisa dilihat para pemakai jalan pada pagi hari.

Pohon tabebuya memiliki warna kuning, pink, putih dan ungu. Pohon ini ditanam ketika Wali Kota Surabaya dijabat oleh Tri Rismaharini (kini Mensos).

Pada tahun ini tanaman tersebut akan ditambah oleh Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi. Di Surabaya, tabebuya yang ditanam jumlahnya 16 ribu pohon lebih. Pohon tersebut tersebar di beberapa jalan.

Misalnya Jalan protokol A Yani, Jalan Raya Darmo, Jalan Mayjen Sungkono. Sementara jalan-jalan yang akan ditanami tabebuya adalah Jalan Demak, Jalam Kedung Cowek dan Jalan Kalimas.

Baca Juga:
Penemuan Jenazah di Bawah Jembatan Tol Wonocolo Surabaya, Tim 112 Segera Evakuasi

Myrna Augusta Aditya Dewi, dari KLH Surabaya, Senin (24/07/24) mengatakan, penanaman pohon tabebuya akan terus ditambah. Pohon tersebut ditanam di beberapa jalan dan ditaman akfif.

Sedangkan jumlah titiknya akan disesuaikan dengan proyek pendistrian jalan. Pohon tabebuya saat ini memang sedang memasuki fase mekar. Bunga pohon ini mekar pada tengah musim kemarau bulan Juli hingga Agustus.

Bunga yang mekar biasanya cepat berguguran dan bertahan paling lama sehari. Masyarakat awam banyak yang menganggap tabebuya berasal dari negara Jepang.

Sebab kalau dilihat sepintas, bunganya mirip bunga sakura yang mekar pada saat musim semi. Dan ternyata pohon tabebuya tersebut berasal dari negara Brasil. 

Baca Juga:
Kota Surabaya dan Malang Diprakirakan Cerah 14 April 2026, Cek Info Cuaca Jawa Timur

Tabebuya dalam memiliki nama Latin Handroanthus Chrysotrichus. Sementara tabebuya warna kuning biasa disebut pohon trumpet emas.

Tanaman ini mempunyai kelebihan yaitu daunnya tidak mudah rontok, kecuali bunganya. Sementara akar pohon ini tidak merusak rumah. Sehingga sangat cocok untuk   tanaman  halaman.

Bunga tabebuya diyakini bisa diproses sebagai obat herbal. Misalnya untuk obat  melawan penyakit malaria. Bila menggunakan dosis yang tepat bisa memperlkuat sistem imun untuk mencegah infeksi. (*)

Baca Sebelumnya

Megawati Resmikan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar

Baca Selanjutnya

Bupati Freddy Thie: Telkom Sorong Perluasan Jaringan Tunjang Smart City

Tags:

Tabebuya Bunga Tabebuya surabaya Tabebuya mekar

Berita lainnya oleh Alifa Zahra

Persiapan Album Kedua, Band Alternatif Rock Daya Tempur Aktif Manggung di Surabaya

8 Maret 2024 14:00

Persiapan Album Kedua, Band Alternatif Rock Daya Tempur Aktif Manggung di Surabaya

Riza Yulian Rilis Single Kedua Berjudul 'Wanita Terbaik', Ini Maknanya

5 Maret 2024 09:24

Riza Yulian Rilis Single Kedua Berjudul 'Wanita Terbaik', Ini Maknanya

'Resah', Single Terbaru Hazelnut tentang Problematika Percintaan

4 Maret 2024 11:53

'Resah', Single Terbaru Hazelnut tentang Problematika Percintaan

Anniversary Sweet Seventeen, Mercure Surabaya Grand Mirama Bagikan 170 Tumpeng Robyong

28 Februari 2024 13:00

Anniversary Sweet Seventeen, Mercure Surabaya Grand Mirama Bagikan 170 Tumpeng Robyong

Sudah Tahu Belum? Ini Beberapa Istilah dalam Hasil USG Kehamilan!

23 Februari 2024 03:55

Sudah Tahu Belum? Ini Beberapa Istilah dalam Hasil USG Kehamilan!

Ada Kolaborasi Super Family di Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 32'

20 Oktober 2023 13:14

Ada Kolaborasi Super Family di Malam Puncak Kilau Raya MNCTV 32'

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H