Bulog Malang Klaim Stok Beras SPHP Capai 68.000 Ton, Aman Hingga Panen Tahun Depan

Jurnalis: Lutfia Indah
Editor: Aziz Mahrizal

28 Agt 2025 17:05

Thumbnail Bulog Malang Klaim Stok Beras SPHP Capai 68.000 Ton, Aman Hingga Panen Tahun Depan
Stok beras SPHP di Gudang Bulog Malang dipastikan aman hingga panen tahun depan. (Foto: Lutfia/Ketik)

KETIK, MALANG – Ketersediaan beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di gudang Perum Bulog Cabang Malang dipastikan aman, bahkan surplus hingga panen tahun depan. Saat ini, stok beras di empat gudang Bulog mencapai 68.000 ton.

Kepala Perum Bulog Cabang Malang, M. Nurjuliansyah Rahman, menjelaskan pihaknya menargetkan penyaluran beras SPHP di wilayah Malang Raya mencapai 23.000 ton hingga akhir tahun.

"SPHP itu tergantung kebutuhan konsumen. Target kita di cabang Malang sampai akhir tahun 23.000 ton. Stok kita 68.000 ton, berarti ada kelebihan, masih surplus," ujarnya, Kamis, 28 Agustus 2025.

Dengan stok yang ada, Bulog Malang dapat memenuhi kebutuhan beras SPHP di Malang Raya hingga panen berikutnya.

Baca Juga:
PT Winmar Studi Banding ke Thailand, Bidik Standar Global untuk Benih Jagung Hibrida

"Kondisi beras SPHP di Malang Raya kita sudah cukup banyak menggelontorkan di pasar dan luar pasar. Akhir tahun juga masih aman. Hanya yang kemasan 5 kg saja," lanjutnya.

Untuk harga, beras SPHP yang dijual dari gudang Bulog dipatok seharga Rp11.000 per kilogram. Pedagang eceran diperbolehkan mengambil margin hingga batas Harga Eceran Tertinggi (HET) yaitu Rp12.500 per kilogram, atau Rp62.500 per karung 5 kg. Namun, Bulog membatasi pembelian.

"Beras SPHP maksimal pembelian dua kantong. Kita sarankan dua kantong per orang. Kalau dia beli lagi, itu di luar kendali kita," lanjutnya.

Meskipun stok berlimpah, Bulog menemukan masih ada pedagang yang menjual beras SPHP di atas HET. Hal ini disinyalir dipicu oleh kelangkaan beras medium di pasaran.

Baca Juga:
Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Kondisi tersebut dirasakan oleh salah satu warga Kebonsari, Masnunah. Ia mengeluhkan banyak merek beras yang semakin sulit dijumpai di pasaran.

"Biasanya saya beli yang premium. Melon, Lahap, Mentari, biasanya ada itu. Tapi sekarang gak ada," ujarnya.

Ia mulai merasakan kelangkaan beras sejak maraknya beras oplosan yang beredar di pasaran. Akibatnya, ia memutuskan untuk beralih ke beras SPHP meskipun pembeli dibatasi hanya dua kantong saja.

"Kebutuhan pokok terasa mulai naik sudah sejak lama. Mulai beras oplosan, beras menghilang. Ganti beras yang mahal-mahal," pungkasnya.(*)

Baca Sebelumnya

Pecinta Camilan Tradisional? Rasakan Gurih dan Kenyalnya Cireng Kuah Sembilan Varian

Baca Selanjutnya

Terima Kunjungan KSP, Wabup Malang Pastikan Desa Srigonco Siap Dibangun Sekolah Rakyat

Tags:

Beras SPHP Malang Raya Stok Beras Beras malang Bulog

Berita lainnya oleh Lutfia Indah

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

15 April 2026 16:31

33 Pegawai Lapas Perempuan Malang Naik Pangkat, Jadi Momen Gebrakan Inovasi

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

15 April 2026 14:28

Tersorot Usai KPK OTT Bupati Tulungagung, Wahyu Hidayat: Kota Malang Tidak Seperti Itu!

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

15 April 2026 13:54

Kejar Perbaikan Jalan, Pedagang Pasar Gadang Wajib Pindah Hingga 25 April 2026

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

14 April 2026 16:31

Bukti Imunisasi Lengkap untuk Syarat Pendaftaran Sekolah di Kota Malang Sedang Dikaji

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

14 April 2026 16:25

Relokasi Pedagang Pasar Gadang Molor, Diskopindag Targetkan Tuntas Akhir April

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

14 April 2026 15:34

Program RT Berkelas Menuai Keluhan, Wali Kota Malang: Wajar, Kami Terus Evaluasi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar