Bukan Senjata, Mayjen TNI Rudy Saladin Pilih Dialog Redam Kerusuhan Grahadi

Jurnalis: Martudji
Editor: Aziz Mahrizal

13 Sep 2025 14:08

Thumbnail Bukan Senjata, Mayjen TNI Rudy Saladin Pilih Dialog Redam Kerusuhan Grahadi
Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin berdialog dengan massa aksi di Grahadi Surabaya, beberapa waktu lalu. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

KETIK, SURABAYA – Akhir Agustus 2025, Gedung Negara Grahadi di Surabaya nyaris menjadi puing. Dari sisi barat, api menjilati bangunan bersejarah itu.

Sementara itu, massa anarkis tanpa henti melemparkan batu, molotov, dan petasan. Gemuruh teriakan mereka beradu dengan dentuman keras petasan dan nyaringnya pecahan kaca, menciptakan kengerian yang mengguncang.

Beberapa jam sebelum kerusuhan pecah, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin turun langsung menemui massa aksi.

"Ijo! Ijo! Ijo!", sambut massa saat Mayjen Rudy Saladin menghampiri mereka. Kehadirannya yang tenang dan senyumnya mencairkan ketegangan. Di tengah kerumunan, sang jenderal tak segan mengulurkan tangan dan menyalami massa yang berkerumun.

Baca Juga:
Selamat Capt! Rizky Ridho Resmi Jadi Ayah, Bagikan Momen Gendong Sang Buah Hati

Dalam kondisi krisis, Mayjen Rudy memilih empati dan pendekatan humanis sebagai senjata. Baginya, krisis bukan hanya tentang mengerahkan pasukan, tetapi juga tentang membaca hati massa.

“Saya lihat mereka dewasa. Ketika ada yang melempar botol, mahasiswa sendiri yang melarang. Mereka tak suka kerusuhan,” katanya.

Foto Pangdam V/Brawijaya Mayjend TNI Rudy Saladin mendampingi Gubernur Jatim Khofifah berdialog dengan massa pendemo (Foto:  Biro Adpim Pemprov Jatim)Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Rudy Saladin mendampingi Gubernur Jatim Khofifah berdialog dengan massa pendemo. (Foto: Biro Adpim Pemprov Jatim)

Keputusan itu bukan tanpa risiko. Mayjen Rudy sempat bergulat dengan batinnya, menyadari adanya provokator yang bisa memicu bentrokan. Namun, intuisi kepemimpinan mendorongnya untuk mengambil langkah berani, berdiri di tengah-tengah mahasiswa, berempati, dan mendengarkan tuntutan mereka secara langsung.

Baca Juga:
Gubernur Khofifah Resmikan Sarana Air Bersih di Bromo, Dukung Wisata Berkelanjutan dan Kenyamanan Pengunjung

“Mereka minta teman-temannya yang ditahan di Polrestabes Surabaya dibebaskan. Saya sampaikan, kita cari jalan bersama,” ujarnya.

Setelah berdialog, Mayjen Rudy bergerak ke Polrestabes Surabaya bersama Gubernur Khofifah Indar Parawansa dan Kapolda Jatim untuk melobi agar mahasiswa yang ditahan segera dibebaskan. Namun ketika rombongan meninggalkan Grahadi, situasi kembali memanas dan api mulai menyala di sisi barat gedung.

Malam itu, Rudy menunjukkan empat hal penting yang menjadi senjatanya dalam menghadapi situasi genting. 

"Berpikir cepat, intuisi, berani mengambil risiko, dan empati sangat penting dalam kondisi demikian," ujarnya. 

Langkah-langkah tersebut terbukti efektif. Mahasiswa ikut membantu menjaga ketertiban, dan TNI bersama Damkar dapat memadamkan api sebelum merembet ke gedung utama. 

Bagi Rudy, menjaga stabilitas tidak bisa dilakukan TNI sendirian. Ia menekankan pentingnya sinergi lima unsur, pemerintah, akademisi, masyarakat, media, dan dunia usaha.

"Kita hidup di era post-truth. Kalau lima unsur ini tidak saling percaya, yang hancur pertama kali adalah ekonomi. Dunia usaha harus yakin pemerintah mampu menjaga keamanan,” tegasnya.

Gerak Cepat Padamkan Bara

Kepala Staf Korem 084/Bhaskara Jaya, Kolonel Inf Nico Reza H. Dipura, mendapat instruksi langsung dari Pangdam V/Brawijaya untuk mengamankan lokasi dan memastikan pemadam kebakaran bisa bekerja. 

"Segera padamkan," kata Nico mengutip apa yang dikatakan Mayjen TNI Rudy Saladin kepadanya saat mendengar insiden tersebut.

Atas perintah Mayjen TNI Rudy Saladin tersebut ia segera bergerak untuk melakukan koordinasi dengan seluruh personel yang ada di lokasi untuk segera memadamkan api di gedung sisi barat Grahadi tersebut.

Di tengah kepanikan, Wakil Kepala Dinas Pemadam Kebakaran Surabaya, Bambang Vistadi, bergerak cepat. Ia mengatur empat truk pemadam agar bisa masuk dari sisi belakang, menyalurkan selang sejauh mungkin untuk memadamkan api yang kian membesar. 

“Kalau terlambat lima menit saja, habis sudah Grahadi,” kenangnya.

Damkar segera memasang selang yang berasal dari dua unit truk pemadam kebakaran dengan kapasitas 3.000 liter dan 10.000 liter. Dua unit berkapasitas 5.000 liter dan 10.000 liter berhasil mendekati titik api melalui jalur belakang Grahadi yang berhasil diamankan oleh TNI dan warga. 

Menggunakan empat unit tersebut Bambang segera bergerak cepat. Ia meminta 24 petugas Damkar dari empat unit tersebut untuk memadamkan api menggunakan metode spray maupun jet secara bergiliran. (*)

Baca Sebelumnya

Keren! Halmahera Selatan Jadi Biro Terproduktif di HUT Ke-3 Ketik.com

Baca Selanjutnya

Turnamen Futsal U-12 Piala Ketua HKTI Kota Malang, Jaring Bakat Muda dan Dorong Hidup Sehat

Tags:

Pangdam V Brawijaya Gubernur Jatim Rudy Saladin TNI Grahadi Khofifah surabaya

Berita lainnya oleh Martudji

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

2 April 2026 10:30

Setelah Terbakar, Bangunan Sayap Barat Gedung Negara Grahadi Dipulihkan

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

1 April 2026 12:20

Kualitas SDM Terus Meningkat! Gubernur Khofifah: Jatim Terbanyak Lolos SNBP 7 Tahun Berturut-turut

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

31 Maret 2026 14:34

Gubernur Khofifah Ajak BPN Jatim Percepat Pemetaan LSD dan Sertifikasi Tanah, Jaga Lahan Pangan di Tengah Pesatnya Industri Jatim

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

30 Maret 2026 21:09

LKPJ Tahun Anggaran 2025! Gubernur Khofifah Beber Capaian Kinerja RKPD Jatim, Tembus 98,33 Persen

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

29 Maret 2026 11:27

Disaksikan Menteri LH, Gubernur Khofifah Teken Perjanjian Kerja Sama Pengolahan Sampah Jadi Energi Listrik dengan 7 Bupati/Wali Kota

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

27 Maret 2026 21:06

Dihadiri Kepala BNPB, Gubernur Jatim dan BPBD Gelar Rakor Antisipasi Kekeringan dan Bencana Hidrometeorologi

Penawaran Iklan Ketik

Follow Us On:

Logo Tiktok Logo instagram Logo Facebook Logo X

Update terus kabar terbaru melalui sosial media ketik, dijamin ga akan bosen!

Sedang Ramai:

Thumbnail Berita - Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Bukan WFH, Pemkot Malang Instruksikan ASN Berangkat Kerja dengan Bersepeda Demi Hemat BBM

Thumbnail Berita - Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Dinkes: Hasil Lab Keracunan MBG Siswa Tegalombo Pacitan Ditunggu 4–5 Hari

Thumbnail Berita - Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Cegah Penyimpangan, BGN dan Kejagung RI Luncurkan 'Jaga Dapur MBG' di Tuban

Thumbnail Berita - [FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

[FOTO] Ribuan Jemaah Muhammadiyah Padati Stadion Gajayana Kota Malang untuk Salat Idulfitri 1447 H

Thumbnail Berita - Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar

Jadwal Final Piala AFF Futsal 2026 Thailand vs Indonesia, Misi Merah Putih Pertahankan Gelar